<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KontraS: Penegakan Hukum Rezim Jokowi Sepanjang 2016 Nol Besar!</title><description>KontraS menilai penegakan hukum di bawah Presiden Joko Widodo sepanjang 2016 tak menunjukan hasil apa-apa alias nol besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar"/><item><title>KontraS: Penegakan Hukum Rezim Jokowi Sepanjang 2016 Nol Besar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2016 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar-213USPbMAe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/22/337/1573604/kontras-penegakan-hukum-rezim-jokowi-sepanjang-2016-nol-besar-213USPbMAe.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai penegakan hukum di bawah Presiden Joko Widodo sepanjang 2016 tak menunjukan hasil apa-apa alias &quot;nol besar.&quot; Sebab, negara tak pernah hadir untuk menegakkan hukum dalam kasus-kasus pelanggaran HAM.
&quot;Bisa dibilang nol besar. Kalau beberapa indeks survei menyebutnya menurun, itu menurut saya terlalu sopan. Kita harus bicara yang sebenarnya,yaitu (penegakkan hukum di bidang HAM) tidak ada yang jalan,&quot; kata Koordinator KontraS Haris Azhar melalui sambungan telepon dalam diskusi Redbons&amp;nbsp;di Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).
Di era pemerintahan Jokowi-JK ini, menurut Haris, pelanggaran HAM baru kian banyak bermunculan. &quot;Boro-boro (kasus) yang lama diselesaikan malah ada kasus baru. Setiap hari ada kasus pelanggaran HAM yang muncul,&quot; tegasnya.
Haris mengungkapkan, sejak tahun lalu KontraS sudah memberikan peringatan kepada pemerintah bahwa suasana kebangsaan saat ini sangat buruk lantaran penegakkan hukum yang lemah.
&quot;KontraS sudah beri alert dan sekarang terbukti makin buruk, bahkan sampai level kebijakan yang anti-kebebasan. Situasi ini diperburuk lagi oleh kondisi politik. Ini tidak bisa dibenarkan karena makin kacau,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai penegakan hukum di bawah Presiden Joko Widodo sepanjang 2016 tak menunjukan hasil apa-apa alias &quot;nol besar.&quot; Sebab, negara tak pernah hadir untuk menegakkan hukum dalam kasus-kasus pelanggaran HAM.
&quot;Bisa dibilang nol besar. Kalau beberapa indeks survei menyebutnya menurun, itu menurut saya terlalu sopan. Kita harus bicara yang sebenarnya,yaitu (penegakkan hukum di bidang HAM) tidak ada yang jalan,&quot; kata Koordinator KontraS Haris Azhar melalui sambungan telepon dalam diskusi Redbons&amp;nbsp;di Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).
Di era pemerintahan Jokowi-JK ini, menurut Haris, pelanggaran HAM baru kian banyak bermunculan. &quot;Boro-boro (kasus) yang lama diselesaikan malah ada kasus baru. Setiap hari ada kasus pelanggaran HAM yang muncul,&quot; tegasnya.
Haris mengungkapkan, sejak tahun lalu KontraS sudah memberikan peringatan kepada pemerintah bahwa suasana kebangsaan saat ini sangat buruk lantaran penegakkan hukum yang lemah.
&quot;KontraS sudah beri alert dan sekarang terbukti makin buruk, bahkan sampai level kebijakan yang anti-kebebasan. Situasi ini diperburuk lagi oleh kondisi politik. Ini tidak bisa dibenarkan karena makin kacau,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
