<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mundur, PM Mauritius Serahkan Jabatan kepada Putranya </title><description>Anerood Jugnauth mengaku ingin Mauritius memiliki seorang pemimpin muda yang mewakili masa depan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya"/><item><title>Mundur, PM Mauritius Serahkan Jabatan kepada Putranya </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2017 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya-gnRQxr93NP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Mauritius Anerood Jugnauth saat didaulat sebagai pembicara di Sidang Majelis Umum PBB ke-71 (Foto: Mike Segar/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/23/18/1598536/mundur-pm-mauritius-serahkan-jabatan-kepada-putranya-gnRQxr93NP.jpg</image><title>PM Mauritius Anerood Jugnauth saat didaulat sebagai pembicara di Sidang Majelis Umum PBB ke-71 (Foto: Mike Segar/Reuters)</title></images><description>PORT LOUIS &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Mauritius Anerood Jugnauth berencana mengundurkan diri pada Senin (23/1/2017). Pria berusia 86 tahun itu akan menyerahkan jabatan perdana menteri  kepada putranya sekaligus Menteri Keuangan, Pravind Jugnauth.
Anerood Jugnauth mengutarakan rencana tersebut lewat pidato yang ditayangkan televisi setempat. Ia mengaku tetap akan mengabdi di dalam pemerintahan, tanpa menyebut jabatan secara spesifik. Selama memerintah, ia berhasil membawa Mauritius memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil.
&amp;ldquo;Waktunya sudah tiba bagi negara ini untuk memiliki seorang pemimpin muda yang mewakili masa depan. Saya meminta masyarakat mendukung Pravind Jugnauth, sebagaimana mereka mendukung saya,&amp;rdquo; ujar Anerood Jugnauth, mengutip dari Reuters, Senin (23/1/2017).
Politikus senior itu ditunjuk sebagai perdana menteri pada Desember 2014 setelah koalisi Lepep yang dipimpinnya memenangi tiga perempat kursi di parlemen. Koalisi Lepep dibentuk dari tiga partai politik. Namun, keadaan mulai berubah sejak Desember 2016.
Satu partai memutuskan untuk keluar koalisi Lepep setelah berselisih paham dengan pemerintah terkait rancangan undang-undang (RUU) tentang peradilan. Kendati demikian, dua partai yang tergabung dalam koalisi Lepep masih memiliki dominasi di parlemen. Pravind Jugnauth akan ditunjuk menggantikan ayahnya pada pekan depan.
</description><content:encoded>PORT LOUIS &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Mauritius Anerood Jugnauth berencana mengundurkan diri pada Senin (23/1/2017). Pria berusia 86 tahun itu akan menyerahkan jabatan perdana menteri  kepada putranya sekaligus Menteri Keuangan, Pravind Jugnauth.
Anerood Jugnauth mengutarakan rencana tersebut lewat pidato yang ditayangkan televisi setempat. Ia mengaku tetap akan mengabdi di dalam pemerintahan, tanpa menyebut jabatan secara spesifik. Selama memerintah, ia berhasil membawa Mauritius memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil.
&amp;ldquo;Waktunya sudah tiba bagi negara ini untuk memiliki seorang pemimpin muda yang mewakili masa depan. Saya meminta masyarakat mendukung Pravind Jugnauth, sebagaimana mereka mendukung saya,&amp;rdquo; ujar Anerood Jugnauth, mengutip dari Reuters, Senin (23/1/2017).
Politikus senior itu ditunjuk sebagai perdana menteri pada Desember 2014 setelah koalisi Lepep yang dipimpinnya memenangi tiga perempat kursi di parlemen. Koalisi Lepep dibentuk dari tiga partai politik. Namun, keadaan mulai berubah sejak Desember 2016.
Satu partai memutuskan untuk keluar koalisi Lepep setelah berselisih paham dengan pemerintah terkait rancangan undang-undang (RUU) tentang peradilan. Kendati demikian, dua partai yang tergabung dalam koalisi Lepep masih memiliki dominasi di parlemen. Pravind Jugnauth akan ditunjuk menggantikan ayahnya pada pekan depan.
</content:encoded></item></channel></rss>
