<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Minta Maaf, Tim Anies-Sandi Tak Akan Perkarakan Nina si Penulis Viral</title><description>Menurut Yuspen, Nina telah mengakui berita itu tidak benar, dan ia juga sudah meminta maaf serta mengklarifikasinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral"/><item><title>Sudah Minta Maaf, Tim Anies-Sandi Tak Akan Perkarakan Nina si Penulis Viral</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2017 02:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral-wNPQ6ueJkP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim hukum Anies-Sandi (Foto: Taufik Fajar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/01/338/1630763/sudah-minta-maaf-tim-anies-sandi-tak-akan-perkarakan-nina-si-penulis-viral-wNPQ6ueJkP.jpg</image><title>Tim hukum Anies-Sandi (Foto: Taufik Fajar)</title></images><description>JAKARTA - Penulis berita viral di media sosial, Nina Kentjana Ningrat Sani telah mencabut berita yang menyudutkan Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tim hukum Anies-Sandi menyatakan, dengan pencabutan berita tersebut menegaskan pribadi Anies yang antikorupsi.
&quot;Semua info tidak benar, difitnahkan. Menyudutkan Pak Anies dengan isu negatif. Tapi sumber tersebut sudah minta maaf,&quot; ujar Yupen Hadi, selaku Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).
Yupen melanjutkan, Nina dalam berita viral menyatakan bahwa Anies saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pernah mengangkat teman-temannya sebagai pejabat eselon, termasuk pengurusan kantin oleh adik Anies dan penerbitan buku. Semua informasi bersumber dari Nina yang menduduki jabatan fungsional Auditor Utama di Inspektorat Jenderal Kemendikbud.
&quot;Ia sudah mengakui seluruh informasi tidak benar dan menariknya setelah tahu berisiko hukum,&quot; tutur Yupen.
Menurut Yuspen, Nina telah mengakui berita itu tidak benar, dan ia juga sudah meminta maaf serta mengklarifikasinya. Maka, Tim Hukum Anies-Sandi pun menutup kasus tersebut dan tak akan memperkarakannya.
&quot;Kami sudah case closed,&quot; imbuh Arifin Djauhari, anggota Tim Advokasi dan Hukum Anies-Sandi lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penulis berita viral di media sosial, Nina Kentjana Ningrat Sani telah mencabut berita yang menyudutkan Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tim hukum Anies-Sandi menyatakan, dengan pencabutan berita tersebut menegaskan pribadi Anies yang antikorupsi.
&quot;Semua info tidak benar, difitnahkan. Menyudutkan Pak Anies dengan isu negatif. Tapi sumber tersebut sudah minta maaf,&quot; ujar Yupen Hadi, selaku Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).
Yupen melanjutkan, Nina dalam berita viral menyatakan bahwa Anies saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pernah mengangkat teman-temannya sebagai pejabat eselon, termasuk pengurusan kantin oleh adik Anies dan penerbitan buku. Semua informasi bersumber dari Nina yang menduduki jabatan fungsional Auditor Utama di Inspektorat Jenderal Kemendikbud.
&quot;Ia sudah mengakui seluruh informasi tidak benar dan menariknya setelah tahu berisiko hukum,&quot; tutur Yupen.
Menurut Yuspen, Nina telah mengakui berita itu tidak benar, dan ia juga sudah meminta maaf serta mengklarifikasinya. Maka, Tim Hukum Anies-Sandi pun menutup kasus tersebut dan tak akan memperkarakannya.
&quot;Kami sudah case closed,&quot; imbuh Arifin Djauhari, anggota Tim Advokasi dan Hukum Anies-Sandi lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
