<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Mantap! Tiga Perbatasan di Kalimantan Barat Kini Berwajah Cantik</title><description>Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang lebih megah dari tetangga di tiga  kabupaten itu sudah diresmikan Persiden Joko Widodo (Jokowi).</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik"/><item><title>  Mantap! Tiga Perbatasan di Kalimantan Barat Kini Berwajah Cantik</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik</guid><pubDate>Sabtu 18 Maret 2017 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik-7KNCnG3uLS.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/18/340/1646294/mantap-tiga-perbatasan-di-kalimantan-barat-kini-berwajah-cantik-7KNCnG3uLS.jpg</image><title></title></images><description>PONTIANAK - Tiga pos lintas batas di Provinsi Kalimantan Barat dengan Negara Bagian Sarawak, Malaysia sudah dirombak dengan wajah yang cantik.&amp;nbsp;Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang lebih megah dari tetangga di tiga kabupaten itu sudah diresmikan Persiden Joko Widodo (Jokowi).

Diantaranya, PLBN Terpadu Entikong, di Kabupaten Sanggau yang berbatas langsung dengan Tebedu, Sarawak. Pembangunan PLBN di atas lahan 8 hektar yang memakai konsep rumah panjang dan perisai suku Dayak yang menelan anggaran sebesar Rp152,49 miliar ini diresmikan pada 21 Desember 2016.

Kemudian, PLBN Terpadu Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu&amp;nbsp;yang berbatas langsung dengan Lubok Antu, Sarawak, baru saja diresmikan kemarin, Kamis 16 Maret 2017. Pembangunan PLBN yang memakai konsep Rumah Panjang&amp;nbsp;di atas lahan seluas 8,8 hektar ini menelan biaya sebesar Rp153 miliar.

Jumat, 17 Maret 2017, PLBN Aruk Sajingan Besar di Kabupaten Sambas juga telah diresmikan. PLBN yang berbatas langsung dengan Biawak, Sarawak ini menelan biaya Rp131,1 miliar. Bangunan di atas lahan 9,1 hektar ini juga memakai konsep budaya lokal Rumah Panjang.

Presiden Jokowi mengatakan, membangun Indonesia dari pinggiran adalah salah satu Nawacita atau sembilan agenda prioritas pemerintah. Adanya perombakan tiga PLBN ini atas dasar rasa malu dan marahnya Jokowi ketika melihat kondisi sebelumnya.

&quot;Dua tahun lalu, sebagai Presiden Indonesia saya sangat malu melihat kondisi Pos Lintas Batas Negara kita. PLBN yang menjadi teras negara Indonesia, tampak kumuh dan sangat tidak layak,&quot; kata Jokowi.

Melihat kondisi tersebut, saat itu juga Jokowi marah dan meminta ada pembangunan baru. &quot;Saat itu juga saya marah betul. Tidak ada kata renovasi, robohkan! Dan saya minta maksimal dua tahun gedung-gedung PLBN itu harus selesai, dengan kualitas minimal dua kali lebih baik dari negara tetangga,&quot; terangnya.

Dan, Alhamdulillah kini tiga PLBN Entikong, Nanga Badau dan Aruk Sajingan Besar sudah selesai dibangun untuk tahap pertama dan diresmikan.

&quot;Desember 2016 lalu PLBN Entikong sudah saya resmikan, kemarin saya ke PLBN Nanga Badau dan ke PLBN Aruk Sajingan Besar. Semuanya sudah kita bangun total. Pos lintas batas kita, sekarang sudah membanggakan dan tidak kalah dengan negara tetangga,&quot; paparnya.

Saat ini pemerintah tengah mempersiapkan pembangunan penyelaras kawasan ketiga PLBN tersebut. Diantaranya membangun pasar modern, kawasan air bersih dan destinasi wisata. (sym)</description><content:encoded>PONTIANAK - Tiga pos lintas batas di Provinsi Kalimantan Barat dengan Negara Bagian Sarawak, Malaysia sudah dirombak dengan wajah yang cantik.&amp;nbsp;Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang lebih megah dari tetangga di tiga kabupaten itu sudah diresmikan Persiden Joko Widodo (Jokowi).

Diantaranya, PLBN Terpadu Entikong, di Kabupaten Sanggau yang berbatas langsung dengan Tebedu, Sarawak. Pembangunan PLBN di atas lahan 8 hektar yang memakai konsep rumah panjang dan perisai suku Dayak yang menelan anggaran sebesar Rp152,49 miliar ini diresmikan pada 21 Desember 2016.

Kemudian, PLBN Terpadu Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu&amp;nbsp;yang berbatas langsung dengan Lubok Antu, Sarawak, baru saja diresmikan kemarin, Kamis 16 Maret 2017. Pembangunan PLBN yang memakai konsep Rumah Panjang&amp;nbsp;di atas lahan seluas 8,8 hektar ini menelan biaya sebesar Rp153 miliar.

Jumat, 17 Maret 2017, PLBN Aruk Sajingan Besar di Kabupaten Sambas juga telah diresmikan. PLBN yang berbatas langsung dengan Biawak, Sarawak ini menelan biaya Rp131,1 miliar. Bangunan di atas lahan 9,1 hektar ini juga memakai konsep budaya lokal Rumah Panjang.

Presiden Jokowi mengatakan, membangun Indonesia dari pinggiran adalah salah satu Nawacita atau sembilan agenda prioritas pemerintah. Adanya perombakan tiga PLBN ini atas dasar rasa malu dan marahnya Jokowi ketika melihat kondisi sebelumnya.

&quot;Dua tahun lalu, sebagai Presiden Indonesia saya sangat malu melihat kondisi Pos Lintas Batas Negara kita. PLBN yang menjadi teras negara Indonesia, tampak kumuh dan sangat tidak layak,&quot; kata Jokowi.

Melihat kondisi tersebut, saat itu juga Jokowi marah dan meminta ada pembangunan baru. &quot;Saat itu juga saya marah betul. Tidak ada kata renovasi, robohkan! Dan saya minta maksimal dua tahun gedung-gedung PLBN itu harus selesai, dengan kualitas minimal dua kali lebih baik dari negara tetangga,&quot; terangnya.

Dan, Alhamdulillah kini tiga PLBN Entikong, Nanga Badau dan Aruk Sajingan Besar sudah selesai dibangun untuk tahap pertama dan diresmikan.

&quot;Desember 2016 lalu PLBN Entikong sudah saya resmikan, kemarin saya ke PLBN Nanga Badau dan ke PLBN Aruk Sajingan Besar. Semuanya sudah kita bangun total. Pos lintas batas kita, sekarang sudah membanggakan dan tidak kalah dengan negara tetangga,&quot; paparnya.

Saat ini pemerintah tengah mempersiapkan pembangunan penyelaras kawasan ketiga PLBN tersebut. Diantaranya membangun pasar modern, kawasan air bersih dan destinasi wisata. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
