<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Perayaan Natal di Parlemen, Panglima TNI Bawa Pesan 4 Pilar</title><description>Gatot mengingatkan bahwa di dalam undang-undang pada saat  melakukan kampanye tidak diperbolehkan untuk menjelek-jelekan agama lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar"/><item><title>Hadiri Perayaan Natal di Parlemen, Panglima TNI Bawa Pesan 4 Pilar</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar</guid><pubDate>Sabtu 28 Januari 2017 01:34 WIB</pubDate><dc:creator>Salsabila Qurrataa'yun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar-VdQMoCFUby.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/28/337/1603296/hadiri-perayaan-natal-di-parlemen-panglima-tni-bawa-pesan-4-pilar-VdQMoCFUby.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendatangi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 di Kompleks Parlemen RI. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa Indonesia bukanlah negara agama melainkan negara yang beragam agamanya.

&quot;Kita tahu bersama Indonesia bukan negara agama, bukan negara sekuler, tapi Indonesia negara yang agamis. Terbukti kita merayakan Natal bersama hari ini,&quot; ucapnya dikawasan Parlemen RI, Jakarta, Jumat 27 Januari 2017.

Selain itu, Gatot mengingatkan bahwa di dalam undang-undang pada saat melakukan kampanye tidak diperbolehkan untuk menjelek-jelekan agama atau orang lain. Untuk itu, rakyat Indonesia harus berpegangan pada 4 pilar MPR RI.

&quot;Ini saya membawa pesan Ketua MPR 4 pilar. Maksudnya, sehingga tidak ada lagi seperti ini. Saya bahagia karena acara seperti ini pelaksanaan aplikasi dari Pancasila ke-1 yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Inilah seharusnya dalam kondisi sekarang ini,&quot; paparnya.

Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga satu kesatuan dengan menebar kasih dan bekerja dengan secara seksama.

&quot;Jadi marilah sama-sama kita menebarkan kasih ini sesama anak bangsa. Jadikanlah kita anak bangsa. Karena dalam kompetisi global ini kita bersatu. Saya bisa menyaksikan indahnya Indonesia di sini. Mari bersama-sama kita bekerja,&quot; tutupnya</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendatangi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 di Kompleks Parlemen RI. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa Indonesia bukanlah negara agama melainkan negara yang beragam agamanya.

&quot;Kita tahu bersama Indonesia bukan negara agama, bukan negara sekuler, tapi Indonesia negara yang agamis. Terbukti kita merayakan Natal bersama hari ini,&quot; ucapnya dikawasan Parlemen RI, Jakarta, Jumat 27 Januari 2017.

Selain itu, Gatot mengingatkan bahwa di dalam undang-undang pada saat melakukan kampanye tidak diperbolehkan untuk menjelek-jelekan agama atau orang lain. Untuk itu, rakyat Indonesia harus berpegangan pada 4 pilar MPR RI.

&quot;Ini saya membawa pesan Ketua MPR 4 pilar. Maksudnya, sehingga tidak ada lagi seperti ini. Saya bahagia karena acara seperti ini pelaksanaan aplikasi dari Pancasila ke-1 yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Inilah seharusnya dalam kondisi sekarang ini,&quot; paparnya.

Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga satu kesatuan dengan menebar kasih dan bekerja dengan secara seksama.

&quot;Jadi marilah sama-sama kita menebarkan kasih ini sesama anak bangsa. Jadikanlah kita anak bangsa. Karena dalam kompetisi global ini kita bersatu. Saya bisa menyaksikan indahnya Indonesia di sini. Mari bersama-sama kita bekerja,&quot; tutupnya</content:encoded></item></channel></rss>
