<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gestur Ahok di Akhir Debat Dianggap Tanda Ingin Maju Pilpres 2019</title><description>&quot;Jadi masa iya Jakarta ini mau ditinggal dua kali?,&quot; tanya Hendri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-pilpres-2019"/><item><title>Gestur Ahok di Akhir Debat Dianggap Tanda Ingin Maju Pilpres 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-pilpres-2019</guid><pubDate>Sabtu 14 Januari 2017 05:40 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-di-pilpres-2019-4iL7rq3zYK.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/14/338/1591380/gestur-ahok-di-akhir-debat-dianggap-tanda-ingin-maju-di-pilpres-2019-4iL7rq3zYK.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dianggap tidak memiliki komitmen dalam membangun Jakarta jika dirinya kembali terpilih. Penilaian tersebut diutarakan oleh pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio.
 &quot;Tadi ada yang menarik, sebenarnya kalau dilihat dari terakhir yang runut, kayanya Ahok mau maju nanti di 2019,&quot; kata Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio kepada Okezone, (14/1/2017).  Hendri menambahkan bahwa Ahok tidak akan tuntas mengemban amanahnya. Hal tersebut merujuk saat paslon nomor urut tiga, Anies Rasyid Baswedan meminta pernyataan kepadanya untuk siap menjalan amanahnya jika terpilih kembali. Namun Ahok malah bungkam.   &quot;Pas pak Anies minta dia janji, Ahok tidak jawab. Anies bertanya apakah anda mau maju dia enggak mau jawab inikan indikasi dari gestur komunikasi politik. Dia kemukinan bakal maju di 2019 (capres/wapres),&quot; tuturnya.   Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada masyarakat Jakarta agar bijak dalam memilih pemimpinnya. Seperti yang sudah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).   &quot;Jadi masa iya Jakarta ini mau ditinggal dua kali?,&quot; tutupnya.
Di sesi terakhir debat kandidat Pilgub DKI Jakarta, masing-masing calon disodori pertanyaan pamungkas. Di bagian tersebut, mereka ditanya komitmennya memimpin Ibu Kota dalam lima tahun.
[Baca Juga: Pertanyaan soal Pilpres 2019, Ahok Justru Diwakili Djarot]
Seperti diketahui, di akhir sesi, ketiga kandidat diuji kesiapannya untuk tidak tergiur dalam tawaran Pilpres 2019. Kandidat nomor urut 1 dan 3 dijawab oleh calon gubernur. Sementara nomor dua, justru mempercayakan wakilnya untuk menjawab. (sym)</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dianggap tidak memiliki komitmen dalam membangun Jakarta jika dirinya kembali terpilih. Penilaian tersebut diutarakan oleh pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio.
 &quot;Tadi ada yang menarik, sebenarnya kalau dilihat dari terakhir yang runut, kayanya Ahok mau maju nanti di 2019,&quot; kata Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio kepada Okezone, (14/1/2017).  Hendri menambahkan bahwa Ahok tidak akan tuntas mengemban amanahnya. Hal tersebut merujuk saat paslon nomor urut tiga, Anies Rasyid Baswedan meminta pernyataan kepadanya untuk siap menjalan amanahnya jika terpilih kembali. Namun Ahok malah bungkam.   &quot;Pas pak Anies minta dia janji, Ahok tidak jawab. Anies bertanya apakah anda mau maju dia enggak mau jawab inikan indikasi dari gestur komunikasi politik. Dia kemukinan bakal maju di 2019 (capres/wapres),&quot; tuturnya.   Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada masyarakat Jakarta agar bijak dalam memilih pemimpinnya. Seperti yang sudah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).   &quot;Jadi masa iya Jakarta ini mau ditinggal dua kali?,&quot; tutupnya.
Di sesi terakhir debat kandidat Pilgub DKI Jakarta, masing-masing calon disodori pertanyaan pamungkas. Di bagian tersebut, mereka ditanya komitmennya memimpin Ibu Kota dalam lima tahun.
[Baca Juga: Pertanyaan soal Pilpres 2019, Ahok Justru Diwakili Djarot]
Seperti diketahui, di akhir sesi, ketiga kandidat diuji kesiapannya untuk tidak tergiur dalam tawaran Pilpres 2019. Kandidat nomor urut 1 dan 3 dijawab oleh calon gubernur. Sementara nomor dua, justru mempercayakan wakilnya untuk menjawab. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
