<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Bela Islam Jilid 3, Wakil Ketua DPR: Demo Itu Hak Konstitusional</title><description>&quot;Sekali lagi unjuk rasa, demonstrasi adalah merupakan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional"/><item><title>Aksi Bela Islam Jilid 3, Wakil Ketua DPR: Demo Itu Hak Konstitusional</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2016 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ferio Pristiawan Ekananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional-Xa9qWhv8kN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/18/337/1545135/aksi-bela-islam-jilid-3-wakil-ketua-dpr-demo-itu-hak-konstitusional-Xa9qWhv8kN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok.Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah GNPF-MUI menyatakan sikap akan menggelar aksi bela Islam jilid 3, Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, mengaku tidak mempermasalahkan.
&quot;Sekali lagi unjuk rasa, demonstrasi adalah merupakan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang,&quot; ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016).
Dengan demikian, lanjut Agus, tidak boleh ada pelarangan.&amp;lrm; Pasalnya, aksi yang pernah dilangsungkan pada 4 November juga berjalan dengan tertib dan damai.
&quot;Kita tidak boleh melarang. Sepanjang yang kita ketahui demonya baik teratur, kalau ada kericuhan sedikit tapi itu bisa teratasi,&quot; ungkapnya.
&amp;lrm;Selain itu, Agus menilai bahwa setiap unjuk rasa dan demonstrasi memiliki landasan konstitusional yang benar. &quot;Kami pun mengingatkan agar para demonstran nantinya apabila jadi turun agar mengikuti koridor aturan yang ada,&quot; cetusnya.
Sekadar diketahui, GNPF-MUI bersepakat akan menggelar aksi lanjutan pada 2 Desember 2016. Aksi tersebut diklaim adalah aksi damai dan doa untuk negeri.
&quot;Aksi ini ditujukan untuk mempersatukan umat dan mendoakan Indonesia agar selamat serta tidak diadu domba oleh pemilik modal,&quot; ungkap Jubir FPI, Munarman dalam keterangannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah GNPF-MUI menyatakan sikap akan menggelar aksi bela Islam jilid 3, Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, mengaku tidak mempermasalahkan.
&quot;Sekali lagi unjuk rasa, demonstrasi adalah merupakan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang,&quot; ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016).
Dengan demikian, lanjut Agus, tidak boleh ada pelarangan.&amp;lrm; Pasalnya, aksi yang pernah dilangsungkan pada 4 November juga berjalan dengan tertib dan damai.
&quot;Kita tidak boleh melarang. Sepanjang yang kita ketahui demonya baik teratur, kalau ada kericuhan sedikit tapi itu bisa teratasi,&quot; ungkapnya.
&amp;lrm;Selain itu, Agus menilai bahwa setiap unjuk rasa dan demonstrasi memiliki landasan konstitusional yang benar. &quot;Kami pun mengingatkan agar para demonstran nantinya apabila jadi turun agar mengikuti koridor aturan yang ada,&quot; cetusnya.
Sekadar diketahui, GNPF-MUI bersepakat akan menggelar aksi lanjutan pada 2 Desember 2016. Aksi tersebut diklaim adalah aksi damai dan doa untuk negeri.
&quot;Aksi ini ditujukan untuk mempersatukan umat dan mendoakan Indonesia agar selamat serta tidak diadu domba oleh pemilik modal,&quot; ungkap Jubir FPI, Munarman dalam keterangannya.</content:encoded></item></channel></rss>
