<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Tuntut KIS di Jombang Ricuh, Pria Lansia Dipukul Polisi</title><description>Aksi unjuk rasa ratusan warga menuntut Kartu Indonesia Sehat (KIS) di depan Kantor Desa Sumbernongko, Jombang, Jatim, ricuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi"/><item><title>Demo Tuntut KIS di Jombang Ricuh, Pria Lansia Dipukul Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi</guid><pubDate>Jum'at 10 Maret 2017 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Zen Arivin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi-eBXVmrbgqa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang peserta demo KIS di depan Kantor Desa Sumbernongko, Jombang, terkena bogem polisi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/10/519/1639657/demo-tuntut-kis-di-jombang-ricuh-pria-lansia-dipukul-polisi-eBXVmrbgqa.jpg</image><title>Seorang peserta demo KIS di depan Kantor Desa Sumbernongko, Jombang, terkena bogem polisi (Okezone)</title></images><description>MOJOKERTO - Aksi unjuk rasa ratusan warga menuntut Kartu Indonesia Sehat (KIS) di depan Kantor Desa Sumbernongko, Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berujung ricuh. Seorang pria lanjut usia (lansia) peserta demo terkena pukulan polisi.
Tuntutan warga muncul akibat molornya penerimaan &amp;ldquo;kartu sakti&amp;rdquo; salah satu program andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Seorang warga peserta demo, Jono mengatakan, dirinya terpaksa berutang kepada tetangganya untuk berobat ke Puskesmas karena tak punya biaya. Padahal, dirinya sudah terdaftar dalam penerima KIS.
&quot;Sudah setahun ini kami belum menerimanya. Saya ini juga sakit-sakitan kenapa tidak segera dibagikan oleh desa. Untuk berobat saya harus berutang ke tetangga,&amp;rdquo; ujarnya di sela aksi, Jumat (10/3/2017).
Senasib dengan Jono, ratusan warga Desa Sumbernongko yang telah terdaftar sebagai penerima KIS hingga kini belum menerima kartu tersebut. Hal inilah yang mendorong mereka berunjuk rasa.
Kepala Desa Sumbernongko, Sumartono, berdalih bahwa KIS tidak dipegang oleh pihak desa, tapi dibawa oleh bidan desa. Ia beralasan jika &amp;ldquo;kartu sakti&amp;rdquo; tersebut masih dilakukan verifikasi.
&quot;Sudah saya berikan bidan desa, masih dicek didata dulu. Sudah ada di bidan desa,&quot; katanya kepada awak media.
Pantauan Okezone di lokasi, aksi unjuk rasa semula berjalan damai. Warga yang hendak menyampaikan aspirasi dan mencoba memasuki Balai Desa kemudian dihalang-halangi sejumlah aparat kepolisian yang sedari awal diminta pihak desa untuk melakukan pengamanan.
Namun, massa yang terdiri dari ibu-ibu dan pria lanjut usia (lansia) itu tetap ngotot ingin menyuarakan hak mereka. Aksi saling dorong pun tak terelakkan saat petugas berupaya menghalau massa aksi. Hingga akhirnya, satu orang kakek-kakek terkena bogem mentah salah seorang petugas polisi.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Subadar mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi bahwa demo itu ricuh dan ada pria lansia terkena bogem polisi.
&quot;Saya belum bisa memberikan keterangan, nanti saya komunikasikan dengan pak Kabagops yang berada di lokasi,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>MOJOKERTO - Aksi unjuk rasa ratusan warga menuntut Kartu Indonesia Sehat (KIS) di depan Kantor Desa Sumbernongko, Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berujung ricuh. Seorang pria lanjut usia (lansia) peserta demo terkena pukulan polisi.
Tuntutan warga muncul akibat molornya penerimaan &amp;ldquo;kartu sakti&amp;rdquo; salah satu program andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Seorang warga peserta demo, Jono mengatakan, dirinya terpaksa berutang kepada tetangganya untuk berobat ke Puskesmas karena tak punya biaya. Padahal, dirinya sudah terdaftar dalam penerima KIS.
&quot;Sudah setahun ini kami belum menerimanya. Saya ini juga sakit-sakitan kenapa tidak segera dibagikan oleh desa. Untuk berobat saya harus berutang ke tetangga,&amp;rdquo; ujarnya di sela aksi, Jumat (10/3/2017).
Senasib dengan Jono, ratusan warga Desa Sumbernongko yang telah terdaftar sebagai penerima KIS hingga kini belum menerima kartu tersebut. Hal inilah yang mendorong mereka berunjuk rasa.
Kepala Desa Sumbernongko, Sumartono, berdalih bahwa KIS tidak dipegang oleh pihak desa, tapi dibawa oleh bidan desa. Ia beralasan jika &amp;ldquo;kartu sakti&amp;rdquo; tersebut masih dilakukan verifikasi.
&quot;Sudah saya berikan bidan desa, masih dicek didata dulu. Sudah ada di bidan desa,&quot; katanya kepada awak media.
Pantauan Okezone di lokasi, aksi unjuk rasa semula berjalan damai. Warga yang hendak menyampaikan aspirasi dan mencoba memasuki Balai Desa kemudian dihalang-halangi sejumlah aparat kepolisian yang sedari awal diminta pihak desa untuk melakukan pengamanan.
Namun, massa yang terdiri dari ibu-ibu dan pria lanjut usia (lansia) itu tetap ngotot ingin menyuarakan hak mereka. Aksi saling dorong pun tak terelakkan saat petugas berupaya menghalau massa aksi. Hingga akhirnya, satu orang kakek-kakek terkena bogem mentah salah seorang petugas polisi.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Subadar mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi bahwa demo itu ricuh dan ada pria lansia terkena bogem polisi.
&quot;Saya belum bisa memberikan keterangan, nanti saya komunikasikan dengan pak Kabagops yang berada di lokasi,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
