<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri LHK: 6.400 Hektare Lahan di DAS Cimanuk Kritis</title><description>Menteri Siti Nurbaya menyebut lahan seluas 6.400 hektare di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis"/><item><title>Menteri LHK: 6.400 Hektare Lahan di DAS Cimanuk Kritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis</guid><pubDate>Sabtu 10 Desember 2016 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Ayu Artantiani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis-KCHRioSOpO.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/10/525/1563704/menteri-lhk-6-400-hektare-lahan-di-das-cimanuk-kritis-KCHRioSOpO.jpg</image><title></title></images><description>INDRAMAYU &amp;ndash; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan lahan seluas 6.400 hektare di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk kritis. Kini, lanjut dia, pihaknya tengah melakukan upaya penanggulangan lahan kritis tersebut.
&quot;Dari 59.000 hektare, 6.400 hektare lahan di DAS Cimanuk kritis,&quot; kata Siti Nurbaya saat melakukan penanaman bakau di kawasan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016).
Ia menuturkan, akibat banyaknya lahan kritis di DAS Cimanuk, terjadi banjir bandang di Bandung dan Garut pada beberapa waktu lalu. Selain Cimanuk, Jawa Barat juga mempunyai sungai lainnya yang cukup menghawatirkan juga seperti Ciliwung dan Citarum.
&quot;Di aliran sungai Citarum sekira 7.000 hektare lahannya kritis, kami pun sudah menghabiskan anggaran hingga Rp90 miliar untuk membenahi Citarum seperti membuat dam penahan dan lain sebagainya,&quot; ujar dia.
Di antara ketiga sungai itu, terang Siti, penanganan Sungai Cimanuk yang agak berat. Karena itu, pihaknya tengah berusaha keras membenahinya mulai tahun ini. Meskipun, kerusakan lingkungan di Jabar tidak terlalu parah dibandingkan provinsi lainnya.
&quot;Jabar juga penegakan hukum lingkungannya cukup keras sampai ke pusat,&quot; tegas Siti.</description><content:encoded>INDRAMAYU &amp;ndash; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan lahan seluas 6.400 hektare di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk kritis. Kini, lanjut dia, pihaknya tengah melakukan upaya penanggulangan lahan kritis tersebut.
&quot;Dari 59.000 hektare, 6.400 hektare lahan di DAS Cimanuk kritis,&quot; kata Siti Nurbaya saat melakukan penanaman bakau di kawasan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016).
Ia menuturkan, akibat banyaknya lahan kritis di DAS Cimanuk, terjadi banjir bandang di Bandung dan Garut pada beberapa waktu lalu. Selain Cimanuk, Jawa Barat juga mempunyai sungai lainnya yang cukup menghawatirkan juga seperti Ciliwung dan Citarum.
&quot;Di aliran sungai Citarum sekira 7.000 hektare lahannya kritis, kami pun sudah menghabiskan anggaran hingga Rp90 miliar untuk membenahi Citarum seperti membuat dam penahan dan lain sebagainya,&quot; ujar dia.
Di antara ketiga sungai itu, terang Siti, penanganan Sungai Cimanuk yang agak berat. Karena itu, pihaknya tengah berusaha keras membenahinya mulai tahun ini. Meskipun, kerusakan lingkungan di Jabar tidak terlalu parah dibandingkan provinsi lainnya.
&quot;Jabar juga penegakan hukum lingkungannya cukup keras sampai ke pusat,&quot; tegas Siti.</content:encoded></item></channel></rss>
