<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! 5.227 Detonator Milik Perusahaan Tambang Hilang</title><description>Brigjen Rikwanto membenarkan hilangnya 5.227 detonator dari jumlah semula 5.331 buah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang"/><item><title>Astaga! 5.227 Detonator Milik Perusahaan Tambang Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2017 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang-wBT4dUuLEW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/13/340/1641447/astaga-5-227-detonator-milik-perusahaan-tambang-hilang-wBT4dUuLEW.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Ribuan detonator di perusahaan tambang emas PT Indohong Mining, Kampung Cilandu, Desa Mekar Sari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten hilang digondol maling.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto membenarkan hilangnya 5.227 detonator dari jumlah semula 5.331 buah.
&quot;Tadi saya konfirmasi memang benar ada kehilangan. Dan penyelidikan sedang dilakukan kebetulan itu waktu itu (kejadian) tidak terjaga tempatnya,&quot; kata Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).
Saat ini, kata mantan Kapolres Klaten ini sudah ada titik terang terkait pelaku yang diduga mencuri detonator tersebut. Saat ini, Polres Lebak tengah memburu pelaku tersebut.
&quot;Sudah ada titik terang. Artinya yang diduga pelaku sudah titik terang hanya masih dalam pencarian,&quot; katanya.
Hingga kini, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah pencurian detonator ini berkaitan dengan aksi terorisme. &quot;Belum dapat disimpulkan. Kecil kemungkinan untuk itu. Kan kalau mengambil kan ada tujuan. Tujuannya untuk apa ini sdang kita dalami kita tunggu saja mudah-mudahan satu dua hari ini sudah bisa diekspose oleh pihak Polda Banten,&quot; tukasnya.
Informasi yang dihimpun, olah TKP sendiri sudah dilakukan oleh aparat Kepolisian Polres Lebak pada Kamis 9 Maret 2017 di gudang bahan peledak milik PT Indohong Mining. Dari hasil oleh TKP itu, diduga kejadian hilangnya detonator sudah berlangsung satu bulan yang lalu.
PT Indohong Mining sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan emas yang mulai beroperasi kurang lebih dua tahun yang lalu di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Baten. Akan tetapi, perusahaan ini sudah tidak berjalan karena mengalami kebangkrutan.</description><content:encoded>JAKARTA - Ribuan detonator di perusahaan tambang emas PT Indohong Mining, Kampung Cilandu, Desa Mekar Sari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten hilang digondol maling.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto membenarkan hilangnya 5.227 detonator dari jumlah semula 5.331 buah.
&quot;Tadi saya konfirmasi memang benar ada kehilangan. Dan penyelidikan sedang dilakukan kebetulan itu waktu itu (kejadian) tidak terjaga tempatnya,&quot; kata Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).
Saat ini, kata mantan Kapolres Klaten ini sudah ada titik terang terkait pelaku yang diduga mencuri detonator tersebut. Saat ini, Polres Lebak tengah memburu pelaku tersebut.
&quot;Sudah ada titik terang. Artinya yang diduga pelaku sudah titik terang hanya masih dalam pencarian,&quot; katanya.
Hingga kini, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah pencurian detonator ini berkaitan dengan aksi terorisme. &quot;Belum dapat disimpulkan. Kecil kemungkinan untuk itu. Kan kalau mengambil kan ada tujuan. Tujuannya untuk apa ini sdang kita dalami kita tunggu saja mudah-mudahan satu dua hari ini sudah bisa diekspose oleh pihak Polda Banten,&quot; tukasnya.
Informasi yang dihimpun, olah TKP sendiri sudah dilakukan oleh aparat Kepolisian Polres Lebak pada Kamis 9 Maret 2017 di gudang bahan peledak milik PT Indohong Mining. Dari hasil oleh TKP itu, diduga kejadian hilangnya detonator sudah berlangsung satu bulan yang lalu.
PT Indohong Mining sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan emas yang mulai beroperasi kurang lebih dua tahun yang lalu di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Baten. Akan tetapi, perusahaan ini sudah tidak berjalan karena mengalami kebangkrutan.</content:encoded></item></channel></rss>
