<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerugian Materi Akibat Banjir Pamekasan Capai Rp700 Juta</title><description>Sementara, jumlah total korban banjir di Pamekasan itu sebanyak 850 kepala keluarga (KK) tersebar di tiga kecamatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta"/><item><title>Kerugian Materi Akibat Banjir Pamekasan Capai Rp700 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta</guid><pubDate>Sabtu 07 Januari 2017 16:08 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta-GsE3mIfTFe.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/07/519/1585683/kerugian-materi-akibat-banjir-pamekasan-capai-rp700-juta-GsE3mIfTFe.jpg</image><title></title></images><description>PAMEKASAN - Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Jawa Timur, Budi Cahyono mengungkapkan bahwa kerugian material akibat banjir pada 3 Januari 2017 mencapai Rp700 juta.
&quot;Jumlah kerugian material sebesar Rp700 juta ini, sesuai dengan hasil pendataan yang dilakukan tim lapangan di sejumlah lokasi banjir di Pamekasan,&quot; kata Budi di Pamekasan, Sabtu (7/1/2017).
Ia menjelaskan banjir terjadi di Pamekasan pada 3 Januari 2017 itu juga merusak sejumlah infrastruktur antara lain tanggul penahan banjir jebol, rumah warga ambruk, dan empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Budi mengklaim telah melaporkan semua jenis kerusakan dan jumlah kerugian material akibat banjir yang melanda Pamekasan itu ke Bupati Pamekasan. Di antara sekian kerusakan infrastruktur itu yang menjadi perhatian pemerintah adalah tanggul penahan banjir atau parapet yang jebol.
&quot;Tanggul penahan banjir yang jebol itu, yang menjadi perhatian pemkab, karena bisa mengancam keselamatan warga,&quot; tuturnya.
Sementara, jumlah total korban banjir di Pamekasan itu sebanyak 850 kepala keluarga (KK) tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan, Pademawu dan Kecamatan Pegantenan.
Banjir yang terjadi di Pamekasan pada awal Januari 2017 ini, merupakan banjir terbesar dalam dua tahun terakhir ini. Sebab, selain menggenangi perkampungan warga di enam kelurahan dan dua desa di tiga kecamatan, banjir juga menggenangi pusat Kota Pamekasan, yakni di sekitar Monumen Arek Lancor yang sebelumnya tidak pernah tergenang banjir.</description><content:encoded>PAMEKASAN - Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Jawa Timur, Budi Cahyono mengungkapkan bahwa kerugian material akibat banjir pada 3 Januari 2017 mencapai Rp700 juta.
&quot;Jumlah kerugian material sebesar Rp700 juta ini, sesuai dengan hasil pendataan yang dilakukan tim lapangan di sejumlah lokasi banjir di Pamekasan,&quot; kata Budi di Pamekasan, Sabtu (7/1/2017).
Ia menjelaskan banjir terjadi di Pamekasan pada 3 Januari 2017 itu juga merusak sejumlah infrastruktur antara lain tanggul penahan banjir jebol, rumah warga ambruk, dan empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Budi mengklaim telah melaporkan semua jenis kerusakan dan jumlah kerugian material akibat banjir yang melanda Pamekasan itu ke Bupati Pamekasan. Di antara sekian kerusakan infrastruktur itu yang menjadi perhatian pemerintah adalah tanggul penahan banjir atau parapet yang jebol.
&quot;Tanggul penahan banjir yang jebol itu, yang menjadi perhatian pemkab, karena bisa mengancam keselamatan warga,&quot; tuturnya.
Sementara, jumlah total korban banjir di Pamekasan itu sebanyak 850 kepala keluarga (KK) tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan, Pademawu dan Kecamatan Pegantenan.
Banjir yang terjadi di Pamekasan pada awal Januari 2017 ini, merupakan banjir terbesar dalam dua tahun terakhir ini. Sebab, selain menggenangi perkampungan warga di enam kelurahan dan dua desa di tiga kecamatan, banjir juga menggenangi pusat Kota Pamekasan, yakni di sekitar Monumen Arek Lancor yang sebelumnya tidak pernah tergenang banjir.</content:encoded></item></channel></rss>
