<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Suriah Siap Mundur, Ini Syaratnya </title><description>Bashar al Assad siap mundur asal pemberontak mau membahas perubahan konstitusi serta melalui referendum terlebih dahulu.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya"/><item><title>Presiden Suriah Siap Mundur, Ini Syaratnya </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya</guid><pubDate>Senin 09 Januari 2017 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya-Ned1B4LWlh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Suriah Bashar al Assad siap mengundurkan diri dengan syarat tertentu (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/09/18/1586983/presiden-suriah-siap-mundur-ini-syaratnya-Ned1B4LWlh.jpg</image><title>Presiden Suriah Bashar al Assad siap mengundurkan diri dengan syarat tertentu (Foto: Reuters)</title></images><description>DAMASKUS &amp;ndash; Presiden Suriah, Bashar al Assad, menyatakan sangat siap untuk berunding mengenai hal apa pun dengan pihak pemberontak dalam negosiasi damai pada bulan ini. Perundingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kazakhstan sebelum pengujung Januari 2017 atas prakarsa Rusia dan Turki.
Kepada media Prancis, Bashar al Assad menyayangkan gencatan senjata yang beberapa kali dilanggar oleh pihak pemberontak. Salah satu tuntutan pihak pemberontak adalah Presiden Suriah sejak 17 Juli 2000 itu harus mundur dari jabatannya. Ia menyatakan siap untuk mundur dari posisinya itu.
&amp;ldquo;Ya, tetapi posisi saya berhubungan dengan konstitusi. Jika para pemberontak mau membahas poin ini, mereka harus mendiskusikan konstitusi. Setiap hal mengenai konstitusi harus melalui tahap referendum. Baru setelah itu rakyat akan memilih presiden yang mereka kehendaki,&amp;rdquo; ucap Bashar al Assad, seperti dimuat Independent, Senin (9/1/2017).
Posisi mantan dokter spesialis mata itu naik secara signifikan setelah pasukan pemerintah berhasil mengambil alih Aleppo dari tangan pemberontak pada Desember 2015. Jika negosiasi tetap berlangsung, belum dapat diketahui siapa yang akan mewakili pihak pemberontak. Selain itu, belum ada tanggal pasti pelaksanaan perundingan yang dijadwalkan digelar di Astana tersebut.
Sejumlah perundingan yang ditengahi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejauh ini gagal membawa perdamaian ke konflik yang sudah memasuki tahun keenam itu. Perang sipil yang situasinya kompleks tersebut telah menelan 400 ribu korban jiwa dan menyebabkan separuh penduduk negeri tersebut mengungsi.</description><content:encoded>DAMASKUS &amp;ndash; Presiden Suriah, Bashar al Assad, menyatakan sangat siap untuk berunding mengenai hal apa pun dengan pihak pemberontak dalam negosiasi damai pada bulan ini. Perundingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kazakhstan sebelum pengujung Januari 2017 atas prakarsa Rusia dan Turki.
Kepada media Prancis, Bashar al Assad menyayangkan gencatan senjata yang beberapa kali dilanggar oleh pihak pemberontak. Salah satu tuntutan pihak pemberontak adalah Presiden Suriah sejak 17 Juli 2000 itu harus mundur dari jabatannya. Ia menyatakan siap untuk mundur dari posisinya itu.
&amp;ldquo;Ya, tetapi posisi saya berhubungan dengan konstitusi. Jika para pemberontak mau membahas poin ini, mereka harus mendiskusikan konstitusi. Setiap hal mengenai konstitusi harus melalui tahap referendum. Baru setelah itu rakyat akan memilih presiden yang mereka kehendaki,&amp;rdquo; ucap Bashar al Assad, seperti dimuat Independent, Senin (9/1/2017).
Posisi mantan dokter spesialis mata itu naik secara signifikan setelah pasukan pemerintah berhasil mengambil alih Aleppo dari tangan pemberontak pada Desember 2015. Jika negosiasi tetap berlangsung, belum dapat diketahui siapa yang akan mewakili pihak pemberontak. Selain itu, belum ada tanggal pasti pelaksanaan perundingan yang dijadwalkan digelar di Astana tersebut.
Sejumlah perundingan yang ditengahi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejauh ini gagal membawa perdamaian ke konflik yang sudah memasuki tahun keenam itu. Perang sipil yang situasinya kompleks tersebut telah menelan 400 ribu korban jiwa dan menyebabkan separuh penduduk negeri tersebut mengungsi.</content:encoded></item></channel></rss>
