<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemlu RI: &quot;Tak Ada Bukti Kuat Polisi Indonesia Selundupkan Senjata di Sudan&quot;</title><description>Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan saat ini tidak ada bukti kuat terkait polisi Indonesia yang selundupkan senjata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan"/><item><title>Kemlu RI: &quot;Tak Ada Bukti Kuat Polisi Indonesia Selundupkan Senjata di Sudan&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2017 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan-aLlUzLkint.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmantha Nasir (Foto: Hendra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/02/18/1607743/kemlu-ri-tak-ada-bukti-kuat-polisi-indonesia-selundupkan-senjata-di-sudan-aLlUzLkint.jpg</image><title>Foto juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmantha Nasir (Foto: Hendra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia melalui juru bicaranya mengatakan, tidak ada bukti kuat dalam kasus polisi Indonesia yang dituding menyelundupkan senjata di Sudan.
Insiden ini menyeruak setelah media Sudan mewartakan pernyataan Wakil Gubernur North Darfur, Mohamed Hasab al-Nabi bahwa aparat keamanan di bandara menyita sejumlah senjata beserta amunisinya yang diketahui milik pasukan UNAMID pada Kamis 19 Januari 2017.
Duta Besar Indonesia untuk Sudan Burhanudin menjelaskan penyelidikan terkait kasus ini masih terus berjalan dan senjata-senjata yang diklaim diselundupkan itu bukan milik pasukan UNAMID asal Indonesia.&amp;nbsp; Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir memberikan pernyataan yang bernada serupa dengan Burhanudin.
&amp;ldquo;Terkait dengan investigasi sejak dibentuknya joint investigation antara UNAMID, pihak Sudan dan polisi kita bahwa sampai saat ini belum ditemukan prima facie evidence yang mengatakan bahwa polisi kita bersalah,&amp;rdquo; ujar Arrmanatha di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Jubir yang akrab disapa Tata itu juga menambahkan, saat ini tim Polri dan Kemlu terus berupaya untuk memulangkan para polisi tersebut kembali ke Tanah Air.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia melalui juru bicaranya mengatakan, tidak ada bukti kuat dalam kasus polisi Indonesia yang dituding menyelundupkan senjata di Sudan.
Insiden ini menyeruak setelah media Sudan mewartakan pernyataan Wakil Gubernur North Darfur, Mohamed Hasab al-Nabi bahwa aparat keamanan di bandara menyita sejumlah senjata beserta amunisinya yang diketahui milik pasukan UNAMID pada Kamis 19 Januari 2017.
Duta Besar Indonesia untuk Sudan Burhanudin menjelaskan penyelidikan terkait kasus ini masih terus berjalan dan senjata-senjata yang diklaim diselundupkan itu bukan milik pasukan UNAMID asal Indonesia.&amp;nbsp; Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir memberikan pernyataan yang bernada serupa dengan Burhanudin.
&amp;ldquo;Terkait dengan investigasi sejak dibentuknya joint investigation antara UNAMID, pihak Sudan dan polisi kita bahwa sampai saat ini belum ditemukan prima facie evidence yang mengatakan bahwa polisi kita bersalah,&amp;rdquo; ujar Arrmanatha di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Jubir yang akrab disapa Tata itu juga menambahkan, saat ini tim Polri dan Kemlu terus berupaya untuk memulangkan para polisi tersebut kembali ke Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
