<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Titik Panas Kembali Muncul di Riau dan Sumbar</title><description>Riau sendiri saat ini memasuki musim hujan, namun tidak meratanya  curahan hujan yang membuat beberapa daerah tetap kering sehingga lahan  mudah terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar"/><item><title>Titik Panas Kembali Muncul di Riau dan Sumbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar</guid><pubDate>Sabtu 17 Desember 2016 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar-g1ehaGTyjG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas saat memadamkan kebakaran hutan (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/17/340/1569244/titik-panas-kembali-muncul-di-riau-dan-sumbar-g1ehaGTyjG.jpg</image><title>Petugas saat memadamkan kebakaran hutan (Antara)</title></images><description>PEKANBARU &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan geofisika (BMKG) menyebutkan, lima titik panas atau hot spot terlihat di Riau. Pantauan satelit terra dan aqua, titik panas terdektisi di Kabupaten Siak dan Pelalawan.

&quot;Hot spot terbayak ditemukan di Pelalawan dengan jumlah empat, sedang Siak terpantau satu,&quot; kata staf BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi, Sabtu (17/12/2016).

Selain di Riau, sebaran hot spot juga ditemukan di dua propinsi lain di Pulau Sumatera yaitu Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

&quot;Terbanyak terdektsi di Sumbar dengan empat hot spot sisanya di Sumatera Utara,&quot; ucapnya lagi.

Riau sendiri saat ini memasuki musim hujan, namun tidak meratanya curahan hujan yang membuat beberapa daerah tetap kering sehingga lahan mudah terbakar.

&quot;Peluang hujan dengan intensitas ringan diprakiraan terjadi di wilayah Riau bagian utara, tengah dan pesisir timur,&quot; imbuhnya.

Dalam beberapa hari belakangan, kebakaran sudah melanda Riau, selain lahan kosong, perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Inhu dan Kota Pekanbaru ikut terbakar.
</description><content:encoded>PEKANBARU &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan geofisika (BMKG) menyebutkan, lima titik panas atau hot spot terlihat di Riau. Pantauan satelit terra dan aqua, titik panas terdektisi di Kabupaten Siak dan Pelalawan.

&quot;Hot spot terbayak ditemukan di Pelalawan dengan jumlah empat, sedang Siak terpantau satu,&quot; kata staf BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi, Sabtu (17/12/2016).

Selain di Riau, sebaran hot spot juga ditemukan di dua propinsi lain di Pulau Sumatera yaitu Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

&quot;Terbanyak terdektsi di Sumbar dengan empat hot spot sisanya di Sumatera Utara,&quot; ucapnya lagi.

Riau sendiri saat ini memasuki musim hujan, namun tidak meratanya curahan hujan yang membuat beberapa daerah tetap kering sehingga lahan mudah terbakar.

&quot;Peluang hujan dengan intensitas ringan diprakiraan terjadi di wilayah Riau bagian utara, tengah dan pesisir timur,&quot; imbuhnya.

Dalam beberapa hari belakangan, kebakaran sudah melanda Riau, selain lahan kosong, perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Inhu dan Kota Pekanbaru ikut terbakar.
</content:encoded></item></channel></rss>
