<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Gempa Bumi Jepang Bertambah Jadi 14 Orang</title><description>Peringatan tsunami atas gempa bumi berkekuatan 6,9 SR di Jepang telah dicabut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang"/><item><title>Korban Gempa Bumi Jepang Bertambah Jadi 14 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang</guid><pubDate>Selasa 22 November 2016 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang-hakNnqHIuy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas pemadam kebakaran mengamati gempa di Soma, Fukushima. (Foto: AP/Kyodo News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/22/18/1548465/korban-gempa-bumi-jepang-bertambah-jadi-14-orang-hakNnqHIuy.jpg</image><title>Petugas pemadam kebakaran mengamati gempa di Soma, Fukushima. (Foto: AP/Kyodo News)</title></images><description>FUKUSHIMA &amp;ndash; Korban luka-luka gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) di Jepang bertambah menjadi 14 orang. Menurut keterangan dari Badan Tanggap Bencana dan Pemadam Kebakaran setempat, tiga orang di antaranya mengalami cedera serius. Mereka terdiri dari dua perempuan berusia di atas 80 tahun dan seorang lagi berusia sekira 60 tahun.
Otoritas di Fukushima menjabarkan, salah seorang dari mereka terluka parah setelah kepalanya tertimpa lemari. Selain itu, ada juga seorang pria yang menderit cedera lutut akibat terkena pecahan kaca. Dia terluka saat mencoba menahan barang pecah belah yang mau jatuh saat gempa terjadi.
Diwartakan Belfast Telegraph, Selasa (22/11/2016), alarm kebakaran juga menyala dari dua rumah penduduk ketika guncangan terasa. Namun api segera dapat dipadamkan dan tidak seorang pun dilaporkan terluka.
USGS menyebut gempa yang terjadi pada pukul 5.59 waktu setempat tersebut berkekuatan 6,9 SR, sedangkan Badan Meteorologi Jepang mengukur kekuatan gempa mencapai 7,4 SR. Peringatan tsunami pun sampai diumumkan oleh pemerintah, namun kini sudah dicabut.
Meski begitu, Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa susulan masih mungkin terjadi selama satu pekan ke depan. Semua warga diminta waspada, khususnya bagi yang berdomisili di kawasan reaktor nuklir Fukushima dan Miyagi.</description><content:encoded>FUKUSHIMA &amp;ndash; Korban luka-luka gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) di Jepang bertambah menjadi 14 orang. Menurut keterangan dari Badan Tanggap Bencana dan Pemadam Kebakaran setempat, tiga orang di antaranya mengalami cedera serius. Mereka terdiri dari dua perempuan berusia di atas 80 tahun dan seorang lagi berusia sekira 60 tahun.
Otoritas di Fukushima menjabarkan, salah seorang dari mereka terluka parah setelah kepalanya tertimpa lemari. Selain itu, ada juga seorang pria yang menderit cedera lutut akibat terkena pecahan kaca. Dia terluka saat mencoba menahan barang pecah belah yang mau jatuh saat gempa terjadi.
Diwartakan Belfast Telegraph, Selasa (22/11/2016), alarm kebakaran juga menyala dari dua rumah penduduk ketika guncangan terasa. Namun api segera dapat dipadamkan dan tidak seorang pun dilaporkan terluka.
USGS menyebut gempa yang terjadi pada pukul 5.59 waktu setempat tersebut berkekuatan 6,9 SR, sedangkan Badan Meteorologi Jepang mengukur kekuatan gempa mencapai 7,4 SR. Peringatan tsunami pun sampai diumumkan oleh pemerintah, namun kini sudah dicabut.
Meski begitu, Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa susulan masih mungkin terjadi selama satu pekan ke depan. Semua warga diminta waspada, khususnya bagi yang berdomisili di kawasan reaktor nuklir Fukushima dan Miyagi.</content:encoded></item></channel></rss>
