<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU-Bawaslu DKI Dinilai Sudah Mencederai Azaz Independensi</title><description>&quot;Intitusi penyelenggara Pilkada mestinya bersifat netral dan independen,&quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi"/><item><title>KPU-Bawaslu DKI Dinilai Sudah Mencederai Azaz Independensi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi</guid><pubDate>Sabtu 11 Maret 2017 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi-1XbI4TQ127.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/11/338/1640035/kpu-bawaslu-dki-dinilai-sudah-mencederai-azaz-independensi-1XbI4TQ127.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni menilai kehadiran Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di rapat internal pasangan Ahok-Djarot mencederai azaz independensi penyelenggara Pemilu.
Sumarno diketahui bersama komisioner KPU DKI lainnya Dahlia Umar dan Mimah Susanti menghadiri undangan tim Ahok-Djarot di Hotel Novotel Jakarta, Kamis 9 Maret 2017.
&quot;Intitusi penyelenggara Pilkada mestinya bersifat netral dan independen. Apapun agenda yang dibahas, kehadiran komisoner dari kedua institusi tersebut sudah mencederai azaz independensi,&quot; kata Sya'roni kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).
Seharusnya, lanjut dia tim sukses pasangan calon lah yang harus mendatangi kantor KPU DKI atau Bawaslu jika memang membutuhkan data atau keterangan terkait Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. &quot;Bukan malah sebaliknya,&quot; sambungnya.
Kasus ini nantinya menurut Sya'roni bisa berbuntut panjang.
&quot;Misalnya saja calon lain kalah di putaran kedua, bisa saja ada tuduhan kekalahan karena KPU-Bawaslu memihan paslon tertentu,&quot; tuturnya.
Oleh karena itu, Sya'roni menyarankan agar menjaga pesta demokrasi di Jakarta tetap berjalan kondusif dan tidak ada prasangka negatif, sebaiknya komisioner KPU-Bawaslu DKI Jakarta yang menghadiri rapat internal Ahok-Djarot mengundurkan diri saja. (sym)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni menilai kehadiran Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di rapat internal pasangan Ahok-Djarot mencederai azaz independensi penyelenggara Pemilu.
Sumarno diketahui bersama komisioner KPU DKI lainnya Dahlia Umar dan Mimah Susanti menghadiri undangan tim Ahok-Djarot di Hotel Novotel Jakarta, Kamis 9 Maret 2017.
&quot;Intitusi penyelenggara Pilkada mestinya bersifat netral dan independen. Apapun agenda yang dibahas, kehadiran komisoner dari kedua institusi tersebut sudah mencederai azaz independensi,&quot; kata Sya'roni kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).
Seharusnya, lanjut dia tim sukses pasangan calon lah yang harus mendatangi kantor KPU DKI atau Bawaslu jika memang membutuhkan data atau keterangan terkait Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. &quot;Bukan malah sebaliknya,&quot; sambungnya.
Kasus ini nantinya menurut Sya'roni bisa berbuntut panjang.
&quot;Misalnya saja calon lain kalah di putaran kedua, bisa saja ada tuduhan kekalahan karena KPU-Bawaslu memihan paslon tertentu,&quot; tuturnya.
Oleh karena itu, Sya'roni menyarankan agar menjaga pesta demokrasi di Jakarta tetap berjalan kondusif dan tidak ada prasangka negatif, sebaiknya komisioner KPU-Bawaslu DKI Jakarta yang menghadiri rapat internal Ahok-Djarot mengundurkan diri saja. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
