<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi 14 Siswa SMA di Jepara Pingsan saat Dihukum</title><description>&quot;Sebanyak 12 siswa pingsan dibawa ke Puskesmas,&quot; ujar Kepala Disdik dan Kebudayaan Jateng, Gatot Bambang Hastowo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum"/><item><title>Kronologi 14 Siswa SMA di Jepara Pingsan saat Dihukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum</guid><pubDate>Sabtu 07 Januari 2017 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum-R3C9xuLgbf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa SMA dihukum dengan cara dibiarkan kehujanan. (Foto: FB Rama Dinta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/07/512/1585695/kronologi-14-siswa-sma-di-jepara-pingsan-saat-dihukum-R3C9xuLgbf.jpg</image><title>Siswa SMA dihukum dengan cara dibiarkan kehujanan. (Foto: FB Rama Dinta)</title></images><description>SEMARANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah (Jateng) membenarkan insiden pemberian hukuman disiplin bagi belasan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) I Mlongo, Jepara. Dalam insiden tersebut, 14 siswa (sebelumnya disebut 12) SMA 1 Mlongo jatuh pingsan dan dua di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kepala Disdik dan Kebudayaan Jateng, Gatot Bambang Hastowo, kronologi insiden pingsannya belasan siswa bermula dari pihak SMA I Mlongo yang menjadwalkan kegiatan kerja bakti yang mulai digelar pukul 06.30 WIB, kemarin.

Sehari sebelumnya, SMA I Mlongo sudah memberitakan ke semua siswa agar datang ke sekolah tepat waktu. &quot;Terus anak-anak datang lebih pukul 06.30 WIB atau 06.45 WIB begitu. Gerbang sudah ditutup. Anak-anak tidak bisa masuk,&quot; ujar Gatot.

Sialnya, cuaca pada saat itu sedang tidak bersahabat. Gatot menyatakan hujan turun pada pagi dan para siswa yang datang terlambat ramai-ramai tertahan di depan pintu gerbang sekolah. Akibatnya mereka pingsan.

&quot;Sebanyak 12 siswa pingsan dibawa ke Puskesmas. Setelah Jumat-an (Salat Jumat), sudah bisa pulang. Yang dua masih di rumah sakit karena harus tinggal, tapi tadi pagi kabar terakhir sudah baik dan hari ini bisa pulang,&quot; terang Gatot.

&amp;nbsp;

</description><content:encoded>SEMARANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah (Jateng) membenarkan insiden pemberian hukuman disiplin bagi belasan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) I Mlongo, Jepara. Dalam insiden tersebut, 14 siswa (sebelumnya disebut 12) SMA 1 Mlongo jatuh pingsan dan dua di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kepala Disdik dan Kebudayaan Jateng, Gatot Bambang Hastowo, kronologi insiden pingsannya belasan siswa bermula dari pihak SMA I Mlongo yang menjadwalkan kegiatan kerja bakti yang mulai digelar pukul 06.30 WIB, kemarin.

Sehari sebelumnya, SMA I Mlongo sudah memberitakan ke semua siswa agar datang ke sekolah tepat waktu. &quot;Terus anak-anak datang lebih pukul 06.30 WIB atau 06.45 WIB begitu. Gerbang sudah ditutup. Anak-anak tidak bisa masuk,&quot; ujar Gatot.

Sialnya, cuaca pada saat itu sedang tidak bersahabat. Gatot menyatakan hujan turun pada pagi dan para siswa yang datang terlambat ramai-ramai tertahan di depan pintu gerbang sekolah. Akibatnya mereka pingsan.

&quot;Sebanyak 12 siswa pingsan dibawa ke Puskesmas. Setelah Jumat-an (Salat Jumat), sudah bisa pulang. Yang dua masih di rumah sakit karena harus tinggal, tapi tadi pagi kabar terakhir sudah baik dan hari ini bisa pulang,&quot; terang Gatot.

&amp;nbsp;

</content:encoded></item></channel></rss>
