<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Ini GNPF MUI Tak Akan Unjuk Rasa</title><description>Pihaknya merencanakan demo pada 2 Desember 2016.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa"/><item><title>Hari Ini GNPF MUI Tak Akan Unjuk Rasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2016 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa-z18bb9cCZy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/25/337/1550838/hari-ini-gnpf-mui-tak-akan-unjuk-rasa-z18bb9cCZy.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin, menegaskan bahwa tanggal 25 November, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI tidak akan melakukan unjuk rasa.
&amp;ldquo;Untuk (demo) besok (25 November) GNPF MUI tidak pernah mengagendakan  sama sekali,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Kamis (24/11/2016) malam.
Pria yang juga merupakan salah satu anggota Advokat Cinta Tanah Air (Acta) mengutarakan, pihaknya akan turun ke jalan kembali pada 2 Desember. Ia pun mengklaim massa yang akan dikerahkan akan lebih banyak dibandingkan pada aksi bela Islam Jilid II atau dikenal pada 4 November 2016.
&amp;ldquo;Insya Allah kami yang tanggal 2-nya (Desember),&amp;rdquo; singkatnya.
Novel menjamin  bahwa unjuk rasa yang digelarnya nanti merupakan aksi damai. Dirinya bersama massa aksi memastikan tidak akan terpancing jika ada hal-hal yang berbau provokasi.
&amp;ldquo;Terkait 212 itu kita aksi super damai jauh daripada makar sebagaimana   411. Kita sedikit pun tidak terpancing oleh penyusupan. Besok kita hanya duduk tertib, doa, dan zikir untuk bangsa dan tidak longmarch. Kita hanya di Bundaran HI, tidak ke Istana dan DPR,&amp;rdquo; katanya.
Sebelumnya, sempat beredar bahwa akan ada unjuk rasa pada 25 November 2016. Demo tersebut ditengarai menjadi aksi lanjutan atas demo 4 November menyangkut kasus penistaan agama yang menyeret nama Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin, menegaskan bahwa tanggal 25 November, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI tidak akan melakukan unjuk rasa.
&amp;ldquo;Untuk (demo) besok (25 November) GNPF MUI tidak pernah mengagendakan  sama sekali,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Kamis (24/11/2016) malam.
Pria yang juga merupakan salah satu anggota Advokat Cinta Tanah Air (Acta) mengutarakan, pihaknya akan turun ke jalan kembali pada 2 Desember. Ia pun mengklaim massa yang akan dikerahkan akan lebih banyak dibandingkan pada aksi bela Islam Jilid II atau dikenal pada 4 November 2016.
&amp;ldquo;Insya Allah kami yang tanggal 2-nya (Desember),&amp;rdquo; singkatnya.
Novel menjamin  bahwa unjuk rasa yang digelarnya nanti merupakan aksi damai. Dirinya bersama massa aksi memastikan tidak akan terpancing jika ada hal-hal yang berbau provokasi.
&amp;ldquo;Terkait 212 itu kita aksi super damai jauh daripada makar sebagaimana   411. Kita sedikit pun tidak terpancing oleh penyusupan. Besok kita hanya duduk tertib, doa, dan zikir untuk bangsa dan tidak longmarch. Kita hanya di Bundaran HI, tidak ke Istana dan DPR,&amp;rdquo; katanya.
Sebelumnya, sempat beredar bahwa akan ada unjuk rasa pada 25 November 2016. Demo tersebut ditengarai menjadi aksi lanjutan atas demo 4 November menyangkut kasus penistaan agama yang menyeret nama Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).</content:encoded></item></channel></rss>
