<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Din: Salat Jumat di Jalanan Tak Dibenarkan Agama</title><description>Din mengatakan, Salat Jumat seharusnya diselenggarakan di masjid.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama"/><item><title>Din: Salat Jumat di Jalanan Tak Dibenarkan Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama</guid><pubDate>Rabu 23 November 2016 23:39 WIB</pubDate><dc:creator>Ferio Pristiawan Ekananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama-VzW4JeIVNf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin (Foto: Ferio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/23/337/1549672/din-salat-jumat-di-jalanan-tak-dibenarkan-agama-VzW4JeIVNf.jpg</image><title>Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin (Foto: Ferio)</title></images><description>

&amp;nbsp;
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyatakan tidak setuju jika nantinya Salat Jumat akan berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada saat aksi 2 Desember 2016. Pasalnya, kegiatan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum.

&quot;Salat Jumat itu ya di masjid tidak perlu di jalanan Sudirman dan Thamrin. Agama pun tidak membenarkan&amp;lrm;,&quot; kata Din di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/11/2016).

Din menambahkan, Salat Jumat seharusnya diselenggarakan di masjid. Di mana, tempat tersebut sudah dikodratkan menjadi tempat untuk menjalankan ibadah.

&quot;Kayak 4 November lalu itu kan di Masjid Istiqlal. Bisa rapi dan tertib kan,&quot; tuturnya.

Din juga menyarankan agar pedemo massa aksi bela Islam jilid III bisa menyewa gedung agar bisa dijadikan lokasi tempat Salat Jumat bersama.

&quot;Kalau perlu pinjam lokasi di Gelora Bung Karno atau Istora Senayan kan bisa salat di sana. Yang penting aksi ini jangan sampai dihalang-halangi,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>

&amp;nbsp;
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyatakan tidak setuju jika nantinya Salat Jumat akan berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada saat aksi 2 Desember 2016. Pasalnya, kegiatan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum.

&quot;Salat Jumat itu ya di masjid tidak perlu di jalanan Sudirman dan Thamrin. Agama pun tidak membenarkan&amp;lrm;,&quot; kata Din di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/11/2016).

Din menambahkan, Salat Jumat seharusnya diselenggarakan di masjid. Di mana, tempat tersebut sudah dikodratkan menjadi tempat untuk menjalankan ibadah.

&quot;Kayak 4 November lalu itu kan di Masjid Istiqlal. Bisa rapi dan tertib kan,&quot; tuturnya.

Din juga menyarankan agar pedemo massa aksi bela Islam jilid III bisa menyewa gedung agar bisa dijadikan lokasi tempat Salat Jumat bersama.

&quot;Kalau perlu pinjam lokasi di Gelora Bung Karno atau Istora Senayan kan bisa salat di sana. Yang penting aksi ini jangan sampai dihalang-halangi,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
