<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mussolini Dirikan Partai Fasis di Italia</title><description>Pada hari ini menjadi hari di mana Benito Mussolini mendirikan Partai Fasis pada 1919.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/23/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/23/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia"/><item><title>Mussolini Dirikan Partai Fasis di Italia</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/23/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/23/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia</guid><pubDate>Kamis 23 Maret 2017 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/22/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia-zuMKKFJmxx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benito Mussolini, sang pendiri Partai Fasis di Italia (Foto: History.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/22/18/1649115/mussolini-dirikan-partai-fasis-di-italia-zuMKKFJmxx.jpg</image><title>Benito Mussolini, sang pendiri Partai Fasis di Italia (Foto: History.com)</title></images><description>KERAS dan ekstrem kerap tidak lepas dari pandangan kaum fasis. Hal tersebut juga tidak berbeda ketika Benito Mussolini mendirikan partai fasisnya di Italia.
Sebagaimana dikutip dari History, Kamis (23/3/2017) veteran Perang Dunia I ini mendirikan partai fasisnya pada 23 Maret 1919 dengan nama Fasci di Combattimento. Nama tersebut dipilih Mussolini karena ia terinspirasi oleh pergerakan revolusi petani Italia di abad 19.
Partai Fasis buatan Mussolini menjadi organisasi sayap kanan utama yang menaungi kaum nasionalis Italia garis keras. Dengan pakaian hitam sebagai seragamnya, partai tersebut melancarkan aksinya untuk menekan pergerakan kaum sayap kiri dengan cara teror serta intimidasi.
Pada Oktober 1922, Raja Emmaniel III yang kurang percaya dengan dengan parlementer Italia meminta Mussolini untuk membentuk pemerintahan baru yang berdasarkan fasisme. Namun itu merupakan kesalahan fatal. Sebab ketika Mussolini menjadi perdana menteri Italia, ia bekerja sama dengan beberapa anggota kabinet untuk menguatkan posisinya sebagai diktator.
Pada 1924, pergerakan Sosialis di Italia dapat ditekan dan pada Januari 1925, negara Fasis resmi berdiri. Negara tersebut dipimpin oleh Mussolini yang mendapatkan gelar Il Duce atau sang pemimpin.
Mussolini sempat menghubungi para sekutu di Barat untuk menciptakan perjanjian baru. Namun akibat invasi Etiopia pada 1935, aliansi di Barat enggan berurusan dengan negara Fasis tersebut.
Pada 1936, Mussolini akhirnya memutuskan bergabung dengan Adolf Hitler dalam dukungannya di Perang Sipil Spanyol. Keputusan ini akhirnya memicu terbentuknya kerjasama kebijakan asing antara Italia dan Jerman Nazi pada 1937.
Ketika Perang Dunia II Pecah, kerjasama Mussolini dan Hitler terbukti efektif mengingat sang Il Duce sebenarnya memiliki militer yang lebih lemah dibanding Nazi. Pada Juli 1943, invasi di Italia memicu terjadinya pemberontakan di dalam Partai Fasis.
Tidak lama setelah itu, Il Duce ditangkap dan marsekal di Partai Fasis, Pietro Badoglio, menggantikannya. Pada September 1943 Badoglio memutuskan untuk menyerah kepada pihak Sekutu.
Delapan hari usai penyerahan tersebut, militer Jerman membebaskan Mussolini dari penjaranya dan ia mendirikan sebuah negara boneka baru di Italia barat. Ketika Jerman kalah di Perang Dunia II, Mussolini kembali ditangkap. Pada 29 April 1945, Mussolini dan pasangannya, Clara Petacci, akhirnya dieksekusi mati.</description><content:encoded>KERAS dan ekstrem kerap tidak lepas dari pandangan kaum fasis. Hal tersebut juga tidak berbeda ketika Benito Mussolini mendirikan partai fasisnya di Italia.
Sebagaimana dikutip dari History, Kamis (23/3/2017) veteran Perang Dunia I ini mendirikan partai fasisnya pada 23 Maret 1919 dengan nama Fasci di Combattimento. Nama tersebut dipilih Mussolini karena ia terinspirasi oleh pergerakan revolusi petani Italia di abad 19.
Partai Fasis buatan Mussolini menjadi organisasi sayap kanan utama yang menaungi kaum nasionalis Italia garis keras. Dengan pakaian hitam sebagai seragamnya, partai tersebut melancarkan aksinya untuk menekan pergerakan kaum sayap kiri dengan cara teror serta intimidasi.
Pada Oktober 1922, Raja Emmaniel III yang kurang percaya dengan dengan parlementer Italia meminta Mussolini untuk membentuk pemerintahan baru yang berdasarkan fasisme. Namun itu merupakan kesalahan fatal. Sebab ketika Mussolini menjadi perdana menteri Italia, ia bekerja sama dengan beberapa anggota kabinet untuk menguatkan posisinya sebagai diktator.
Pada 1924, pergerakan Sosialis di Italia dapat ditekan dan pada Januari 1925, negara Fasis resmi berdiri. Negara tersebut dipimpin oleh Mussolini yang mendapatkan gelar Il Duce atau sang pemimpin.
Mussolini sempat menghubungi para sekutu di Barat untuk menciptakan perjanjian baru. Namun akibat invasi Etiopia pada 1935, aliansi di Barat enggan berurusan dengan negara Fasis tersebut.
Pada 1936, Mussolini akhirnya memutuskan bergabung dengan Adolf Hitler dalam dukungannya di Perang Sipil Spanyol. Keputusan ini akhirnya memicu terbentuknya kerjasama kebijakan asing antara Italia dan Jerman Nazi pada 1937.
Ketika Perang Dunia II Pecah, kerjasama Mussolini dan Hitler terbukti efektif mengingat sang Il Duce sebenarnya memiliki militer yang lebih lemah dibanding Nazi. Pada Juli 1943, invasi di Italia memicu terjadinya pemberontakan di dalam Partai Fasis.
Tidak lama setelah itu, Il Duce ditangkap dan marsekal di Partai Fasis, Pietro Badoglio, menggantikannya. Pada September 1943 Badoglio memutuskan untuk menyerah kepada pihak Sekutu.
Delapan hari usai penyerahan tersebut, militer Jerman membebaskan Mussolini dari penjaranya dan ia mendirikan sebuah negara boneka baru di Italia barat. Ketika Jerman kalah di Perang Dunia II, Mussolini kembali ditangkap. Pada 29 April 1945, Mussolini dan pasangannya, Clara Petacci, akhirnya dieksekusi mati.</content:encoded></item></channel></rss>
