<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alvara Research Center: Duh.. Elektabilitas Ahok-Djarot Belum Aman!</title><description>&quot;Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan Basuki-Djarot untuk. Memastikan pemilihnya datang ke TPS&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman"/><item><title>Alvara Research Center: Duh.. Elektabilitas Ahok-Djarot Belum Aman!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman</guid><pubDate>Kamis 26 Januari 2017 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman-odVDVd6AJf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/26/338/1601735/alvara-research-center-duh-elektabilitas-ahok-djarot-belum-aman-odVDVd6AJf.jpg</image><title>Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Alvara Research Center merilis temuan survei mengenai potret pemilih DKI Jakarta dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub DKI 2017. Dari rilis tersebut, tren elektabilitas pasangan Ahok-Djarot disebut belum aman.

Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, memaparkan bahwa hasil survei menunjukkan elektabilitas pasangan Agus-Sylvi sebesar 31,75%, Ahok-Djarot sebesar 34,83%, dan Anies-Sandi sebesar 22,17%, &amp;lrm;serta yang belum memutuskan sebesar 11,25%.

&quot;Secara elektabilitas, meski pasangan Basuki-Djarot unggul, tapi keunggulannya masih belum aman, sehingga Pilkada DKI Jakarta berpotensi dua putaran, di mana pasangan Agus-Sylvi dan Basuki-Djarot yang berpotensi maju di putaran dua,&quot; kata Ali di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Ia mengatakan, pertarungan ketat akan terjadi antara pasangan Agus-Sylvi dengan Ahok-Djarot pada pemilih kelas bawah dan kelas menengah, sedangkan pemilih kelas atas cenderung memilih pasangan nomor urut dua tersebut.

&quot;Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan Basuki-Djarot untuk. Memastikan pemilihnya datang ke TPS karena kelas menengah atas biasanya pada hari H malas datang ke TPS,&quot; ujarnya.

&quot;Sedangkan bagi Agus-Sylvi hal ini menunjukkan bahwa programnya mampu menarik hati masyarakat menengah bawah,&quot; sambung Ali.

&amp;lrm;Sekadar diketahui, survei Alvara Research Center dilaksanakan pada 11-17 Januari 2017 dengan metode multi-stage random sampling. Jumlah sampel tersebut memiliki margin error sebesar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Alvara Research Center merilis temuan survei mengenai potret pemilih DKI Jakarta dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub DKI 2017. Dari rilis tersebut, tren elektabilitas pasangan Ahok-Djarot disebut belum aman.

Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, memaparkan bahwa hasil survei menunjukkan elektabilitas pasangan Agus-Sylvi sebesar 31,75%, Ahok-Djarot sebesar 34,83%, dan Anies-Sandi sebesar 22,17%, &amp;lrm;serta yang belum memutuskan sebesar 11,25%.

&quot;Secara elektabilitas, meski pasangan Basuki-Djarot unggul, tapi keunggulannya masih belum aman, sehingga Pilkada DKI Jakarta berpotensi dua putaran, di mana pasangan Agus-Sylvi dan Basuki-Djarot yang berpotensi maju di putaran dua,&quot; kata Ali di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Ia mengatakan, pertarungan ketat akan terjadi antara pasangan Agus-Sylvi dengan Ahok-Djarot pada pemilih kelas bawah dan kelas menengah, sedangkan pemilih kelas atas cenderung memilih pasangan nomor urut dua tersebut.

&quot;Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan Basuki-Djarot untuk. Memastikan pemilihnya datang ke TPS karena kelas menengah atas biasanya pada hari H malas datang ke TPS,&quot; ujarnya.

&quot;Sedangkan bagi Agus-Sylvi hal ini menunjukkan bahwa programnya mampu menarik hati masyarakat menengah bawah,&quot; sambung Ali.

&amp;lrm;Sekadar diketahui, survei Alvara Research Center dilaksanakan pada 11-17 Januari 2017 dengan metode multi-stage random sampling. Jumlah sampel tersebut memiliki margin error sebesar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.
</content:encoded></item></channel></rss>
