<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembajak Pesawat Libya Bebaskan Penumpang Jika Tuntutan Dipenuhi</title><description>Pembajak pesawat Libya di Malta siap membebaskan semua penumpang, kecuali para awak pesawat, jika tuntutan mereka dipenuhi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi"/><item><title>Pembajak Pesawat Libya Bebaskan Penumpang Jika Tuntutan Dipenuhi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2016 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi-K5F2UaNEjW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Libya, Afriqiyah Airways, dibajak di Malta. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/23/18/1574540/pembajak-pesawat-libya-bebaskan-penumpang-jika-tuntutan-dipenuhi-K5F2UaNEjW.jpg</image><title>Pesawat Libya, Afriqiyah Airways, dibajak di Malta. (Foto: Reuters)</title></images><description>MALTA - Pesawat Libya dibajak dan dipaksa mendarat di Malta. Diketahui, Afriqiyah Airways A320 sedang dalam penerbangan domestik dari Sebha ke Tripoli saat pembajakan terjadi.

Times of Malta, Jumat (23/12/2016) melaporkan, pilot dipaksa mengalihkan rute penerbangan oleh dua pembajak yang mengklaim memiliki granat tangan. Perdana Menteri Malta Joseph Muscat, dalam akun Twitter-nya, menyatakan, pesawat tersebut terkonfirmasi membawa 111 penumpang dengan rincian 82 laki-laki dan 28 perempuan serta satu bayi. Tujuh kru ditugaskan dalam penerbangan yang mendarat pada pukul 11.32 waktu Malta tersebut.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Informed of potential hijack situation of a &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Libya?src=hash&quot;&amp;gt;#Libya&amp;lt;/a&amp;gt; internal flight diverted to &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Malta?src=hash&quot;&amp;gt;#Malta&amp;lt;/a&amp;gt;. Security and emergency operations standing by -JM&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Joseph Muscat (@JosephMuscat_JM) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/JosephMuscat_JM/status/812245368691888129&quot;&amp;gt;December 23, 2016&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Twitter PM Malta Joseph Muscat

Otoritas keamanan Libya menyatakan kepada Reuters bahwa sebelum komunikasi terputus, pilot melapor kepada pusat kendali bandara Tripoli bahwa mereka mencoba mendarat di Libya namun ditolak oleh para pembajak. Pada pukul 12.13, mesin pesawat masih menyala dan ia diikuti pasukan Malta (AFM) dari kejauhan. Tampaknya tidak ada upaya mendekati pesawat.

Laporan mengindikasikan kedua pembajak mengaku berasal dari kelompok pro-Khadafi, Al Fatah Al Gadida. Mereka akan membebaskan semua penumpang, kecuali para awak pesawat, jika tuntutan mereka dipenuhi. Hingga kini belum diketahui apa yang menjadi tuntutan keduanya.

Berbagai media melaporkan, Menteri Perhubungan Libya bernegosiasi dengan para pembajak. Sementara itu, pemimpin oposisi Libya, Simon Busuttil, menulis dalam akun Twitter-nya bahwa ia mengikuti perkembangan berita pembajakan ini dengan penuh perhatian. Ia menawarkan kerjasama dengan pemerintah untuk menjaga keamanan Malta dan para penumpang.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Following news of plane hijacking with grave concern. My full cooperation to Govt to protect &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Malta?src=hash&quot;&amp;gt;#Malta&amp;lt;/a&amp;gt; security and the safety of passengers.&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Simon Busuttil (@SimonBusuttil) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/SimonBusuttil/status/812246887629725697&quot;&amp;gt;December 23, 2016&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Twitter tokoh oposisi pemerintah Libya, Simon Busuttil.</description><content:encoded>MALTA - Pesawat Libya dibajak dan dipaksa mendarat di Malta. Diketahui, Afriqiyah Airways A320 sedang dalam penerbangan domestik dari Sebha ke Tripoli saat pembajakan terjadi.

Times of Malta, Jumat (23/12/2016) melaporkan, pilot dipaksa mengalihkan rute penerbangan oleh dua pembajak yang mengklaim memiliki granat tangan. Perdana Menteri Malta Joseph Muscat, dalam akun Twitter-nya, menyatakan, pesawat tersebut terkonfirmasi membawa 111 penumpang dengan rincian 82 laki-laki dan 28 perempuan serta satu bayi. Tujuh kru ditugaskan dalam penerbangan yang mendarat pada pukul 11.32 waktu Malta tersebut.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Informed of potential hijack situation of a &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Libya?src=hash&quot;&amp;gt;#Libya&amp;lt;/a&amp;gt; internal flight diverted to &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Malta?src=hash&quot;&amp;gt;#Malta&amp;lt;/a&amp;gt;. Security and emergency operations standing by -JM&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Joseph Muscat (@JosephMuscat_JM) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/JosephMuscat_JM/status/812245368691888129&quot;&amp;gt;December 23, 2016&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Twitter PM Malta Joseph Muscat

Otoritas keamanan Libya menyatakan kepada Reuters bahwa sebelum komunikasi terputus, pilot melapor kepada pusat kendali bandara Tripoli bahwa mereka mencoba mendarat di Libya namun ditolak oleh para pembajak. Pada pukul 12.13, mesin pesawat masih menyala dan ia diikuti pasukan Malta (AFM) dari kejauhan. Tampaknya tidak ada upaya mendekati pesawat.

Laporan mengindikasikan kedua pembajak mengaku berasal dari kelompok pro-Khadafi, Al Fatah Al Gadida. Mereka akan membebaskan semua penumpang, kecuali para awak pesawat, jika tuntutan mereka dipenuhi. Hingga kini belum diketahui apa yang menjadi tuntutan keduanya.

Berbagai media melaporkan, Menteri Perhubungan Libya bernegosiasi dengan para pembajak. Sementara itu, pemimpin oposisi Libya, Simon Busuttil, menulis dalam akun Twitter-nya bahwa ia mengikuti perkembangan berita pembajakan ini dengan penuh perhatian. Ia menawarkan kerjasama dengan pemerintah untuk menjaga keamanan Malta dan para penumpang.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Following news of plane hijacking with grave concern. My full cooperation to Govt to protect &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Malta?src=hash&quot;&amp;gt;#Malta&amp;lt;/a&amp;gt; security and the safety of passengers.&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Simon Busuttil (@SimonBusuttil) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/SimonBusuttil/status/812246887629725697&quot;&amp;gt;December 23, 2016&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Twitter tokoh oposisi pemerintah Libya, Simon Busuttil.</content:encoded></item></channel></rss>
