<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Pemilik Paspor Indonesia Tersangka Pembunuh Kakak Pemimpin Korut, Masih Diverifikasi Imigrasi </title><description>Polisi Malaysia sudah menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh  melakukan pembunuhan kepada pria bernama Kim Jong-nam tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi"/><item><title>Data Pemilik Paspor Indonesia Tersangka Pembunuh Kakak Pemimpin Korut, Masih Diverifikasi Imigrasi </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2017 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Jawapos.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi-BCow8sfVlN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Imigrasi Ronny Sompie (Foto: Jawa Pos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/16/337/1620128/data-pemilik-paspor-indonesia-tersangka-pembunuh-kakak-pemimpin-korut-masih-diverifikasi-imigrasi-BCow8sfVlN.jpeg</image><title>Dirjen Imigrasi Ronny Sompie (Foto: Jawa Pos)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pada 13 Februari 2017, seorang pria Korea tewas dibunuh. Pria yang ternyata merupakan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut terjatuh dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
Polisi Malaysia sudah menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kepada pria bernama Kim Jong-nam tersebut. &amp;nbsp;Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia. Namanya, Siti Aishah.
Dalam pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, &amp;nbsp;mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat. Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi. &amp;rdquo;Dia ditangkap sendirian,&amp;rdquo; tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia itu.
Disebutkan pula kalau tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah. Tersangka lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Ditambahkan, penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku, demikian dikutip dari jawapos.
Menanggapi hal ini, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tengah melakukan verifikasi data perempuan berpaspor Indonesia yang kabarnya baru saja ditangkap kepolisian Malaysia. Ini dilakukan &amp;nbsp;menyusul pengumuman yang menyebutkan perempuan bernama Siti Aishah telah ditetapkan sebagai tersangka &amp;nbsp;pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
&quot;Saat ini sedang dilakukan verifikasi terlebih dahulu karena dalam pengumuman polisi Malaysia tidak menyampaikan copy paspornya,&quot; kata Kepala Bagian Humas Imigrasi Kemenkumham, Agung Sampurna saat dikonfirmasi, Kamis (16/2/2017).
Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat. Tersangka ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Di lokasi itulah, lelaki yang diduga kakak Kim Jong-un, Kim Jong-nam, terjatuh dan kemudian meninggal dunia saat akan dibawa ke rumah sakit.
Perempuan tersebut beridentitas Vietnam dan polisi sedang mencari tersangka lain. Penangkapan perempuan tersebut berkat cuplikan CCTV bandara. &amp;rdquo;Namanya Doan Thi Huong, usianya 28 tahun,&amp;rdquo; tulis polisi dalam pernyataan resmi mereka.
Memang, pemerintah belum memberikan informasi resmi bahwa lelaki yang meninggal dunia itu adalah Kim Jong-nam yang berpergian dengan mengunakan nama Kim Chol. Namun, pemerintah Jorea Selatan meyakini itu adalah Jong-nam. Mata-mata negara bahkan mengatakan kalau Jong-nam diracun.
Korut juga belum memberikan komentar atas kematian tersebut. Tetapi pejabat dari kedutaan Korut di Malaysia sudah mengunjungi RS tempat mayat Jong-nam berada.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pada 13 Februari 2017, seorang pria Korea tewas dibunuh. Pria yang ternyata merupakan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut terjatuh dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
Polisi Malaysia sudah menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kepada pria bernama Kim Jong-nam tersebut. &amp;nbsp;Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia. Namanya, Siti Aishah.
Dalam pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, &amp;nbsp;mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat. Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi. &amp;rdquo;Dia ditangkap sendirian,&amp;rdquo; tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia itu.
Disebutkan pula kalau tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah. Tersangka lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Ditambahkan, penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku, demikian dikutip dari jawapos.
Menanggapi hal ini, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tengah melakukan verifikasi data perempuan berpaspor Indonesia yang kabarnya baru saja ditangkap kepolisian Malaysia. Ini dilakukan &amp;nbsp;menyusul pengumuman yang menyebutkan perempuan bernama Siti Aishah telah ditetapkan sebagai tersangka &amp;nbsp;pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
&quot;Saat ini sedang dilakukan verifikasi terlebih dahulu karena dalam pengumuman polisi Malaysia tidak menyampaikan copy paspornya,&quot; kata Kepala Bagian Humas Imigrasi Kemenkumham, Agung Sampurna saat dikonfirmasi, Kamis (16/2/2017).
Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat. Tersangka ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Di lokasi itulah, lelaki yang diduga kakak Kim Jong-un, Kim Jong-nam, terjatuh dan kemudian meninggal dunia saat akan dibawa ke rumah sakit.
Perempuan tersebut beridentitas Vietnam dan polisi sedang mencari tersangka lain. Penangkapan perempuan tersebut berkat cuplikan CCTV bandara. &amp;rdquo;Namanya Doan Thi Huong, usianya 28 tahun,&amp;rdquo; tulis polisi dalam pernyataan resmi mereka.
Memang, pemerintah belum memberikan informasi resmi bahwa lelaki yang meninggal dunia itu adalah Kim Jong-nam yang berpergian dengan mengunakan nama Kim Chol. Namun, pemerintah Jorea Selatan meyakini itu adalah Jong-nam. Mata-mata negara bahkan mengatakan kalau Jong-nam diracun.
Korut juga belum memberikan komentar atas kematian tersebut. Tetapi pejabat dari kedutaan Korut di Malaysia sudah mengunjungi RS tempat mayat Jong-nam berada.
</content:encoded></item></channel></rss>
