<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Gede Pangrango Tertutup untuk Pendakian Malam Tahun Baru</title><description>Gunung Gede-Pangrango akan ditutup selama tiga bulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru"/><item><title>Gunung Gede Pangrango Tertutup untuk Pendakian Malam Tahun Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2016 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru-vwsh9m8DDS.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/29/338/1578259/gunung-gede-pangrango-tertutup-untuk-pendakian-malam-tahun-baru-vwsh9m8DDS.jpg</image><title></title></images><description>BOGOR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melarang aktivitas pendakian saat Tahun Baru 2017. Mengingat Gunung Gede-Pangrango akan ditutup selama tiga bulan.

&quot;Kita tutup pendakian mulai 31 Desember sampai Maret 2017. Akan terjadi cuaca ekstrim,&quot; kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Suyatno Sukandar, Kamis (29/12/2016).

Dikatakan Suyatno, pada periode Desember hingga Maret kawasan Gunung Gede-Pangrango akan dilanda hujan lebat terus menerus yang dikhawatirkan akan membahayakan para pendaki.

&quot;Dari pengalaman kita, akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi secara terus menerus. Takutnya kalau dipaksakan mendaki terjadi longsor yang membahayakan pendaki juga nantinya,&quot; jelasnya.

Selain itu, penutupan sendiri dilakukan juga untuk kepentingan recovery lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dari padatnya aktivitas pendakian.

&quot;Kita biarkan tanaman yang tadinya mati diinjak pendaki biar tumbuh kembali biar indah lagi. Kita juga akan lakukan pembersihan sampah yang dibawa oleh pendaki,&quot; tambahnya.

Ia pun mengimbau bagi wisatawan yang hendak mendaki tidak memaksakan diri melakukan pendakian apalagi menggunakan jalur ilegal karena sangat merugikan.

&quot;Sebenarnya kalau masuk lewat jalur ilegal itu merugikan dir sendiri. Otomatis mereka tidak terdaftar dan tidak akan mendapat asuransi jika terjadi sesuatu,&quot; ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap membuka lokasi wisata TNGGP lainnya untuk dikunjungi selain pendakian.

&quot;Kalau tempat yang lainnya seperti air terjun atau sekedar berkemah di bawah masih bisa. Kami hanya menutup jalur pendakiannya saja,&quot; pungkasnya. (sym)</description><content:encoded>BOGOR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melarang aktivitas pendakian saat Tahun Baru 2017. Mengingat Gunung Gede-Pangrango akan ditutup selama tiga bulan.

&quot;Kita tutup pendakian mulai 31 Desember sampai Maret 2017. Akan terjadi cuaca ekstrim,&quot; kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Suyatno Sukandar, Kamis (29/12/2016).

Dikatakan Suyatno, pada periode Desember hingga Maret kawasan Gunung Gede-Pangrango akan dilanda hujan lebat terus menerus yang dikhawatirkan akan membahayakan para pendaki.

&quot;Dari pengalaman kita, akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi secara terus menerus. Takutnya kalau dipaksakan mendaki terjadi longsor yang membahayakan pendaki juga nantinya,&quot; jelasnya.

Selain itu, penutupan sendiri dilakukan juga untuk kepentingan recovery lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dari padatnya aktivitas pendakian.

&quot;Kita biarkan tanaman yang tadinya mati diinjak pendaki biar tumbuh kembali biar indah lagi. Kita juga akan lakukan pembersihan sampah yang dibawa oleh pendaki,&quot; tambahnya.

Ia pun mengimbau bagi wisatawan yang hendak mendaki tidak memaksakan diri melakukan pendakian apalagi menggunakan jalur ilegal karena sangat merugikan.

&quot;Sebenarnya kalau masuk lewat jalur ilegal itu merugikan dir sendiri. Otomatis mereka tidak terdaftar dan tidak akan mendapat asuransi jika terjadi sesuatu,&quot; ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap membuka lokasi wisata TNGGP lainnya untuk dikunjungi selain pendakian.

&quot;Kalau tempat yang lainnya seperti air terjun atau sekedar berkemah di bawah masih bisa. Kami hanya menutup jalur pendakiannya saja,&quot; pungkasnya. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
