<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Efek Tembakau Ganesa 10 Kali Lipat Lebih Dahsyat dari &quot;Gorila&quot;</title><description>Polisi menilai efek penggunaan tembakau tersebut 10 kali lipat dibandingkan dengan Tembakau Gorila.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila"/><item><title>Efek Tembakau Ganesa 10 Kali Lipat Lebih Dahsyat dari &quot;Gorila&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila</guid><pubDate>Selasa 31 Januari 2017 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila-giE6Q4PZx8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tembakau Ganesa (Foto: Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/31/338/1605890/efek-tembakau-ganesa-10-kali-lipat-lebih-dahsyat-dari-gorila-giE6Q4PZx8.jpg</image><title>Tembakau Ganesa (Foto: Putra/Okezone)</title></images><description>BOGOR - Pasca-temuan dua karung yang berisi Tembakau Ganesa di kawasan Puncak, Satuan Narkoba Polres Bogor menilai efek penggunaan tembakau tersebut 10 kali lipat dibandingkan dengan Tembakau Gorila.

&quot;Penggunanya hanya perlu tiga kali menghisap tembakau itu untuk membuatnya jadi tidak sadarkan diri atau tepar,&quot; kata Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya, Selasa (31/1/207).

Andri menambahkan, tembakau tersebut merupakan narkoba jenis baru yang sudah dimasukkan pemerintah dalam kategori narkoba golongan satu.

&quot;Bentuknya seperti Gorila, tembakau ini diberi semprotan zat kimia tertentu sehingga efeknya lebih dari Gorilla, harganya pun lebih mahal dan masuk narkoba golongan satu,&quot; jelasnya.

Menurutnya, kasus tembakau jenis Ganesha ini merupakan kasus pertama yang ditanganinya. Pihaknya pun hingga kini masih memburu pemilik barang tersebut.

&quot;Kasus sini di Bogor baru ada. Kita juga sudah bentuk tim khusus untuk selidiki kasus ini untum menelusuri jaringannya, dan pemiliknya,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, warga menemukan dua karung besar yang berisi 22 kilogram tembakau Ganesa di tepian parit di Desa Pasirangin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, benerapa hari lalu.

Polisi menduga, tembakau tersebut sengaja diletakan oleh seseorang untuk nantinya diambil oleh pembelinya dan diedarkan di wilayah Bogor dan sekitarnya.</description><content:encoded>BOGOR - Pasca-temuan dua karung yang berisi Tembakau Ganesa di kawasan Puncak, Satuan Narkoba Polres Bogor menilai efek penggunaan tembakau tersebut 10 kali lipat dibandingkan dengan Tembakau Gorila.

&quot;Penggunanya hanya perlu tiga kali menghisap tembakau itu untuk membuatnya jadi tidak sadarkan diri atau tepar,&quot; kata Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya, Selasa (31/1/207).

Andri menambahkan, tembakau tersebut merupakan narkoba jenis baru yang sudah dimasukkan pemerintah dalam kategori narkoba golongan satu.

&quot;Bentuknya seperti Gorila, tembakau ini diberi semprotan zat kimia tertentu sehingga efeknya lebih dari Gorilla, harganya pun lebih mahal dan masuk narkoba golongan satu,&quot; jelasnya.

Menurutnya, kasus tembakau jenis Ganesha ini merupakan kasus pertama yang ditanganinya. Pihaknya pun hingga kini masih memburu pemilik barang tersebut.

&quot;Kasus sini di Bogor baru ada. Kita juga sudah bentuk tim khusus untuk selidiki kasus ini untum menelusuri jaringannya, dan pemiliknya,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, warga menemukan dua karung besar yang berisi 22 kilogram tembakau Ganesa di tepian parit di Desa Pasirangin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, benerapa hari lalu.

Polisi menduga, tembakau tersebut sengaja diletakan oleh seseorang untuk nantinya diambil oleh pembelinya dan diedarkan di wilayah Bogor dan sekitarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
