<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakarta Concord Ditandatangani Para Pemimpin Negara IORA</title><description>Jakarta Concord yang menjadi salah satu dokumen utama KTT IORA 2017 ditandantangani para pemimpin negara IORA.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora"/><item><title>Jakarta Concord Ditandatangani Para Pemimpin Negara IORA</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora</guid><pubDate>Selasa 07 Maret 2017 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora-WwQuQ9QAkH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penandatanganan Jakarta Concord oleh para pimpinan negara IORA. (Foto: Dok.Kemlu) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/07/18/1636426/jakarta-concord-ditandatangani-para-pemimpin-negara-iora-WwQuQ9QAkH.jpg</image><title>Penandatanganan Jakarta Concord oleh para pimpinan negara IORA. (Foto: Dok.Kemlu) </title></images><description>JAKARTA - Para pemimpin negara dan wakil dari 21 negara anggota IORA (Indian Ocean Rim Association) telah menandatangani Jakarta Concord pada IORA Leaders' Summit yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta. Dokumen berjudul &quot;Promoting Regional Cooperation for a Peaceful, Stable, and Prosperous Indian Ocean&quot; itu bertujuan untuk meletakkan fondasi dan menentukan arah kerja sama organisasi negara-negara Samudera Hindia tersebut di tahun-tahun mendatang.
Para anggota menyatakan komitmen untuk membangun Samudera Hindia yang damai, stabil, dan makmur melalui kerja sama di berbagai bidang dengan beberapa prioritas yaitu promosi keamanan maritim, meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, mempromosikan pengelolaan dan pengembangan perikanan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, meningkatkan pengelolaan risiko bencana, memperkuat kerja sama akademis dan iptek, mendorong pariwisata dan pertukaran budaya,  Blue Economy, dan pemberdayaan peran wanita dalam ekonomi.
Pada pidato pembukaan, Presiden Joko Widodo menegaskan Samudera Hindia sebagai kawasan masa depan. &quot;Dulu Samudera Atlantik menjadi pusat dunia dalam 30 tahun terakhir berpusat di Pasifik dan Indonesia percaya Samudera Hindia di ambang keperkasaan,&quot; mantan Gubernur DKI Jakarta itu, mengutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, Selasa (7/3/2017).
Presiden Jokowi mengingatkan bahwa memang masing-masing negara akan  memajukan kepentingan nasionalnya. Namun, nasionalisme tidak akan dapat hidup subur tanpa adanya taman sari internasionalisme.
Kehadiran para pemimpin dan wakil negara-negara IORA dalam Leaders' Summit ini menunjukkan komitmen kuat kerja sama internasional untuk mencari berbagai solusi dan memanfaatkan peluang.
Menlu Retno L.P. Marsudi mengatakan guna mengimplementasikan berbagai prioritas yang terkandung di dalam Jakarta Concord, negara-negara IORA juga telah menyetujui sebuah Action Plan (Rencana Aksi) 2017-2021 yang menjabarkan rencana kegiatan terkait prioritas-prioritas tersebut untuk tahun-tahun mendatang dan terdiri dari inisiatif-inisiatif jangka pendek, menegah, dan panjang.
Selain penandatanganan Jakarta Concord, negara-negara IORA menyetujui sebuah Decalaration on Preventing and Countering Terrorism and Violent Extremism. Deklarasi ini menguatkan komitmen kerja sama dalam melawan ancaman terorisme dan ekstrimisme kekerasan, antara lain melalui kerja sama dan koordinasi, dialog, pertukaran informasi, praktik-praktik terbaik serta melawan ideologi terorisme dan ekstrimisme. Negara-negara juga akan  menyebarkan nilai-nilai positif seperti toleransi dan keanekaragaman sebagai norma pergaulan di kawasan.
Negara-negara IORA terdiri  dari Australia,  Oman, Seychelles,  Singapura, Somalia, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Bangladesh, Komoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Yaman. Sedangkan Inggris, Prancis, Jerman, AS, Mesir, Jepang dan China adalah Negara mitra IORA.
</description><content:encoded>JAKARTA - Para pemimpin negara dan wakil dari 21 negara anggota IORA (Indian Ocean Rim Association) telah menandatangani Jakarta Concord pada IORA Leaders' Summit yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta. Dokumen berjudul &quot;Promoting Regional Cooperation for a Peaceful, Stable, and Prosperous Indian Ocean&quot; itu bertujuan untuk meletakkan fondasi dan menentukan arah kerja sama organisasi negara-negara Samudera Hindia tersebut di tahun-tahun mendatang.
Para anggota menyatakan komitmen untuk membangun Samudera Hindia yang damai, stabil, dan makmur melalui kerja sama di berbagai bidang dengan beberapa prioritas yaitu promosi keamanan maritim, meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, mempromosikan pengelolaan dan pengembangan perikanan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, meningkatkan pengelolaan risiko bencana, memperkuat kerja sama akademis dan iptek, mendorong pariwisata dan pertukaran budaya,  Blue Economy, dan pemberdayaan peran wanita dalam ekonomi.
Pada pidato pembukaan, Presiden Joko Widodo menegaskan Samudera Hindia sebagai kawasan masa depan. &quot;Dulu Samudera Atlantik menjadi pusat dunia dalam 30 tahun terakhir berpusat di Pasifik dan Indonesia percaya Samudera Hindia di ambang keperkasaan,&quot; mantan Gubernur DKI Jakarta itu, mengutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, Selasa (7/3/2017).
Presiden Jokowi mengingatkan bahwa memang masing-masing negara akan  memajukan kepentingan nasionalnya. Namun, nasionalisme tidak akan dapat hidup subur tanpa adanya taman sari internasionalisme.
Kehadiran para pemimpin dan wakil negara-negara IORA dalam Leaders' Summit ini menunjukkan komitmen kuat kerja sama internasional untuk mencari berbagai solusi dan memanfaatkan peluang.
Menlu Retno L.P. Marsudi mengatakan guna mengimplementasikan berbagai prioritas yang terkandung di dalam Jakarta Concord, negara-negara IORA juga telah menyetujui sebuah Action Plan (Rencana Aksi) 2017-2021 yang menjabarkan rencana kegiatan terkait prioritas-prioritas tersebut untuk tahun-tahun mendatang dan terdiri dari inisiatif-inisiatif jangka pendek, menegah, dan panjang.
Selain penandatanganan Jakarta Concord, negara-negara IORA menyetujui sebuah Decalaration on Preventing and Countering Terrorism and Violent Extremism. Deklarasi ini menguatkan komitmen kerja sama dalam melawan ancaman terorisme dan ekstrimisme kekerasan, antara lain melalui kerja sama dan koordinasi, dialog, pertukaran informasi, praktik-praktik terbaik serta melawan ideologi terorisme dan ekstrimisme. Negara-negara juga akan  menyebarkan nilai-nilai positif seperti toleransi dan keanekaragaman sebagai norma pergaulan di kawasan.
Negara-negara IORA terdiri  dari Australia,  Oman, Seychelles,  Singapura, Somalia, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Bangladesh, Komoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Yaman. Sedangkan Inggris, Prancis, Jerman, AS, Mesir, Jepang dan China adalah Negara mitra IORA.
</content:encoded></item></channel></rss>
