<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Identitas Pelaku Bom Panci di Bandung yang Tewas Ditembak Polisi</title><description>Mabes Polri membeberkan identitas pelaku teror bom di sekitar Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi"/><item><title>Ini Identitas Pelaku Bom Panci di Bandung yang Tewas Ditembak Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2017 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi-yU4McUq39I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar (tengah) saat memberi keterangan pers (Dara Purnama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/27/337/1629372/ini-identitas-pelaku-bom-panci-di-bandung-yang-tewas-ditembak-polisi-yU4McUq39I.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar (tengah) saat memberi keterangan pers (Dara Purnama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mabes Polri membeberkan identitas pelaku teror bom di sekitar Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, pagi tadi. Pelaku yang tewas itu bernama Yayat Cahyadi berumur sekira 30 tahun.

&quot;Tinggal di wilayah Purwakarta. Pernah terlibat kasus terorisme terkait mengikuti pelatihan militer di Aceh. Selanjutnya dilakukan proses hukum dijatuhi hukuman tiga tahun sejak 2012 sampai 2015,&quot; kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wMi8yNy8xLzkxMDk3LzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Dalam aksi tersebut, Polri menduga ada dua orang pelaku. Namun baru satu orang yang terungkap. Hal ini akan terus didalami terkait motif mereka meletakkan bom panci berdaya ledak rendah tersebut.

&quot;Kita tetapkan saat ini baru satu pelakunya. Dari saksi yang ada di masyarakat, itu ada dua. Yang pertama berboncengan, lalu yang itu (Yayat) turun, kemudian lari ke kantor kelurahan. Yang pasti kita sudah menentukan satu orang tersebut jadi pelaku. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit meninggal dunia,&quot; ulasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Mabes Polri membeberkan identitas pelaku teror bom di sekitar Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, pagi tadi. Pelaku yang tewas itu bernama Yayat Cahyadi berumur sekira 30 tahun.

&quot;Tinggal di wilayah Purwakarta. Pernah terlibat kasus terorisme terkait mengikuti pelatihan militer di Aceh. Selanjutnya dilakukan proses hukum dijatuhi hukuman tiga tahun sejak 2012 sampai 2015,&quot; kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wMi8yNy8xLzkxMDk3LzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Dalam aksi tersebut, Polri menduga ada dua orang pelaku. Namun baru satu orang yang terungkap. Hal ini akan terus didalami terkait motif mereka meletakkan bom panci berdaya ledak rendah tersebut.

&quot;Kita tetapkan saat ini baru satu pelakunya. Dari saksi yang ada di masyarakat, itu ada dua. Yang pertama berboncengan, lalu yang itu (Yayat) turun, kemudian lari ke kantor kelurahan. Yang pasti kita sudah menentukan satu orang tersebut jadi pelaku. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit meninggal dunia,&quot; ulasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
