<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Pencoblosan, KPK: Jangan Pilih Pemimpin Daerah Bermental Korup!</title><description>KPK mengingatkan masyarakat untuk tak memilih pemimpin bermental korup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup"/><item><title>Jelang Pencoblosan, KPK: Jangan Pilih Pemimpin Daerah Bermental Korup!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2017 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup-H4FldGY1II.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Febri Diansyah (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/14/337/1617658/jelang-pencoblosan-kpk-jangan-pilih-pemimpin-daerah-bermental-korup-H4FldGY1II.jpg</image><title>Febri Diansyah (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah daerah di tanah air akan melangsungkan gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak, Rabu 15 Februari 2015. Lewat pesta demokrasi ini, akan lahir para pemimpin-pemimpin baru di berbagai daerah.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pun menitipkan pesan jelang pencoblosan besok. &amp;lrm;Dia berharap masyarakat sudah memiliki rekam jejak para calon kepala daerah.
Hal itu agar masyarakat tidak salah dalam memilih pemimpin yang bermental korup. Apalagi, salah dalam memilih akan merugikan daerahnya selama lima tahun.
&quot;Nah, makanya kami imbau agar masyarakat enggak pilih calon-calon yang terlibat atau terkait dalam kasus korupsi,&quot; ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa (14/2/2017).
Febri juga berharap masyarakat&amp;lrm; tidak memilih calon kepala daerah hanya karena faktor fisik ataupun kecerdasannya saja. Pemimpin yang ideal itu menurutnya harus bermental anti korupsi.
&quot;Karena enggak bisa terpikirkan efek ke depan kalau pihak yang terpilih merupakan orang yang terlibat kasus korupsi. Kita imbau untuk perbaikan daerah-daerah kedepan engga pilih orang yang salah,&quot; tukasnya. (qlh)</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah daerah di tanah air akan melangsungkan gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak, Rabu 15 Februari 2015. Lewat pesta demokrasi ini, akan lahir para pemimpin-pemimpin baru di berbagai daerah.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pun menitipkan pesan jelang pencoblosan besok. &amp;lrm;Dia berharap masyarakat sudah memiliki rekam jejak para calon kepala daerah.
Hal itu agar masyarakat tidak salah dalam memilih pemimpin yang bermental korup. Apalagi, salah dalam memilih akan merugikan daerahnya selama lima tahun.
&quot;Nah, makanya kami imbau agar masyarakat enggak pilih calon-calon yang terlibat atau terkait dalam kasus korupsi,&quot; ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa (14/2/2017).
Febri juga berharap masyarakat&amp;lrm; tidak memilih calon kepala daerah hanya karena faktor fisik ataupun kecerdasannya saja. Pemimpin yang ideal itu menurutnya harus bermental anti korupsi.
&quot;Karena enggak bisa terpikirkan efek ke depan kalau pihak yang terpilih merupakan orang yang terlibat kasus korupsi. Kita imbau untuk perbaikan daerah-daerah kedepan engga pilih orang yang salah,&quot; tukasnya. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
