<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Garuda yang Tergelincir di Adisutjipto Berhasil Dievakuasi</title><description>Pesawat sukses dipindahkan ke parkirkan bandara sekira pukul 12.47 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi"/><item><title>Pesawat Garuda yang Tergelincir di Adisutjipto Berhasil Dievakuasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2017 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi-yd1WcBDVA5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Garuda Indonesia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/02/510/1607630/pesawat-garuda-yang-tergelincir-di-adisutjipto-berhasil-dievakuasi-yd1WcBDVA5.jpg</image><title>Foto: Garuda Indonesia</title></images><description>JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia GA 258 yang tergelincir di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, kemarin malam, akhirnya berhasil dievakuasi. Pesawat sukses dipindahkan ke parkirkan bandara sekira pukul 12.47 WIB.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar, mengatakan  upaya pemindahan pesawat jenis Boeing 737-800NG dengan registrasi PK-GNK tersebut sempat mengalami kendala karena kondisi rerumputan dan kontur tanah yang lembek di sekitar landasan pacu.

&amp;ldquo;Situasi dan kondisi di lapangan mengakibatkan tim teknis evakuasi gabungan perlu melakukan upaya pengerasan area tanah yang lembek dengan pelapisan pasir batu, dan penggunaan pelat baja untuk memudahkan proses pengangkatan dan penarikan pesawat dari rerumputan ke area parkir,&amp;rdquo; kata Benny dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Kamis (2/2/2017).

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terkait tergelincirnya pesawat rute Jakarta-Yogyakarta tersebut. Khususnya para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan, karena bandara ditutup sementara akibat insiden ini.

Untuk mengangkut penumpang dengan tujuan maupun asal Bandara Adistujito Yogyakarta, Garuda Indonesia sempat mengalihkan seluruh penerbangan dari dan ke Yogyakarta ke Solo. Untuk penanganan seluruh penumpang tujuan Yogyakarta tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan sarana transportasi berupa bus yang saat ini telah standby di Bandara Adi Sumarmo, Solo untuk mengangkut penumpang menuju Yogyakarta.

&quot;Seluruh penerbangan dari dan menuju Yogyakarta diharapkan sore hari nanti sudah dapat berjalan normal seperti biasa,&quot; katanya.

Benny mengatakan, selain melakukan investigasi internal, Garuda Indonesia menyerahkan proses investigasi penyebab Serious Incident PK-GNK di Bandara Adisutjipto Yogyakarta tersebut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) sesuai dengan ketentuan penerbangan sipil yang berlaku.

&amp;ldquo;Garuda Indonesia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI AU, Basarnas, Angkasa Pura I, anak perusahaan GMF dan Gapura, dan pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses ini, sehingga evakuasi pesawat GA-258 dapat berlangsung dengan baik,&amp;rdquo; tutup Benny.</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia GA 258 yang tergelincir di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, kemarin malam, akhirnya berhasil dievakuasi. Pesawat sukses dipindahkan ke parkirkan bandara sekira pukul 12.47 WIB.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar, mengatakan  upaya pemindahan pesawat jenis Boeing 737-800NG dengan registrasi PK-GNK tersebut sempat mengalami kendala karena kondisi rerumputan dan kontur tanah yang lembek di sekitar landasan pacu.

&amp;ldquo;Situasi dan kondisi di lapangan mengakibatkan tim teknis evakuasi gabungan perlu melakukan upaya pengerasan area tanah yang lembek dengan pelapisan pasir batu, dan penggunaan pelat baja untuk memudahkan proses pengangkatan dan penarikan pesawat dari rerumputan ke area parkir,&amp;rdquo; kata Benny dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Kamis (2/2/2017).

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terkait tergelincirnya pesawat rute Jakarta-Yogyakarta tersebut. Khususnya para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan, karena bandara ditutup sementara akibat insiden ini.

Untuk mengangkut penumpang dengan tujuan maupun asal Bandara Adistujito Yogyakarta, Garuda Indonesia sempat mengalihkan seluruh penerbangan dari dan ke Yogyakarta ke Solo. Untuk penanganan seluruh penumpang tujuan Yogyakarta tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan sarana transportasi berupa bus yang saat ini telah standby di Bandara Adi Sumarmo, Solo untuk mengangkut penumpang menuju Yogyakarta.

&quot;Seluruh penerbangan dari dan menuju Yogyakarta diharapkan sore hari nanti sudah dapat berjalan normal seperti biasa,&quot; katanya.

Benny mengatakan, selain melakukan investigasi internal, Garuda Indonesia menyerahkan proses investigasi penyebab Serious Incident PK-GNK di Bandara Adisutjipto Yogyakarta tersebut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) sesuai dengan ketentuan penerbangan sipil yang berlaku.

&amp;ldquo;Garuda Indonesia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI AU, Basarnas, Angkasa Pura I, anak perusahaan GMF dan Gapura, dan pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses ini, sehingga evakuasi pesawat GA-258 dapat berlangsung dengan baik,&amp;rdquo; tutup Benny.</content:encoded></item></channel></rss>
