<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Tiga Arca Abad 9 yang Ditemukan di Tengah Sungai</title><description>Belum bisa dipastikan ada atau tidaknya candi dengan adanya penemuan 3 buah arca di Yogyakarta</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai"/><item><title>Penampakan Tiga Arca Abad 9 yang Ditemukan di Tengah Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2016 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai-xmyk1a3Ed9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Markus Yuwono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/28/510/1577236/penampakan-tiga-arca-abad-9-yang-ditemukan-di-tengah-sungai-xmyk1a3Ed9.jpg</image><title>(Foto: Markus Yuwono/Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA&amp;nbsp;&amp;ndash; Belum bisa dipastikan ada atau tidaknya candi dengan adanya penemuan 3&amp;nbsp;buah arca&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;Warga Dusun Klangkepan II, Margoluwih, Sayegan, Sleman, Yogyakarta. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan penelitian lanjutan.
&quot;Sebelum ada penelitian lanjutan, kita&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;berani menyimpulkan (adanya candi),&quot; kata Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, &amp;nbsp;Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, Wahyu Astuti,&amp;nbsp;saat dihubungi,&amp;nbsp;Rabu&amp;nbsp;(28/12/2016).
Arca yang ditemukan itulah adalah&amp;nbsp;Agastya, Durga, dan Nandiswara pada&amp;nbsp;tanggal 23 Desember di tengah&amp;nbsp;Sungai Mas. &quot;Memang di sana banyak ditemukan artefak,&quot;&amp;nbsp;imbuhnya.
BPCB masih melakukan penelitian terkait usia batuan arca yang ditemukan. Namun dari perkiraan awal,&amp;nbsp;usia arca sekira&amp;nbsp;abad 9-10 masehi.&amp;nbsp;
Kapolsek Sayegan AKP Ngadiran menambahkan, penemuan arca dengan tinggi sekira&amp;nbsp;90 cm sempat diamankan pihaknya menggunakan garis polisi&amp;nbsp;karena posisi penemuan yang berada&amp;nbsp;di tengah sungai.
&quot;Kalau menurut orang&amp;nbsp;tua di situ itu bilangnya&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;kampung candi,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>YOGYAKARTA&amp;nbsp;&amp;ndash; Belum bisa dipastikan ada atau tidaknya candi dengan adanya penemuan 3&amp;nbsp;buah arca&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;Warga Dusun Klangkepan II, Margoluwih, Sayegan, Sleman, Yogyakarta. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan penelitian lanjutan.
&quot;Sebelum ada penelitian lanjutan, kita&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;berani menyimpulkan (adanya candi),&quot; kata Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, &amp;nbsp;Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, Wahyu Astuti,&amp;nbsp;saat dihubungi,&amp;nbsp;Rabu&amp;nbsp;(28/12/2016).
Arca yang ditemukan itulah adalah&amp;nbsp;Agastya, Durga, dan Nandiswara pada&amp;nbsp;tanggal 23 Desember di tengah&amp;nbsp;Sungai Mas. &quot;Memang di sana banyak ditemukan artefak,&quot;&amp;nbsp;imbuhnya.
BPCB masih melakukan penelitian terkait usia batuan arca yang ditemukan. Namun dari perkiraan awal,&amp;nbsp;usia arca sekira&amp;nbsp;abad 9-10 masehi.&amp;nbsp;
Kapolsek Sayegan AKP Ngadiran menambahkan, penemuan arca dengan tinggi sekira&amp;nbsp;90 cm sempat diamankan pihaknya menggunakan garis polisi&amp;nbsp;karena posisi penemuan yang berada&amp;nbsp;di tengah sungai.
&quot;Kalau menurut orang&amp;nbsp;tua di situ itu bilangnya&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;kampung candi,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
