<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Otoritas Malaysia 'Patahkan' Salah Satu Teori Pembunuhan Kim Jong-nam</title><description>Otoritas Malaysia mematahkan salah satu teori pembunuhan Kim Jong-nam yang menyebut, ia dibunuh dengan cara disuntik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhan-kim-jong-nam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhan-kim-jong-nam"/><item><title>Otoritas Malaysia 'Patahkan' Salah Satu Teori Pembunuhan Kim Jong-nam</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhan-kim-jong-nam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhan-kim-jong-nam</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2017 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhkan-kim-jong-nam-JUwZKPP1e8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Screenshot Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur Ketika Kim Jong-nam Tewas. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/22/18/1624739/otoritas-malaysia-patahkan-salah-satu-teori-pembunuhkan-kim-jong-nam-JUwZKPP1e8.jpg</image><title>Screenshot Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur Ketika Kim Jong-nam Tewas. (Foto: Reuters)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Pembunuhan Kim Jong-nam hingga kini masih menjadi misteri. Banyak spekulasi muncul terkait dalang pembunuhan yang sesungguhnya dan bagaimana ia dibunuh.
Sebelumnya, sempat muncul teori yang menyebutkan, bahwa Jong-nam dibunuh dengan cara disuntik dengan sebuah bolpoin yang sudah dimodifikasi.
Mengonfirmasi kebenaran teori tersebut, Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan, tidak ditemukan adanya luka tusukan pada tubuh Kim Jong-nam. Jadi bisa dipastikan jika Kim Jong-nam tewas bukan karena disuntik.
&quot;Tidak ada luka tusukan dalam tubuh korban,&quot; ujar Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah sebagaimana dilansir Strait Times, Rabu (22/2/2017).
Ia menambahkan hingga kini penyebab pasti kematian Kim Jong-nam masih belum bisa dipastikan dan masih menunggu hasil autopsi final. Selain itu, mereka juga memastikan tidak ada tanda-tanda serangan jantung pada Kim Jong-nam.
Tak hanya itu, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah membantah informasi yang menyebutkan autopsi terhadap Kim Jong-nam berlangsung dua kali.
&quot;Satu-satunya autopsi dilakukan pada 15 Februari, dua hari setelah korban meninggal dalam perjalanan dari Bandara Internasional Kuala Lumpur ke rumah sakit,&quot; tegasnya. (rav)</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Pembunuhan Kim Jong-nam hingga kini masih menjadi misteri. Banyak spekulasi muncul terkait dalang pembunuhan yang sesungguhnya dan bagaimana ia dibunuh.
Sebelumnya, sempat muncul teori yang menyebutkan, bahwa Jong-nam dibunuh dengan cara disuntik dengan sebuah bolpoin yang sudah dimodifikasi.
Mengonfirmasi kebenaran teori tersebut, Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan, tidak ditemukan adanya luka tusukan pada tubuh Kim Jong-nam. Jadi bisa dipastikan jika Kim Jong-nam tewas bukan karena disuntik.
&quot;Tidak ada luka tusukan dalam tubuh korban,&quot; ujar Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah sebagaimana dilansir Strait Times, Rabu (22/2/2017).
Ia menambahkan hingga kini penyebab pasti kematian Kim Jong-nam masih belum bisa dipastikan dan masih menunggu hasil autopsi final. Selain itu, mereka juga memastikan tidak ada tanda-tanda serangan jantung pada Kim Jong-nam.
Tak hanya itu, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah membantah informasi yang menyebutkan autopsi terhadap Kim Jong-nam berlangsung dua kali.
&quot;Satu-satunya autopsi dilakukan pada 15 Februari, dua hari setelah korban meninggal dalam perjalanan dari Bandara Internasional Kuala Lumpur ke rumah sakit,&quot; tegasnya. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
