<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Empat Perusahaan Dijadikan Tersangka Banjir Bandang Garut</title><description>Keempat perusahaan diduga melanggar alih fungsi lahan yang memicu banjir bandang di Garut yang menewaskan 34 orang pada 19 September 2016.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut"/><item><title>Empat Perusahaan Dijadikan Tersangka Banjir Bandang Garut</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut</guid><pubDate>Sabtu 31 Desember 2016 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut-D08PCyhteo.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang menerjang Garut, Jawa Barat (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/31/525/1580130/empat-perusahaan-dijadikan-tersangka-banjir-bandang-garut-D08PCyhteo.JPG</image><title>Banjir bandang menerjang Garut, Jawa Barat (Antara)</title></images><description>BANDUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat menetapkan empat perusahaan atau korporasi sebagai tersangka kasus alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Garut pada 19 September 2016.
&quot;Ada empat korporasi yang dijadikan tersangka,&quot; kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, Sabtu (31/12/2016).
Setelah terjadinya banjir bandang di Garut yang menewaskan 34 orang dan 19 warga lainnya hilang, polisi melakukan investigasi terhadap beberapa perusahaan yang diduga merusak lingkungan dan memicu banjir. Dalam dua pekan terakhir, empat perusahaan dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan atau sudah tersangka.
Yusri enggan membeberkan identitas perusahaan yang jadi tersangka itu dengan alasan masih melakukan pengembangan. Ia menegaskan keempat perusahaan melanggar alih fungsi lahan. &quot;Mereka pelaku tempat wisata,&quot; ujarnya.
Polda Jawa Barat kini masih terus mendalami pelanggaran dilakukan empat perusahaan tersebut dan tidak menutup kemungkinan pemiliknya juga dijadikan tersangka.
Yusri mengatakan, pihaknya juga sedang mendalami terkait adanya dugaan korupsi dalam bencana banjir bandang Garut. &quot;Ada dua yang masih lidik untuk korupsinya,&quot; katanya.</description><content:encoded>BANDUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat menetapkan empat perusahaan atau korporasi sebagai tersangka kasus alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Garut pada 19 September 2016.
&quot;Ada empat korporasi yang dijadikan tersangka,&quot; kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, Sabtu (31/12/2016).
Setelah terjadinya banjir bandang di Garut yang menewaskan 34 orang dan 19 warga lainnya hilang, polisi melakukan investigasi terhadap beberapa perusahaan yang diduga merusak lingkungan dan memicu banjir. Dalam dua pekan terakhir, empat perusahaan dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan atau sudah tersangka.
Yusri enggan membeberkan identitas perusahaan yang jadi tersangka itu dengan alasan masih melakukan pengembangan. Ia menegaskan keempat perusahaan melanggar alih fungsi lahan. &quot;Mereka pelaku tempat wisata,&quot; ujarnya.
Polda Jawa Barat kini masih terus mendalami pelanggaran dilakukan empat perusahaan tersebut dan tidak menutup kemungkinan pemiliknya juga dijadikan tersangka.
Yusri mengatakan, pihaknya juga sedang mendalami terkait adanya dugaan korupsi dalam bencana banjir bandang Garut. &quot;Ada dua yang masih lidik untuk korupsinya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
