<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Orang Ditangkap Terkait Penembakan di Masjid Kanada</title><description>Polisi berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penembakan terhadap 40 orang jamaah di sebuah masjid di Quebec, Kanada.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada"/><item><title>Dua Orang Ditangkap Terkait Penembakan di Masjid Kanada</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2017 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada-bK6kAOxTkK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepolisian Quebec langsung mengamankan lokasi penembakan untuk kepentingan penyelidikan (Foto: Mathieu Belanger/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/30/18/1604393/dua-orang-ditangkap-terkait-penembakan-di-masjid-kanada-bK6kAOxTkK.jpg</image><title>Kepolisian Quebec langsung mengamankan lokasi penembakan untuk kepentingan penyelidikan (Foto: Mathieu Belanger/Reuters)</title></images><description>QUEBEC &amp;ndash; Sedikitnya lima orang jamaah tewas setelah sekira tiga orang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah masjid di Quebec, Kanada. Saksi mata menuturkan, para pelaku mengarahkan senjatanya kepada 40 orang jamaah yang sedang menunaikan ibadah Salat Isya, Minggu 29 Januari 2017 malam waktu setempat.
Insiden penembakan tersebut terjadi di Pusat Kebudayaan Islam Quebec di Sainte-Foy Street. Diwartakan Russia Today, Senin (30/1/2017), dua orang terduga pelaku berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Polisi tengah menyelidiki insiden tersebut.
Media Le Soleil melaporkan, salah satu dari pelaku menggunakan senapan serbu AK-47 atau lazim dikenal sebagai Kalashnikov. Salah satu pelaku diyakini adalah seorang pria berusia 27 tahun. Pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis batas polisi di sekitar area masjid.
Menteri Keamanan Publik dan Persiapan Emergensi Ralph Goodale mengutuk keras serangan terhadap masjid tersebut. &amp;ldquo;Sangat sedih atas hilangnya nyawa dan korban luka-luka di Sainte-Foy,&amp;rdquo; kicau Goodale dalam akun Twitter.
Serangan Islamophobia meningkat di Quebec dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2013, sebuah masjid di region Saguenay dilumuri oleh sesuatu yang diyakini adalah darah babi. Masjid di Pusat Kebudayaan Islam Quebec tersebut juga tidak luput dari serangan. Pada Juni 2016, kepala seekor babi ditaruh di pintu masuk masjid oleh orang tidak dikenal.

</description><content:encoded>QUEBEC &amp;ndash; Sedikitnya lima orang jamaah tewas setelah sekira tiga orang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah masjid di Quebec, Kanada. Saksi mata menuturkan, para pelaku mengarahkan senjatanya kepada 40 orang jamaah yang sedang menunaikan ibadah Salat Isya, Minggu 29 Januari 2017 malam waktu setempat.
Insiden penembakan tersebut terjadi di Pusat Kebudayaan Islam Quebec di Sainte-Foy Street. Diwartakan Russia Today, Senin (30/1/2017), dua orang terduga pelaku berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Polisi tengah menyelidiki insiden tersebut.
Media Le Soleil melaporkan, salah satu dari pelaku menggunakan senapan serbu AK-47 atau lazim dikenal sebagai Kalashnikov. Salah satu pelaku diyakini adalah seorang pria berusia 27 tahun. Pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis batas polisi di sekitar area masjid.
Menteri Keamanan Publik dan Persiapan Emergensi Ralph Goodale mengutuk keras serangan terhadap masjid tersebut. &amp;ldquo;Sangat sedih atas hilangnya nyawa dan korban luka-luka di Sainte-Foy,&amp;rdquo; kicau Goodale dalam akun Twitter.
Serangan Islamophobia meningkat di Quebec dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2013, sebuah masjid di region Saguenay dilumuri oleh sesuatu yang diyakini adalah darah babi. Masjid di Pusat Kebudayaan Islam Quebec tersebut juga tidak luput dari serangan. Pada Juni 2016, kepala seekor babi ditaruh di pintu masuk masjid oleh orang tidak dikenal.

</content:encoded></item></channel></rss>
