<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Jika Anggap Megawati Menghina Islam, Suruh Bertaubat&quot;</title><description>Desmond J Mahesa mengingatkan agar Polri berhati-hati menindaklanjuti laporan dugaan penodaan agama oleh Megawati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat"/><item><title>&quot;Jika Anggap Megawati Menghina Islam, Suruh Bertaubat&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2017 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat-VhgIhfiWzZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/25/337/1600204/jika-anggap-megawati-menghina-islam-suruh-bertaubat-VhgIhfiWzZ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J Mahesa mengingatkan agar Polri berhati-hati menindaklanjuti laporan Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama yang menuduh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menistakan agama lewat pidatonya di acara HUT ke-44 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
&quot;Terkait kasus ini, maka menurut saya polisi harus hati-hati, mana yang layak dan mana yang tidak layak untuk diproses dihukum,&quot; tutur Desmond kepada Okezone, Rabu (25/1/2017).
Tidak hanya itu, polisi juga diminta untuk mengedepankan kesejukan dan keharmonisan antar anakbangsa dengan cara tidak asal berstatemen terkait kasus yang membelit Megawati. Hal itu adalah kritik Desmond atas pernyataan Polri yang akan memproses dan bakal memanggil Megawati saat waktunya tiba.
&quot;Polisi jangan begitu jugalah, jangan asal berstatemen yang membuat hal-hal kontraproduktif, itu jadi merugikan semua orang, kalau menurut saya polisi juga harus arif hatihati kalau ngomong, bikinlah suasan sejuk semuanya,&quot; tutur Desmond.
Dikatakan Desmond, tidak ada kalimat yang mengandung penistaan agama, apalagi agama nonIslam dalam pidato Megawati. Megawati hanya menyampaikan pemahamannya tentang keyakinannya, dan apabila ada Muslim yang merasa tersinggung sebaiknya meminta dengan baik-baik kepada Megawati untuk bertaubat.
&quot;Berkaitan dengan Bu Megawati, menghina agama apa, ini kan keyakinan beliau, pemahaman terhadap keyakinan beliau, keyakinan beliau ya pribadi beliau. Kalau dibilang menghina agama lain saya tidak melihat itu tapi kalau (dianggap Menghina) Islam suruh saja bertaubat,&quot; lanjut Desmond.
Seperti deiketahi, Megawati resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Baharuzaman (51) warga di Jalan Kebon Jahe, Gambir, Jakarta Pusat yang mengaku sebagai Humas Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti-Penodaan Agama atas dugaan penistaan agama dalam pidatonya di acara HUT ke-44 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wMS8yNC8yMi84OTA1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J Mahesa mengingatkan agar Polri berhati-hati menindaklanjuti laporan Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama yang menuduh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menistakan agama lewat pidatonya di acara HUT ke-44 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
&quot;Terkait kasus ini, maka menurut saya polisi harus hati-hati, mana yang layak dan mana yang tidak layak untuk diproses dihukum,&quot; tutur Desmond kepada Okezone, Rabu (25/1/2017).
Tidak hanya itu, polisi juga diminta untuk mengedepankan kesejukan dan keharmonisan antar anakbangsa dengan cara tidak asal berstatemen terkait kasus yang membelit Megawati. Hal itu adalah kritik Desmond atas pernyataan Polri yang akan memproses dan bakal memanggil Megawati saat waktunya tiba.
&quot;Polisi jangan begitu jugalah, jangan asal berstatemen yang membuat hal-hal kontraproduktif, itu jadi merugikan semua orang, kalau menurut saya polisi juga harus arif hatihati kalau ngomong, bikinlah suasan sejuk semuanya,&quot; tutur Desmond.
Dikatakan Desmond, tidak ada kalimat yang mengandung penistaan agama, apalagi agama nonIslam dalam pidato Megawati. Megawati hanya menyampaikan pemahamannya tentang keyakinannya, dan apabila ada Muslim yang merasa tersinggung sebaiknya meminta dengan baik-baik kepada Megawati untuk bertaubat.
&quot;Berkaitan dengan Bu Megawati, menghina agama apa, ini kan keyakinan beliau, pemahaman terhadap keyakinan beliau, keyakinan beliau ya pribadi beliau. Kalau dibilang menghina agama lain saya tidak melihat itu tapi kalau (dianggap Menghina) Islam suruh saja bertaubat,&quot; lanjut Desmond.
Seperti deiketahi, Megawati resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Baharuzaman (51) warga di Jalan Kebon Jahe, Gambir, Jakarta Pusat yang mengaku sebagai Humas Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti-Penodaan Agama atas dugaan penistaan agama dalam pidatonya di acara HUT ke-44 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wMS8yNC8yMi84OTA1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
