<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Roda Berputar, Kini SBY Dimaki-maki Ruhut</title><description>Mahfud mencontohkan, dulu SBY sering membiarkan kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul memaki-memaki orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut"/><item><title>Roda Berputar, Kini SBY Dimaki-maki Ruhut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2017 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Jpnn.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut-jIBhquH9GX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/09/337/1613836/roda-berputar-kini-sby-dimaki-maki-ruhut-jIBhquH9GX.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA -  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak mempersoakan cuitan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono di Twitter.
&quot;Bagus juga Pak SBY pakai Twitter sehingga kita mendengar apa yang dirasakan dan dikeluhkan,&quot; kata Mahfud di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti dilansir jpnn.com, Kamis (9/2/2017).
Menurutnya, semua itu memberikan suatu pelajaran bahwa apa yang dulu dilakukan seorang presiden terhadap orang lain, sekarang akhirnya menimpanya juga.
Misalnya, kata Mahfud mencontohkan, dulu SBY sering membiarkan kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul memaki-memaki orang.
&quot;Dan dia (SBY) nampaknya menikmati itu. Sekarang, dia (SBY) dimaki-maki oleh Ruhut Sitompul,&quot; kata Mahfud.
Hal ini kata dia, menunjukkan arti bahwa roda selalu berputar. Karenanya Mahfud mengatakan, siapa pun yang berkuasa baik dulu atau sekarang atau yang berikutnya harus berhari-hati. &quot;Karena roda akan tetap berputar,&quot; katanya.
Mahfud menambahkan, suatu saat dalil yang dikemukakan Mpu Gandring akan berlaku di dalam kehidupan. Menurut Mahfud, Mpu Gandring ditusuk dengan keris buatannya sendiri oleh Ken Arok.
&quot;Ketika ditusuk dia (Mpu Gandring) mengatakan &quot;kamu juga akan mati oleh keris ini&quot;. Kemudian, Ken Arok mati oleh keris itu ditikam oleh Anusapati,&quot; katanya.
Kemudian Anusapati mati juga oleh keris itu ditusuk Tohjaya. Belakangan Tohjaya juga mati oleh keris itu.&quot;Kan itu hukum dalam kehidupan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA -  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak mempersoakan cuitan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono di Twitter.
&quot;Bagus juga Pak SBY pakai Twitter sehingga kita mendengar apa yang dirasakan dan dikeluhkan,&quot; kata Mahfud di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti dilansir jpnn.com, Kamis (9/2/2017).
Menurutnya, semua itu memberikan suatu pelajaran bahwa apa yang dulu dilakukan seorang presiden terhadap orang lain, sekarang akhirnya menimpanya juga.
Misalnya, kata Mahfud mencontohkan, dulu SBY sering membiarkan kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul memaki-memaki orang.
&quot;Dan dia (SBY) nampaknya menikmati itu. Sekarang, dia (SBY) dimaki-maki oleh Ruhut Sitompul,&quot; kata Mahfud.
Hal ini kata dia, menunjukkan arti bahwa roda selalu berputar. Karenanya Mahfud mengatakan, siapa pun yang berkuasa baik dulu atau sekarang atau yang berikutnya harus berhari-hati. &quot;Karena roda akan tetap berputar,&quot; katanya.
Mahfud menambahkan, suatu saat dalil yang dikemukakan Mpu Gandring akan berlaku di dalam kehidupan. Menurut Mahfud, Mpu Gandring ditusuk dengan keris buatannya sendiri oleh Ken Arok.
&quot;Ketika ditusuk dia (Mpu Gandring) mengatakan &quot;kamu juga akan mati oleh keris ini&quot;. Kemudian, Ken Arok mati oleh keris itu ditikam oleh Anusapati,&quot; katanya.
Kemudian Anusapati mati juga oleh keris itu ditusuk Tohjaya. Belakangan Tohjaya juga mati oleh keris itu.&quot;Kan itu hukum dalam kehidupan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
