<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Veteran Ini Jadi Sasaran Foto Kegiatan Milad Daarut Tauhiid di Bandung   </title><description>Ada pemandangan unik di sela peringatan Milad ke-26 Daarut Tauhiid (DT) di Lapangan Gasibu, Kota Bandung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung"/><item><title>  Veteran Ini Jadi Sasaran Foto Kegiatan Milad Daarut Tauhiid di Bandung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2016 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung-R3iSyXPnzT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maruli Silitongga saat di depan Gedung Sate (foto: Oris/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/12/525/1564578/veteran-ini-jadi-sasaran-foto-kegiatan-milad-daarut-tauhiid-di-bandung-R3iSyXPnzT.jpg</image><title>Maruli Silitongga saat di depan Gedung Sate (foto: Oris/Okezone)</title></images><description>
BANDUNG - Ada pemandangan unik di sela peringatan Milad ke-26 Daarut Tauhiid (DT) di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (12/12/2016). Di antara laki-laki yang mayoritas berbaju koko dan perempuan berbusana muslimah, Maruli Silitonga (89) jadi pembeda.

Ia tampil dengan busana veteran sambil membawa sepeda onthel. Ia memarkirkan sepedanya tepat di depan gerbang Gedung Sate.

Ia pun berkali-kali diminta untuk berfoto bersama para peserta perayaan Milad DT. Dengan ramah, ia meladeni permintaan mereka. Bahkan ia selalu bercerita panjang lebar jika ditanya seputar perjuangannya dulu.

Maruli mengaku sengaja datang ke lokasi untuk ikut dalam perayaan Milad DT. Saat melihat ke lokasi, ia mengungkap rasa senangnya karena di lokasi dirayakan secara berbarengan Milad DT, Maulid Nabi Muhammad SAW, serta doa bersama untuk Indonesia.

&quot;Dari tahun 1945 sampai sekarang, baru kali ini ada kegiatan seperti ini di Lapangan Gasibu. Saya salut sama semua yang ada di sini,&quot; ucap Maruli kepada wartawan.

Ia juga memuji para peserta Milad di lokasi yang begitu menjaga keamanan dan ketertiban. Bahkan tidak ada sampah berserakan. Selain kesadaran peserta yang tinggi, di lokasi juga ada operasi semut yang dilakukan para santri dengan memunguti sampah yang berserakan.

Hal itu harusnya jadi pembelajaran bagi masyarakat. Memelihara kebersihan harusnya jadi kebiasaan, tidak hanya saat ada kegiatan.
&quot;Bagus itu, harusnya kita semua selalu seperti itu (jangan buang sampah sembarangan),&quot; kata Maruli.

Sementara selain kehadiran Maruli, di lokasi juga terdapat banyak keunikan, mulai dari pembagian makanan gratis, hadirnya difabel, penggalangan dana untuk korban gempa di Aceh, serta beragam keunikan lainnya.
</description><content:encoded>
BANDUNG - Ada pemandangan unik di sela peringatan Milad ke-26 Daarut Tauhiid (DT) di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (12/12/2016). Di antara laki-laki yang mayoritas berbaju koko dan perempuan berbusana muslimah, Maruli Silitonga (89) jadi pembeda.

Ia tampil dengan busana veteran sambil membawa sepeda onthel. Ia memarkirkan sepedanya tepat di depan gerbang Gedung Sate.

Ia pun berkali-kali diminta untuk berfoto bersama para peserta perayaan Milad DT. Dengan ramah, ia meladeni permintaan mereka. Bahkan ia selalu bercerita panjang lebar jika ditanya seputar perjuangannya dulu.

Maruli mengaku sengaja datang ke lokasi untuk ikut dalam perayaan Milad DT. Saat melihat ke lokasi, ia mengungkap rasa senangnya karena di lokasi dirayakan secara berbarengan Milad DT, Maulid Nabi Muhammad SAW, serta doa bersama untuk Indonesia.

&quot;Dari tahun 1945 sampai sekarang, baru kali ini ada kegiatan seperti ini di Lapangan Gasibu. Saya salut sama semua yang ada di sini,&quot; ucap Maruli kepada wartawan.

Ia juga memuji para peserta Milad di lokasi yang begitu menjaga keamanan dan ketertiban. Bahkan tidak ada sampah berserakan. Selain kesadaran peserta yang tinggi, di lokasi juga ada operasi semut yang dilakukan para santri dengan memunguti sampah yang berserakan.

Hal itu harusnya jadi pembelajaran bagi masyarakat. Memelihara kebersihan harusnya jadi kebiasaan, tidak hanya saat ada kegiatan.
&quot;Bagus itu, harusnya kita semua selalu seperti itu (jangan buang sampah sembarangan),&quot; kata Maruli.

Sementara selain kehadiran Maruli, di lokasi juga terdapat banyak keunikan, mulai dari pembagian makanan gratis, hadirnya difabel, penggalangan dana untuk korban gempa di Aceh, serta beragam keunikan lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
