<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes Rusia Ditembak, Putin Tingkatkan Keamanan Kedubes di Seluruh Dunia</title><description>Penembakan Dubes Rusia untuk Turki membuat Presiden Putin meningkatkan keamanan di seluruh kedutaan besar mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia"/><item><title>Dubes Rusia Ditembak, Putin Tingkatkan Keamanan Kedubes di Seluruh Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2016 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia-fKl9ezt8Np.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mevlet Mert Altintas, pelaku penembakan Dubes Rusia untuk Turki, Andrey Karlov. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/27/18/1576642/dubes-rusia-ditembak-putin-tingkatkan-keamanan-kedubes-di-seluruh-dunia-fKl9ezt8Np.jpg</image><title>Mevlet Mert Altintas, pelaku penembakan Dubes Rusia untuk Turki, Andrey Karlov. (Foto: AP)</title></images><description>JAKARTA - Penembakan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Turki, Andrey Karlov, beberapa waktu lalu membuat Presiden Rusia Vladimir Putin meningkatkan keamanan di seluruh kedutaan besar mereka. Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin membenarkan kabar tersebut.

&quot;Setelah apa yang menimpa Andrey Karlov, tentu saja kami meningkatkan keamanan di Kedubes Rusia, termasuk di Jakarta,&quot; ujar Galuzin di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa (27/12/2016).

Walaupun keamanan ditingkatkan, Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin menegaskan, hubungan Kedubes Rusia dengan pihak media tidak akan berubah. &quot;Seperti yang sudah saya sampaikan pekan lalu, Kedubes Rusia akan selalu membuka pintu untuk komunikasi dengan pihak pers,&quot; kata Galuzin.

Dubes Rusia untuk Indonesia tersebut menegaskan, penembakan yang menimpa rekannya itu tidak mengubah tekad negaranya untuk selalu memerangi terorisme.

Penembakan Dubes Rusia untuk Turki Andrey Karlov terjadi pada Senin 19 Desember. Insiden ini hanya berselang sehari sebelum Menteri Luar Negeri Turki, Iran, dan Rusia bertemu di Moskow untuk membicarakan penyelesaian konflik di Suriah. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu yang tiba di Moskow memutuskan untuk tetap menggelar pertemuan tersebut dan menegaskan insiden ini tidak akan mempengaruhi hubungan Turki dengan Rusia.</description><content:encoded>JAKARTA - Penembakan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Turki, Andrey Karlov, beberapa waktu lalu membuat Presiden Rusia Vladimir Putin meningkatkan keamanan di seluruh kedutaan besar mereka. Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin membenarkan kabar tersebut.

&quot;Setelah apa yang menimpa Andrey Karlov, tentu saja kami meningkatkan keamanan di Kedubes Rusia, termasuk di Jakarta,&quot; ujar Galuzin di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa (27/12/2016).

Walaupun keamanan ditingkatkan, Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin menegaskan, hubungan Kedubes Rusia dengan pihak media tidak akan berubah. &quot;Seperti yang sudah saya sampaikan pekan lalu, Kedubes Rusia akan selalu membuka pintu untuk komunikasi dengan pihak pers,&quot; kata Galuzin.

Dubes Rusia untuk Indonesia tersebut menegaskan, penembakan yang menimpa rekannya itu tidak mengubah tekad negaranya untuk selalu memerangi terorisme.

Penembakan Dubes Rusia untuk Turki Andrey Karlov terjadi pada Senin 19 Desember. Insiden ini hanya berselang sehari sebelum Menteri Luar Negeri Turki, Iran, dan Rusia bertemu di Moskow untuk membicarakan penyelesaian konflik di Suriah. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu yang tiba di Moskow memutuskan untuk tetap menggelar pertemuan tersebut dan menegaskan insiden ini tidak akan mempengaruhi hubungan Turki dengan Rusia.</content:encoded></item></channel></rss>
