<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasi Simpatik 2017, Kakorlantas: Polisi Harus Bersimpatik dalam Tutur Kata</title><description>&quot;Polisi selaku penegak hukum, harus bersimpatik di dalam tutur kata, tindakan dan penampilan,&quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-harus-bersimpatik-dalam-tutur-kata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-harus-bersimpatik-dalam-tutur-kata"/><item><title>Operasi Simpatik 2017, Kakorlantas: Polisi Harus Bersimpatik dalam Tutur Kata</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-harus-bersimpatik-dalam-tutur-kata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-harus-bersimpatik-dalam-tutur-kata</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2017 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-haris-bersimpatik-dalam-tutur-kata-h2RhFZisON.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakorlantas Royke Lumowa Memantau Operasi Simpatik 2017 di Banyumas (dok. Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/09/337/1638740/operasi-simpatik-2017-kakorlantas-polisi-haris-bersimpatik-dalam-tutur-kata-h2RhFZisON.jpg</image><title>Kakorlantas Royke Lumowa Memantau Operasi Simpatik 2017 di Banyumas (dok. Polri)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa memantau jalannya Operasi Simpatik 2017 yang dilaksanakan Polres Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Operasi Simpatik sendiri berlangsung dari 1 Maret hingga 21 Maret 2017.
&quot;Operasi Simpatik kami maksudkan selama 21 hari, polisi selaku penegak hukum harus bersimpatik di dalam tutur kata, tindakan dan penampilan,&quot; kata Royke melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (9/3/2017).
Selain itu, lanjut mantan Kapolda Papua Barat ini, polisi harus mengajak masyarakat untuk ikhlas, tertib dan disipilin berlalu lintas. Tujuannya adalah agar keselamatan terjamin baik dari pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Royke pun memerinci angka kecelakaan di Indonesia. Khusus yang mengakibatkan korban meninggal dunia rata-rata 26 ribu per tahun. Menurutnya sebagian besar korban kecelakaan lalu linta itu melibatkan sepeda motor yang mencapai 70 hingga 80 persen.
&quot;Ini sungguh-sungguh sangat tragis dan langkah-langkah untuk menekan itu (kecelakaan lalu lintas) harus dilakukan,&quot; katanya.
Oleh karena itu, operasi simpatik adalah salah satu caranya dengan mengajak masyarakat untuk tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Di samping itu, ujar dia kondisi jalan juga turut memengaruhi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
&quot;Contohnya kondisi jalan tanpa lampu penerangan pada malam hari, tanpa marka jalan, dan jalan berlubang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu linta,&quot; katanya.

Kendati dalam Operasi Simpatik dilakukan dengan pendekatan lunak, pihaknya juga akan melakukan tindakan tegas jika terjadi pelanggaran yang membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
&quot;Ini dalam rangka melindungi. Kalau dibiarkan justru akan menjamur dan melebar,&quot; katanya.
Selama Operasi Simpatik dilaksanakan di seluruh Indonesia pada 2017 ini, Royke mengatakan belum ada kejadian menonjol yang terjadi.
Pada kesempatan tersebut, Korlantas bersama Polres Banyumas juga turut membangikan helm kepada sejumlah anak-anak yang dibonceng sepeda motor tanpa menggunakan helm di Jalan Soedirman depan RRI Purwokerto.
Polres Banyumas juga menampilkan badut zebra dan salah satu tokoh punakawan yakni Bawor untuk menyosialisasikan ketertiban, keamanan, dan keselamatan berlalu lintas kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di tempat itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa memantau jalannya Operasi Simpatik 2017 yang dilaksanakan Polres Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Operasi Simpatik sendiri berlangsung dari 1 Maret hingga 21 Maret 2017.
&quot;Operasi Simpatik kami maksudkan selama 21 hari, polisi selaku penegak hukum harus bersimpatik di dalam tutur kata, tindakan dan penampilan,&quot; kata Royke melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (9/3/2017).
Selain itu, lanjut mantan Kapolda Papua Barat ini, polisi harus mengajak masyarakat untuk ikhlas, tertib dan disipilin berlalu lintas. Tujuannya adalah agar keselamatan terjamin baik dari pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Royke pun memerinci angka kecelakaan di Indonesia. Khusus yang mengakibatkan korban meninggal dunia rata-rata 26 ribu per tahun. Menurutnya sebagian besar korban kecelakaan lalu linta itu melibatkan sepeda motor yang mencapai 70 hingga 80 persen.
&quot;Ini sungguh-sungguh sangat tragis dan langkah-langkah untuk menekan itu (kecelakaan lalu lintas) harus dilakukan,&quot; katanya.
Oleh karena itu, operasi simpatik adalah salah satu caranya dengan mengajak masyarakat untuk tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Di samping itu, ujar dia kondisi jalan juga turut memengaruhi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
&quot;Contohnya kondisi jalan tanpa lampu penerangan pada malam hari, tanpa marka jalan, dan jalan berlubang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu linta,&quot; katanya.

Kendati dalam Operasi Simpatik dilakukan dengan pendekatan lunak, pihaknya juga akan melakukan tindakan tegas jika terjadi pelanggaran yang membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
&quot;Ini dalam rangka melindungi. Kalau dibiarkan justru akan menjamur dan melebar,&quot; katanya.
Selama Operasi Simpatik dilaksanakan di seluruh Indonesia pada 2017 ini, Royke mengatakan belum ada kejadian menonjol yang terjadi.
Pada kesempatan tersebut, Korlantas bersama Polres Banyumas juga turut membangikan helm kepada sejumlah anak-anak yang dibonceng sepeda motor tanpa menggunakan helm di Jalan Soedirman depan RRI Purwokerto.
Polres Banyumas juga menampilkan badut zebra dan salah satu tokoh punakawan yakni Bawor untuk menyosialisasikan ketertiban, keamanan, dan keselamatan berlalu lintas kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di tempat itu.</content:encoded></item></channel></rss>
