<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkominfo Resmikan Panggilan Darurat 112</title><description>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meresmikan project pilot layanan nomor tunggal panggilan darurat 112.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112"/><item><title>Menkominfo Resmikan Panggilan Darurat 112</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112</guid><pubDate>Jum'at 02 Desember 2016 17:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112-czp40dxbJ8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo Rudiantara resmikan project pilot layanan nomor tunggal darurat 112 (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/02/542/1557409/menkominfo-resmikan-panggilan-darurat-112-czp40dxbJ8.jpg</image><title>Menkominfo Rudiantara resmikan project pilot layanan nomor tunggal darurat 112 (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meresmikan project pilot layanan nomor tunggal panggilan darurat 112 (NTPD 112)&amp;nbsp;di&amp;nbsp;kota Tangerang, Banten,&amp;nbsp;pada Kamis, 1 November 2016.
Layanan NTPD&amp;nbsp;112&amp;nbsp;dikatakan dapat mempermudah&amp;nbsp;masyarakat&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;menghadapi&amp;nbsp;kondisi darurat.&amp;nbsp;Selain itu&amp;nbsp;project pilot tersebut juga diharapkan&amp;nbsp;dapat meningkatkan&amp;nbsp;semangat pemerintah&amp;nbsp;dalam melayani masyarakat.
&quot;Dengan adanya nomor 112 sebagai nomor tunggal panggilan darurat dapat memudahkan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Dari pilot project ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pemerintah daerah dalam melayani masyarakat, terutama dalam hal kegawatdaruratan,&quot; tutur Rudiantara.
Lebih&amp;nbsp;lanjut,&amp;nbsp;Menkominfo menjelaskan&amp;nbsp;akses&amp;nbsp;112&amp;nbsp;dapat diakses melalui telefon rumah maupun telefon seluler. Selain itu, layanan tersebut juga dikatakan&amp;nbsp;bersifat gratis. Artinya,&amp;nbsp;meski seseorang telah kehabisan pulsa,&amp;nbsp;ia tetap bisa melakukan panggilan.
Adapun layanan&amp;nbsp;darurat&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;dilayani&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;sambungan 112 ialah&amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;menindaklanjuti&amp;nbsp;laporan masyarakat&amp;nbsp;terkait&amp;nbsp;kebakaran,&amp;nbsp;tindak kriminal,&amp;nbsp;kecelakaan,&amp;nbsp;keperluan akan ambulans,&amp;nbsp;dan penanganan&amp;nbsp;kesehatan gawat darurat.
Sebanyak 10 kota yang telah menjalankan program layanan 112 yakni Batam,  Tangerang, Depok, Bogor, Bandung, Surakarta,  Balikpapan, Denpasar,  Mataram, dan Makasaar.
Layanan nomor&amp;nbsp;tunggal panggilan&amp;nbsp;darurat 112&amp;nbsp;yang sedang diuji coba di 10 kota&amp;nbsp;tersebut dibantu oleh Kominfo&amp;nbsp;melalui Balai&amp;nbsp;Penyedia&amp;nbsp;dan Pengelola Pembiayaan&amp;nbsp;Telekomunikasi dan&amp;nbsp;Informatika (BP3TI)&amp;nbsp;yang bekerja sama&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;pemerintah daerah setempat.
Sebelumnya, program ini telah diimplementasikan di&amp;nbsp;Provinsi DKI Jakarta&amp;nbsp;dan kota Surabaya,&amp;nbsp;di mana&amp;nbsp;penyedia call center&amp;nbsp;dibangun sendiri&amp;nbsp;oleh pemerintah&amp;nbsp;daerah&amp;nbsp;secara mandiri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meresmikan project pilot layanan nomor tunggal panggilan darurat 112 (NTPD 112)&amp;nbsp;di&amp;nbsp;kota Tangerang, Banten,&amp;nbsp;pada Kamis, 1 November 2016.
Layanan NTPD&amp;nbsp;112&amp;nbsp;dikatakan dapat mempermudah&amp;nbsp;masyarakat&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;menghadapi&amp;nbsp;kondisi darurat.&amp;nbsp;Selain itu&amp;nbsp;project pilot tersebut juga diharapkan&amp;nbsp;dapat meningkatkan&amp;nbsp;semangat pemerintah&amp;nbsp;dalam melayani masyarakat.
&quot;Dengan adanya nomor 112 sebagai nomor tunggal panggilan darurat dapat memudahkan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Dari pilot project ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pemerintah daerah dalam melayani masyarakat, terutama dalam hal kegawatdaruratan,&quot; tutur Rudiantara.
Lebih&amp;nbsp;lanjut,&amp;nbsp;Menkominfo menjelaskan&amp;nbsp;akses&amp;nbsp;112&amp;nbsp;dapat diakses melalui telefon rumah maupun telefon seluler. Selain itu, layanan tersebut juga dikatakan&amp;nbsp;bersifat gratis. Artinya,&amp;nbsp;meski seseorang telah kehabisan pulsa,&amp;nbsp;ia tetap bisa melakukan panggilan.
Adapun layanan&amp;nbsp;darurat&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;dilayani&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;sambungan 112 ialah&amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;menindaklanjuti&amp;nbsp;laporan masyarakat&amp;nbsp;terkait&amp;nbsp;kebakaran,&amp;nbsp;tindak kriminal,&amp;nbsp;kecelakaan,&amp;nbsp;keperluan akan ambulans,&amp;nbsp;dan penanganan&amp;nbsp;kesehatan gawat darurat.
Sebanyak 10 kota yang telah menjalankan program layanan 112 yakni Batam,  Tangerang, Depok, Bogor, Bandung, Surakarta,  Balikpapan, Denpasar,  Mataram, dan Makasaar.
Layanan nomor&amp;nbsp;tunggal panggilan&amp;nbsp;darurat 112&amp;nbsp;yang sedang diuji coba di 10 kota&amp;nbsp;tersebut dibantu oleh Kominfo&amp;nbsp;melalui Balai&amp;nbsp;Penyedia&amp;nbsp;dan Pengelola Pembiayaan&amp;nbsp;Telekomunikasi dan&amp;nbsp;Informatika (BP3TI)&amp;nbsp;yang bekerja sama&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;pemerintah daerah setempat.
Sebelumnya, program ini telah diimplementasikan di&amp;nbsp;Provinsi DKI Jakarta&amp;nbsp;dan kota Surabaya,&amp;nbsp;di mana&amp;nbsp;penyedia call center&amp;nbsp;dibangun sendiri&amp;nbsp;oleh pemerintah&amp;nbsp;daerah&amp;nbsp;secara mandiri.</content:encoded></item></channel></rss>
