<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Tahan Dua Mantan Pejabat yang Kabur Karena Korupsi</title><description>Pengadilan China memenjarakan dua mantan pejabat yang pernah kabur  untuk menghindari putusan pengadilan setelah terlibat kasus korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi"/><item><title>China Tahan Dua Mantan Pejabat yang Kabur Karena Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2017 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi-nR35xg2514.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Pejabat China, Li Huabo Dipenjara Setelah Terlibat Kasus Suap dan Mencoba Kabur. (Foto: ST File)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/23/18/1598694/china-tahan-dua-mantan-pejabat-yang-kabur-karena-korupsi-nR35xg2514.jpg</image><title>Mantan Pejabat China, Li Huabo Dipenjara Setelah Terlibat Kasus Suap dan Mencoba Kabur. (Foto: ST File)</title></images><description>BEIJING - Pengadilan China memenjarakan dua mantan pejabat yang pernah kabur untuk menghindari putusan pengadilan setelah terlibat kasus korupsi. Komisi  Inspeksi Disiplin China merilis dua nama pejabat tersebut sebagai Wang Guoqiang dan Li Huabo.

Diwartakan Reuters, Senin (23/1/2017) China telah bersumpah untuk mengejar para koruptor baik dari kalangan pejabat maupun pebisnis yang kabur ke luar negeri beserta aset-aset mereka. Misi tersebut dinamai dengan 'Fox Hunt' atau berburu rubah yang merupakan bagian dari kebijakan Presiden Xi Jinping.

Li diterbangkan dari Singapura ke China pada 2015 setelah menyelesaikan masa tahanannya di sana. Sementara itu, Wang menyerahkan diri pada 2014 setelah dua tahun kabur ke Amerika Serikat.

Li kini harus kembali mendekam di penjara lokal China, setelah pengadilan Jiangxi memutuskan memberi hukuman seumur hidup atas dakwaan korupsi. Wang sendiri divonis delapan tahun penjara oleh Pengadilan Liaoning Utara akibat aksi suapnya. Tahun lalu, Wang pernah muncul di stasiun televisi lokal dan menceritakan betapa sengsaranya ia menjalani hidup dengan terus bersembunyi.

China telah meminta dukungan dunia internasional untuk memerangi korupsi. Akan tetapi banyak negara barat yang enggan membantu China karena khawatir dengan perlindungan bagi tersangka yang kurang optimal dan adanya kemungkinan para tersangka korupsi akan mengalami penyiksaan dari pemerintah yang dianggap melanggar HAM.

Pekan lalu, China berjanji untuk menghalau penyalahgunaan dalam penyelidikan korupsi dan mendesak para diplomat asing untuk membantu menangkap koruptor yang kabur. (rav)</description><content:encoded>BEIJING - Pengadilan China memenjarakan dua mantan pejabat yang pernah kabur untuk menghindari putusan pengadilan setelah terlibat kasus korupsi. Komisi  Inspeksi Disiplin China merilis dua nama pejabat tersebut sebagai Wang Guoqiang dan Li Huabo.

Diwartakan Reuters, Senin (23/1/2017) China telah bersumpah untuk mengejar para koruptor baik dari kalangan pejabat maupun pebisnis yang kabur ke luar negeri beserta aset-aset mereka. Misi tersebut dinamai dengan 'Fox Hunt' atau berburu rubah yang merupakan bagian dari kebijakan Presiden Xi Jinping.

Li diterbangkan dari Singapura ke China pada 2015 setelah menyelesaikan masa tahanannya di sana. Sementara itu, Wang menyerahkan diri pada 2014 setelah dua tahun kabur ke Amerika Serikat.

Li kini harus kembali mendekam di penjara lokal China, setelah pengadilan Jiangxi memutuskan memberi hukuman seumur hidup atas dakwaan korupsi. Wang sendiri divonis delapan tahun penjara oleh Pengadilan Liaoning Utara akibat aksi suapnya. Tahun lalu, Wang pernah muncul di stasiun televisi lokal dan menceritakan betapa sengsaranya ia menjalani hidup dengan terus bersembunyi.

China telah meminta dukungan dunia internasional untuk memerangi korupsi. Akan tetapi banyak negara barat yang enggan membantu China karena khawatir dengan perlindungan bagi tersangka yang kurang optimal dan adanya kemungkinan para tersangka korupsi akan mengalami penyiksaan dari pemerintah yang dianggap melanggar HAM.

Pekan lalu, China berjanji untuk menghalau penyalahgunaan dalam penyelidikan korupsi dan mendesak para diplomat asing untuk membantu menangkap koruptor yang kabur. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
