<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lafaz Allah di Ornamen Natal Bikin Heboh Jambi</title><description>Sebuah hotel di pusat Kota Jambi, yakni Hotel Novita diduga telah melakukan penistaan agama Islam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi"/><item><title>Lafaz Allah di Ornamen Natal Bikin Heboh Jambi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi</guid><pubDate>Sabtu 24 Desember 2016 06:36 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi-kMPcm8y1HA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Nanang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/24/340/1574830/lafaz-allah-di-ornamen-natal-bikin-heboh-jambi-kMPcm8y1HA.jpg</image><title>Foto: Nanang</title></images><description>JAMBI - Sebuah  hotel di pusat Kota Jambi, yakni Hotel Novita diduga telah melakukan  penistaan agama Islam dengan membuat ornamen Natal yang bertuliskan  lafaz Allah. Hebohnya lagi, lafaz Allah ditulis di lantai atau di bingkai  telapak kaki dalam hiasan batu kerikil putih.Sontak saja temuan  tersebut menjadi heboh di dunia maya. Tak ayal, Hotel Novita dipenuhi  warga, polisi, TNI, termasuk ormas FPI Jambi.&quot;Ini jelas  penistaan agama Islam. Masak Tuhan kita Allah disejajarkan dengan alas  kaki manusia. Kami dari FPI Kota Jambi tidak terima dengan ulah yang  diduga dilakukan manajemen Hotel Novita,&quot; tegas Ketua FPI Kota Jambi,  Ahmad Sukri, Jumat (23/12).Mulanya, ornamen Natal tersebut  ditemukan seorang warga bernama Bima yang kebetulan melewati jalur kanan  hotel di lobi andalas. Namun, betapa terkejutnya melihat susunan batu  di lantai ornamen Natal bertuliskan lafaz Allah. &quot;Saya tidak terima nama  Tuhan saya Allah direndahkan demikian. Allahu Akbar,&quot; katanya.Kabar tersebut, langsung sampai ke telinga Gubernur Jambi, Zumi Zola dan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani. Zumi  Zola sangat menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, ini harus  diselesaikan secara hukum, mohon semua pihak agar menjaga keamanan tetap  kondusif.&quot;Situasi sangat sensitif sekali, jadi harus saling  menghormati. Saya sangat keberatan apabila pihak menajemen tidak  menerima kejadian ini. Saya akan menegur secara keras kepada pihak  hotel. Saya sudah bicara kepada Kapolda Jambi harus ada yang bertanggung  jawab dan selesaikan secara hukum,&quot; tandas Zola.Panglima FPI  Kota Jambi, Haviz Alatas menilai saat ini adanya  komunis masuk dan ingin  mengadu domba ke-Bhinekaan di Kota Jambi.  &quot;Secara adat sudah kena ini  pak. Kita akan mengawal sampai tuntas ke  jalur hukum,&quot; tukasnya.Begitu  juga dengan HMI Jambi sangat  mengutuk keras hal tersebut, dan meminta  Direktur Novita meminta maaf  kepada umat Islam di Jambi.Menanggapi  kejadian tersebut,  Kapolda Jambi, Bridjen Pol Yazid Fanani kepada  sejumlah media  mengatakan akan segera memeriksa kebenarannya. &quot;Beri  kepolisian waktu  untuk mengungkapnya. Kami akan proses. Nanti pihak  Polresta yang  memeriksanya,&quot; jelasnya.
Sementara itu, GM Novita Hotel, Husairi  mengatakan, ornamen tersebut  dibuat sejak dua minggu yang lalu dan  mengaku tidak tahu adanya ukiran  tersebut. &quot;Kita tiap tahun sama buat  seperti itu, siang tadi belum ada  mas. Staf kita yang buat ornamennya,  kita akan periksa staf kita nanti,&quot;  ujarnya.Saat ini saksi-saksi dari warga dan pihak hotel langsung diperiksa di Polresta Jambi.</description><content:encoded>JAMBI - Sebuah  hotel di pusat Kota Jambi, yakni Hotel Novita diduga telah melakukan  penistaan agama Islam dengan membuat ornamen Natal yang bertuliskan  lafaz Allah. Hebohnya lagi, lafaz Allah ditulis di lantai atau di bingkai  telapak kaki dalam hiasan batu kerikil putih.Sontak saja temuan  tersebut menjadi heboh di dunia maya. Tak ayal, Hotel Novita dipenuhi  warga, polisi, TNI, termasuk ormas FPI Jambi.&quot;Ini jelas  penistaan agama Islam. Masak Tuhan kita Allah disejajarkan dengan alas  kaki manusia. Kami dari FPI Kota Jambi tidak terima dengan ulah yang  diduga dilakukan manajemen Hotel Novita,&quot; tegas Ketua FPI Kota Jambi,  Ahmad Sukri, Jumat (23/12).Mulanya, ornamen Natal tersebut  ditemukan seorang warga bernama Bima yang kebetulan melewati jalur kanan  hotel di lobi andalas. Namun, betapa terkejutnya melihat susunan batu  di lantai ornamen Natal bertuliskan lafaz Allah. &quot;Saya tidak terima nama  Tuhan saya Allah direndahkan demikian. Allahu Akbar,&quot; katanya.Kabar tersebut, langsung sampai ke telinga Gubernur Jambi, Zumi Zola dan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani. Zumi  Zola sangat menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, ini harus  diselesaikan secara hukum, mohon semua pihak agar menjaga keamanan tetap  kondusif.&quot;Situasi sangat sensitif sekali, jadi harus saling  menghormati. Saya sangat keberatan apabila pihak menajemen tidak  menerima kejadian ini. Saya akan menegur secara keras kepada pihak  hotel. Saya sudah bicara kepada Kapolda Jambi harus ada yang bertanggung  jawab dan selesaikan secara hukum,&quot; tandas Zola.Panglima FPI  Kota Jambi, Haviz Alatas menilai saat ini adanya  komunis masuk dan ingin  mengadu domba ke-Bhinekaan di Kota Jambi.  &quot;Secara adat sudah kena ini  pak. Kita akan mengawal sampai tuntas ke  jalur hukum,&quot; tukasnya.Begitu  juga dengan HMI Jambi sangat  mengutuk keras hal tersebut, dan meminta  Direktur Novita meminta maaf  kepada umat Islam di Jambi.Menanggapi  kejadian tersebut,  Kapolda Jambi, Bridjen Pol Yazid Fanani kepada  sejumlah media  mengatakan akan segera memeriksa kebenarannya. &quot;Beri  kepolisian waktu  untuk mengungkapnya. Kami akan proses. Nanti pihak  Polresta yang  memeriksanya,&quot; jelasnya.
Sementara itu, GM Novita Hotel, Husairi  mengatakan, ornamen tersebut  dibuat sejak dua minggu yang lalu dan  mengaku tidak tahu adanya ukiran  tersebut. &quot;Kita tiap tahun sama buat  seperti itu, siang tadi belum ada  mas. Staf kita yang buat ornamennya,  kita akan periksa staf kita nanti,&quot;  ujarnya.Saat ini saksi-saksi dari warga dan pihak hotel langsung diperiksa di Polresta Jambi.</content:encoded></item></channel></rss>
