<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat! DKPP Akan Gelar Sidang Terkait &quot;Pertemuan Gelap&quot; Ketua KPU DKI</title><description>DKPP akan menggelar sidang laporan dugaan pelanggaran kode etik yang  dilakukan Ketua KPU DKI Sumarno dan Komisioner KPU DKI Dahliah Umar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki"/><item><title>Catat! DKPP Akan Gelar Sidang Terkait &quot;Pertemuan Gelap&quot; Ketua KPU DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki</guid><pubDate>Jum'at 10 Maret 2017 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki-LMjyegzIgg.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/10/337/1639882/catat-dkpp-akan-gelar-sidang-terkait-pertemuan-gelap-ketua-kpu-dki-LMjyegzIgg.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  akan menggelar sidang laporan dugaan pelanggaran kode etik yang  dilakukan Ketua KPU DKI Sumarno, Komisioner KPU DKI Dahliah Umar dan  Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti yang ikut dalam rapat&amp;nbsp; tim pemenangan  Ahok-Djarot. Sidang akan dilakukan bilamana aduan yang disampaikan atas  pertemuan tersebut&amp;lrm;&amp;lrm; telah terverifikasi.Ketua DKPP Jimly  Asshiddiqie mengatakan, pertemuan tersebut tidak melulu menunjukkan  penyelenggara pemilu tidak netral.&quot;Saya kira itu indikasi saja, bisa iya  bisa tidak. Tetapi saya senang dengan adanya laporan itu, karena  dua-duanya (timses Anies-Sandi dan Ahok-Djarot) marah sama Ketua KPU,  dua-duanya curiga dan itu indikasi netral&amp;lrm;,&quot; kata Jimly di Gedung DKPP,  Jumat (10/3/2017).Jimly melanjutkan, saat salah satu paslon  dekat dengan penyelenggara maka kecurigaan akan muncul di pasangan  lainnya.&quot;Sebelah sana curiga dan sebelah sini juga curiga, berarti ini  positif,&quot; ujarnya.Meskipun begitu, Jimly enggan menanggapi  secara detail terkait pertemuan tersebut. Jimly hanya akan memberikan  tanggapan dalam sidang bilamana aduan yang disampaikan atas pertemuan  tersebut&amp;lrm;&amp;lrm; telah terverifikasi.&quot;Nanti kita tanya itu dalam  sidang, tapi ini persepsi tentang kebenaran harus dibela. Kita tidak  bisa menuduh atau menghakimi terlalu cepat. Kita lihat dulu  bukti-buktinya, jadi harus sidang,&quot; tuturnya.&amp;lrm;Dalam kesempatan  itu Jimly mengimbau semua pihak dapat menahan diri agar tidak tegang  terkait persoalan ini. &quot;Kita nikmati saja, jangan tegang,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  akan menggelar sidang laporan dugaan pelanggaran kode etik yang  dilakukan Ketua KPU DKI Sumarno, Komisioner KPU DKI Dahliah Umar dan  Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti yang ikut dalam rapat&amp;nbsp; tim pemenangan  Ahok-Djarot. Sidang akan dilakukan bilamana aduan yang disampaikan atas  pertemuan tersebut&amp;lrm;&amp;lrm; telah terverifikasi.Ketua DKPP Jimly  Asshiddiqie mengatakan, pertemuan tersebut tidak melulu menunjukkan  penyelenggara pemilu tidak netral.&quot;Saya kira itu indikasi saja, bisa iya  bisa tidak. Tetapi saya senang dengan adanya laporan itu, karena  dua-duanya (timses Anies-Sandi dan Ahok-Djarot) marah sama Ketua KPU,  dua-duanya curiga dan itu indikasi netral&amp;lrm;,&quot; kata Jimly di Gedung DKPP,  Jumat (10/3/2017).Jimly melanjutkan, saat salah satu paslon  dekat dengan penyelenggara maka kecurigaan akan muncul di pasangan  lainnya.&quot;Sebelah sana curiga dan sebelah sini juga curiga, berarti ini  positif,&quot; ujarnya.Meskipun begitu, Jimly enggan menanggapi  secara detail terkait pertemuan tersebut. Jimly hanya akan memberikan  tanggapan dalam sidang bilamana aduan yang disampaikan atas pertemuan  tersebut&amp;lrm;&amp;lrm; telah terverifikasi.&quot;Nanti kita tanya itu dalam  sidang, tapi ini persepsi tentang kebenaran harus dibela. Kita tidak  bisa menuduh atau menghakimi terlalu cepat. Kita lihat dulu  bukti-buktinya, jadi harus sidang,&quot; tuturnya.&amp;lrm;Dalam kesempatan  itu Jimly mengimbau semua pihak dapat menahan diri agar tidak tegang  terkait persoalan ini. &quot;Kita nikmati saja, jangan tegang,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
