<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Obama Yakin Amerika Akan Baik-Baik Saja Di Tangan Trump</title><description>Barack Obama yakin Amerika akan baik-baik saja di tangan Trump karena lebih banyak orang baik daripada orang jahat di Negeri Paman Sam.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump"/><item><title>Obama Yakin Amerika Akan Baik-Baik Saja Di Tangan Trump</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2017 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump-swgNr6qzy7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Barack Obama yakin Amerika akan baik-baik saja di tangan Donald Trump (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/19/18/1595266/obama-yakin-amerika-akan-baik-baik-saja-di-tangan-trump-swgNr6qzy7.jpg</image><title>Presiden AS Barack Obama yakin Amerika akan baik-baik saja di tangan Donald Trump (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Seperti yang sudah dijadwalkan, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengadakan konferensi pers terakhirnya di Gedung Putih, Washington. Pria berusia 55 tahun itu yakin masa depan Negeri Paman Sam akan baik-baik saja di masa pemerintahan Donald Trump.
&amp;ldquo;Saya yakin dengan negara ini. Saya percaya kepada warga Amerika. Saya yakin lebih banyak orang baik daripada orang jahat. Jauh di dalam lubuk hati, saya yakin kita semua akan baik-baik saja,&amp;rdquo; ucap Obama kepada awak media, seperti dimuat Russia Today, Kamis (19/1/2017).
Politikus Partai Demokrat itu yakin alasan di balik kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) adalah banyak orang yang merasa dilupakan dan kehilangan haknya. Obama juga tidak khawatir meski Trump nantinya memiliki kebijakan yang berbeda.
&amp;ldquo;Ketika dirinya (Trump) masuk ke sini dan melihat kompleksitas dari isu-isu tertentu, itu akan membawanya kepada beberapa kesimpulan yang sama ketika saya tiba di Gedung Putih dulu,&amp;rdquo; sambung pria kelahiran Honolulu, Hawaii itu.
Obama tak lupa menampik spekulasi bahwa terjadi kekacauan dalam pilpres AS 2016. Ia menyebut spekulasi tersebut adalah berita palsu. Masalah terutama dalam pilpres adalah banyak warga AS yang memiliki hak pilih, tidak bisa memilih karena undang-undang mengenai kartu identitas dan sejumlah peraturan lainnya.
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Seperti yang sudah dijadwalkan, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengadakan konferensi pers terakhirnya di Gedung Putih, Washington. Pria berusia 55 tahun itu yakin masa depan Negeri Paman Sam akan baik-baik saja di masa pemerintahan Donald Trump.
&amp;ldquo;Saya yakin dengan negara ini. Saya percaya kepada warga Amerika. Saya yakin lebih banyak orang baik daripada orang jahat. Jauh di dalam lubuk hati, saya yakin kita semua akan baik-baik saja,&amp;rdquo; ucap Obama kepada awak media, seperti dimuat Russia Today, Kamis (19/1/2017).
Politikus Partai Demokrat itu yakin alasan di balik kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) adalah banyak orang yang merasa dilupakan dan kehilangan haknya. Obama juga tidak khawatir meski Trump nantinya memiliki kebijakan yang berbeda.
&amp;ldquo;Ketika dirinya (Trump) masuk ke sini dan melihat kompleksitas dari isu-isu tertentu, itu akan membawanya kepada beberapa kesimpulan yang sama ketika saya tiba di Gedung Putih dulu,&amp;rdquo; sambung pria kelahiran Honolulu, Hawaii itu.
Obama tak lupa menampik spekulasi bahwa terjadi kekacauan dalam pilpres AS 2016. Ia menyebut spekulasi tersebut adalah berita palsu. Masalah terutama dalam pilpres adalah banyak warga AS yang memiliki hak pilih, tidak bisa memilih karena undang-undang mengenai kartu identitas dan sejumlah peraturan lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
