<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Libya Dibajak, Semua Penerbangan di Malta Sempat Ditunda</title><description>Penerbangan dari Bandara Internasional Malta (MIA) sempat ditunda dan dialihkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda"/><item><title>Pesawat Libya Dibajak, Semua Penerbangan di Malta Sempat Ditunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2016 20:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda-ZUCKpIubNO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Libya, Afriqiyah Airways, dibajak di Malta. (Foto: Getty/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/23/18/1574584/pesawat-libya-dibajak-semua-penerbangan-di-malta-sempat-ditunda-ZUCKpIubNO.jpg</image><title>Pesawat Libya, Afriqiyah Airways, dibajak di Malta. (Foto: Getty/AFP)</title></images><description>MALTA - Pesawat milik maskapai Afriqiyah Airways, Libya, dibajak dan dipaksa mendarat di Bandara Internasional Malta. Pembajakan tersebut dilakukan oleh dua orang yang mengklaim memiliki granat tangan dan mengancam akan meledakkan pesawat.
Dilansir dari Times of Malta, Jumat (23/12/2016) akibat insiden tersebut semua penerbangan dari Bandara Internasional Malta (MIA) sempat ditunda dan dialihkan. MIA secara resmi mengumumkan penundaan penerbangan dilakukan sembari menunggu perkembangan situasi dan informasi lebih lanjut.
Sekira pukul 12.28 siang waktu setempat, sembilan penerbangan di Malta dialihkan ke Catania. Sementara sepuluh penerbangan lainnya mengalami penundaan selama dua jam.
Namun, kemudian pada pukul 12.43  MIA menginformasikan pada penumpang jika bandara telah beroperasi secara normal. Penerbangan milik maskapai Ryanair dan Luthfansa meninggalkan bandara sesaat setelah pengumuman tersebut.
Selanjutnya pada 1.15 dini hari MIA kembali mengumumkan, semua penerbangan yang ditunda dan dialihkan ke Sisilia mulai kembali ke bandara Malta.
Sebelumnya, insiden pembajakan pesawat Libya ini pertama kali dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Malta Joseph Muscat. Pesawat tersebut membawa 111 penumpang dengan rincian 82 laki-laki dan 28 perempuan serta satu bayi dan diawaki tujuh kru.
Pesawat tersebut tengah terbang di kawasan udara Libya ketika dua pembajak mengancam akan meledakkan bom di pesawat pada pukul 11.32 waktu Malta.
Kedua pelaku pembajak pesawat Libya mengaku berasal dari kelompok pro-Khadafi, Al Fatah Al Gadida. Mereka akan membebaskan semua penumpang, kecuali para awak pesawat, jika tuntutan mereka dipenuhi. Hingga kini belum diketahui apa yang menjadi tuntutan keduanya.</description><content:encoded>MALTA - Pesawat milik maskapai Afriqiyah Airways, Libya, dibajak dan dipaksa mendarat di Bandara Internasional Malta. Pembajakan tersebut dilakukan oleh dua orang yang mengklaim memiliki granat tangan dan mengancam akan meledakkan pesawat.
Dilansir dari Times of Malta, Jumat (23/12/2016) akibat insiden tersebut semua penerbangan dari Bandara Internasional Malta (MIA) sempat ditunda dan dialihkan. MIA secara resmi mengumumkan penundaan penerbangan dilakukan sembari menunggu perkembangan situasi dan informasi lebih lanjut.
Sekira pukul 12.28 siang waktu setempat, sembilan penerbangan di Malta dialihkan ke Catania. Sementara sepuluh penerbangan lainnya mengalami penundaan selama dua jam.
Namun, kemudian pada pukul 12.43  MIA menginformasikan pada penumpang jika bandara telah beroperasi secara normal. Penerbangan milik maskapai Ryanair dan Luthfansa meninggalkan bandara sesaat setelah pengumuman tersebut.
Selanjutnya pada 1.15 dini hari MIA kembali mengumumkan, semua penerbangan yang ditunda dan dialihkan ke Sisilia mulai kembali ke bandara Malta.
Sebelumnya, insiden pembajakan pesawat Libya ini pertama kali dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Malta Joseph Muscat. Pesawat tersebut membawa 111 penumpang dengan rincian 82 laki-laki dan 28 perempuan serta satu bayi dan diawaki tujuh kru.
Pesawat tersebut tengah terbang di kawasan udara Libya ketika dua pembajak mengancam akan meledakkan bom di pesawat pada pukul 11.32 waktu Malta.
Kedua pelaku pembajak pesawat Libya mengaku berasal dari kelompok pro-Khadafi, Al Fatah Al Gadida. Mereka akan membebaskan semua penumpang, kecuali para awak pesawat, jika tuntutan mereka dipenuhi. Hingga kini belum diketahui apa yang menjadi tuntutan keduanya.</content:encoded></item></channel></rss>
