<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arkeleog China Temukan 10 Ribu Harta Karun Berusia 300 Tahun </title><description>Harta karun tersebut diperkirakan berasal dari 1.000 kapal yang tenggelam saat pertempuran antara Dinasti Ming dengan pemberontak.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun"/><item><title>Arkeleog China Temukan 10 Ribu Harta Karun Berusia 300 Tahun </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun</guid><pubDate>Rabu 22 Maret 2017 07:22 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun-Pjg3g6Fzpw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim arkeolog berharap dapat menemukan lebih banyak harta karun (Foto: Global Look Press)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/22/18/1648758/arkeleog-china-temukan-10-ribu-harta-karun-berusia-300-tahun-Pjg3g6Fzpw.jpg</image><title>Tim arkeolog berharap dapat menemukan lebih banyak harta karun (Foto: Global Look Press)</title></images><description>SICHUAN &amp;ndash; Lebih dari 10 ribu benda berlapis emas dan perak yang diperkirakan berasal dari Dinasti Ming berhasil ditemukan oleh arkeologi di dasar sungai di Provinsi Sichuan, China. Harta karun tersebut diperkirakan sudah berusia 300 tahun.
Koin emas, perak, dan perunggu dalam jumlah besar turut ditemukan dari dasar pertemuan dua aliran sungai Minjiang dan Jinjiang itu. Direktur Institut Peninggalan Budaya dan Penelitian Arkeologi menambahkan, perhiasan berupa berlian, perabot rumah tangga, dan persenjataan berbahan besi seperti pedang, pisau, serta tombak juga ditemukan.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;See new discoveries in SW China&amp;amp;#39;s Sichuan. Over 10,000 gold &amp;amp;amp; silver items that sank to bottom of a river over 300 years ago were recovered &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/Li3fov5CWU&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/Li3fov5CWU&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; China Xinhua News (@XHNews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/XHNews/status/843800748467077120&quot;&amp;gt;March 20, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Sumber: Xinhua/Twitter
Sebagian besar benda yang ditemukan itu sudah dibersihkan. Sejumlah pola dan karakter unik yang menempel di benda-benda tersebut dapat terlihat dengan jelas. Penemuan itu memperkuat sejarah sungai tersebut sebagai saksi bisu pertarungan pada 1649 antara pemberontak pimpinan Zhang Xianzhong dan tentara Dinasti Ming.
Pertarungan tersebut memakan korban lebih dari 1.000 unit perahu yang dipenuhi uang dan perhiasan. Perahu-perahu tersebut tenggelam di sungai itu beserta harta karun. &amp;ldquo;Benda-benda yang ditemukan adalah bukti langsung dan paling menarik untuk mengidentifikasi di mana pertarungan terjadi,&amp;rdquo; tutur arkeolog bernama Wang Wei, mengutip dari Russia Today, Rabu (22/3/2017).
Sejauh ini, arkeolog sudah berhasil menggali area seluas 10 ribu meter persegi. Tim arkeolog berharap dapat menemukan lebih banyak harta karun lagi di area penggalian sebelum proyek itu selesai pada April mendatang.</description><content:encoded>SICHUAN &amp;ndash; Lebih dari 10 ribu benda berlapis emas dan perak yang diperkirakan berasal dari Dinasti Ming berhasil ditemukan oleh arkeologi di dasar sungai di Provinsi Sichuan, China. Harta karun tersebut diperkirakan sudah berusia 300 tahun.
Koin emas, perak, dan perunggu dalam jumlah besar turut ditemukan dari dasar pertemuan dua aliran sungai Minjiang dan Jinjiang itu. Direktur Institut Peninggalan Budaya dan Penelitian Arkeologi menambahkan, perhiasan berupa berlian, perabot rumah tangga, dan persenjataan berbahan besi seperti pedang, pisau, serta tombak juga ditemukan.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;See new discoveries in SW China&amp;amp;#39;s Sichuan. Over 10,000 gold &amp;amp;amp; silver items that sank to bottom of a river over 300 years ago were recovered &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/Li3fov5CWU&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/Li3fov5CWU&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; China Xinhua News (@XHNews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/XHNews/status/843800748467077120&quot;&amp;gt;March 20, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Sumber: Xinhua/Twitter
Sebagian besar benda yang ditemukan itu sudah dibersihkan. Sejumlah pola dan karakter unik yang menempel di benda-benda tersebut dapat terlihat dengan jelas. Penemuan itu memperkuat sejarah sungai tersebut sebagai saksi bisu pertarungan pada 1649 antara pemberontak pimpinan Zhang Xianzhong dan tentara Dinasti Ming.
Pertarungan tersebut memakan korban lebih dari 1.000 unit perahu yang dipenuhi uang dan perhiasan. Perahu-perahu tersebut tenggelam di sungai itu beserta harta karun. &amp;ldquo;Benda-benda yang ditemukan adalah bukti langsung dan paling menarik untuk mengidentifikasi di mana pertarungan terjadi,&amp;rdquo; tutur arkeolog bernama Wang Wei, mengutip dari Russia Today, Rabu (22/3/2017).
Sejauh ini, arkeolog sudah berhasil menggali area seluas 10 ribu meter persegi. Tim arkeolog berharap dapat menemukan lebih banyak harta karun lagi di area penggalian sebelum proyek itu selesai pada April mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
