<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelidikan Skandal Presiden Korsel  Tak Diperpanjang</title><description>Pejabat Sementara Presiden Korsel tak memperpanjang masa penyelidikan kasus penyalahgunaan pengaruh yang melibatkan Presiden Park Geun-hye.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang"/><item><title>Penyelidikan Skandal Presiden Korsel  Tak Diperpanjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2017 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang-ffh5E332D3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyelidikan kasus yang melibatkan Presiden Korsel Park Geun-hye tidak diperpanjang. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/27/18/1629086/penyelidikan-skandal-presiden-korsel-tak-diperpanjang-ffh5E332D3.jpg</image><title>Penyelidikan kasus yang melibatkan Presiden Korsel Park Geun-hye tidak diperpanjang. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Pejabat Sementara Presiden Korea Selatan (Korsel), Hwang Kyo-ahn mengatakan tak akan memperpanjang masa penyelidikan jaksa penuntut khusus dalam kasus penyalahgunaan pengaruh yang melibatkan Presiden Korsel Park Geun-hye. Keputusan itu diambil Hwang dengan mempertimbangkan situasi dan stabilitas Negeri Ginseng saat ini.
&amp;ldquo;Setelah melalui banyak pertimbangan, Pejabat Presiden Korsel memutuskan bahwa tindakan terbaik untuk kestabilan negara adalah tidak memperpanjang penyelidikan dan agar jaksa mengambil alih,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Hwang, Hong Kwon-heui sebagaimana dilansir Reuters, Senin (27/2/2017).
Skandal yang menjerat Geun-hye dimulai sejak tahun lalu saat putri mendiang Presiden Park Chung-hee itu dituduh melakukan kolusi dengan teman dekatnya Choi Soon-sil untuk menekan perusahaan besar agar menyumbang dana ke dua yayasan guna mendukung inisiatif kebijakan presiden. Skandal itu memicu protes besar-besaran warga Korsel selama berpekan-pekan dan berujung dengan pemakzulan Geun-hye oleh Parlemen Korsel pada Desember 2016.
Saat ini, Park Geun-hye yang telah dicabut kekuasaannya masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi. Mereka akan menentukan apakah akan mempertahankan keputusan pemakzulan oleh parlemen atau tidak. Sementara itu, Geun-hye masih berstatus sebagai presiden dan tidak bisa dituntut secara hukum.
Juru Bicara Jaksa Penuntut Khusus Lee Kyu-chul sangat menyesalkan keputusan Hwang untuk tidak memperpanjang masa penyelidikan. Dia mengatakan, jaksa penuntut tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan penyelidikan.
</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Pejabat Sementara Presiden Korea Selatan (Korsel), Hwang Kyo-ahn mengatakan tak akan memperpanjang masa penyelidikan jaksa penuntut khusus dalam kasus penyalahgunaan pengaruh yang melibatkan Presiden Korsel Park Geun-hye. Keputusan itu diambil Hwang dengan mempertimbangkan situasi dan stabilitas Negeri Ginseng saat ini.
&amp;ldquo;Setelah melalui banyak pertimbangan, Pejabat Presiden Korsel memutuskan bahwa tindakan terbaik untuk kestabilan negara adalah tidak memperpanjang penyelidikan dan agar jaksa mengambil alih,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Hwang, Hong Kwon-heui sebagaimana dilansir Reuters, Senin (27/2/2017).
Skandal yang menjerat Geun-hye dimulai sejak tahun lalu saat putri mendiang Presiden Park Chung-hee itu dituduh melakukan kolusi dengan teman dekatnya Choi Soon-sil untuk menekan perusahaan besar agar menyumbang dana ke dua yayasan guna mendukung inisiatif kebijakan presiden. Skandal itu memicu protes besar-besaran warga Korsel selama berpekan-pekan dan berujung dengan pemakzulan Geun-hye oleh Parlemen Korsel pada Desember 2016.
Saat ini, Park Geun-hye yang telah dicabut kekuasaannya masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi. Mereka akan menentukan apakah akan mempertahankan keputusan pemakzulan oleh parlemen atau tidak. Sementara itu, Geun-hye masih berstatus sebagai presiden dan tidak bisa dituntut secara hukum.
Juru Bicara Jaksa Penuntut Khusus Lee Kyu-chul sangat menyesalkan keputusan Hwang untuk tidak memperpanjang masa penyelidikan. Dia mengatakan, jaksa penuntut tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan penyelidikan.
</content:encoded></item></channel></rss>
