<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naudzubillah, Lima Orang Ini Selalu Sial dalam Hidupnya</title><description>Orang-orang ini lekat dengan nasib buruk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/24/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/24/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya"/><item><title>Naudzubillah, Lima Orang Ini Selalu Sial dalam Hidupnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/24/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/24/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2017 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/23/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya-EQZ1AQeCRD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/23/18/1650582/naudzubillah-lima-orang-ini-selalu-sial-dalam-hidupnya-EQZ1AQeCRD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>UNTUNG tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Demikian peribahasa umum yang berlaku di Indonesia. Kemalangan atau kesialan tidak pernah dapat diprediksi sebelumnya. Begitulah yang terjadi kepada lima orang berikut yang dicuplik dari Wonderslist, Sabtu (25/3/2017):
 
1. Jason dan Jenny Cairns-Lawrence
Liburan seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi para pelakunya. Akan tetapi, pasangan suami istri (pasutri) asal Inggris ini malah mengalami kesialan tiga kali beruntun ketika memutuskan untuk berlibur.
Kesialan bermula ketika pasutri itu berlibur ke New York, Amerika Serikat (AS), pada September 2001. Keduanya menjadi saksi mata dalam tragedi pengeboman menara kembar World Trade Centre (WTC) atau yang dikenal dengan tragedi 9/11. Setelah menyaksikan tragedi tersebut, keduanya memutuskan untuk tidak pernah lagi menginjakkan kaki di tanah Negeri Paman Sam.
Kesialan kedua terjadi ketika pasutri itu memutuskan untuk berlibur di Ibu Kota London. Lagi-lagi keduanya menjadi saksi atas serangan bunuh diri di kereta bawah tanah London pada 7 Juli 2005.
Kemalangan pasutri itu tidak berhenti sampai di sana. Untuk ketiga kalinya, pasutri Jason dan Jenny Cairns-Lawrence berlibur. Kali ini mereka memutuskan untuk pelesir ke Mumbai, India. Dasar sial, mereka terjebak dalam serangan teroris di Mumbai pada 26 November 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang.
 
2. Frane Selak
Frane Selak pertama kali selamat dari kecelakaan pada Januari 1962 ketika sedang bepergian dari Sarajevo ke Dubrovnik. Rangkaian kereta api yang ditumpanginya menabrak sungai es dan menewaskan 17 orang, tentu saja kecuali dirinya. Frane Selak hanya mengalami luka ringan.
Setahun berikutnya, ia kembali lolos dari maut setelah pintu pesawat yang ditumpanginya meledak. Frane Selak terlempar ke luar pesawat, tetapi berhasil selamat dan hanya menderita luka ringan karena mendarat di atas tumpukan jerami. Insiden tersebut menewaskan 19 orang.
Tiga tahun kemudian, ia kembali selamat dari kecelakaan bus. Pada 1970, Frane Selak berhasil keluar dari mobilnya yang sudah diselimuti api karena kerusakan pada tangki bahan bakar. Pada 1973, mobilnya yang lain kembali terbakar dan lagi-lagi ia selamat.
Ia sempat ditabrak sebuah bus kota pada 1995, tetapi tetap belum dijemput oleh ajal. Setahun kemudian, mobil yang dikendarainya terjerumus ke jurang karena menghindari sebuah truk dari arah berlawanan. Frane Selak mendarat di atas sebuah batang pohon, sementara mobilnya terjatuh ke dasar jurang dan meledak.
 Roy Sullivan 
Tujuh kali disambar petir, tujuh kali pula berhasil selamat. Anda  tidak sedang membaca mitos. Faktanya, seorang pria bernama Roy Sullivan  tetap hidup meski disambar petir sebanyak tujuh kali pada rentang  1942-1977. Namanya bahkan tercatat dalam buku rekor dunia Guinness  sebagai orang yang paling sering disambar petir.
Namun, Roy tampaknya tidak bersyukur kepada Sang Pencipta yang telah  menyelamatkan hidupnya tujuh kali. Ajal menjemputnya di ujung senapan  pada 1983. Roy Sullivan bunuh diri dengan menembak kepalanya pada usia  71 tahun.
Jeanne Rogers 
Perempuan ini mungkin hampir tidak pernah lepas dari kemalangan di  sepanjang hidupnya. Ia pernah terjatuh dari kapal hingga tercebur,  disambar petir dua kali, diserang oleh seekor kelelawar, dipukuli oleh  suaminya hingga sekarat, dan diserang oleh sekawanan perampok.
Setelah mengalami kemalangan tersebut, Jeanne dengan santai menjawab  tidak takut pada kematian. &amp;ldquo;Kematian tidak membuatku takut, tetapi  kehidupan yang membuatku ketakutan,&amp;rdquo; ujarnya.
John Lyne 
Dari semua orang yang ada dalam daftar, pria asal Inggris mungkin  yang paling sial sepanjang hidupnya. John Lyne mengalami 16 insiden atau  kecelakaan yang bagi orang normal akan berakhir di dalam kubur.
Ia berhasil selamat setelah disambar petir, digilas oleh mobil van  milik jasa antarbarang, ditabrak sebuah bus, tenggelam hingga sekarat,  terkena lemparan ketapel hingga menghancurkan delapan buah giginya,  beberapa kali kecelakaan mobil, dan tertimpa batu di pertambangan.
John Lyne berhasil selamat dari semua kecelakaan tersebut layaknya seorang jagoan dalam film action.</description><content:encoded>UNTUNG tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Demikian peribahasa umum yang berlaku di Indonesia. Kemalangan atau kesialan tidak pernah dapat diprediksi sebelumnya. Begitulah yang terjadi kepada lima orang berikut yang dicuplik dari Wonderslist, Sabtu (25/3/2017):
 
1. Jason dan Jenny Cairns-Lawrence
Liburan seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi para pelakunya. Akan tetapi, pasangan suami istri (pasutri) asal Inggris ini malah mengalami kesialan tiga kali beruntun ketika memutuskan untuk berlibur.
Kesialan bermula ketika pasutri itu berlibur ke New York, Amerika Serikat (AS), pada September 2001. Keduanya menjadi saksi mata dalam tragedi pengeboman menara kembar World Trade Centre (WTC) atau yang dikenal dengan tragedi 9/11. Setelah menyaksikan tragedi tersebut, keduanya memutuskan untuk tidak pernah lagi menginjakkan kaki di tanah Negeri Paman Sam.
Kesialan kedua terjadi ketika pasutri itu memutuskan untuk berlibur di Ibu Kota London. Lagi-lagi keduanya menjadi saksi atas serangan bunuh diri di kereta bawah tanah London pada 7 Juli 2005.
Kemalangan pasutri itu tidak berhenti sampai di sana. Untuk ketiga kalinya, pasutri Jason dan Jenny Cairns-Lawrence berlibur. Kali ini mereka memutuskan untuk pelesir ke Mumbai, India. Dasar sial, mereka terjebak dalam serangan teroris di Mumbai pada 26 November 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang.
 
2. Frane Selak
Frane Selak pertama kali selamat dari kecelakaan pada Januari 1962 ketika sedang bepergian dari Sarajevo ke Dubrovnik. Rangkaian kereta api yang ditumpanginya menabrak sungai es dan menewaskan 17 orang, tentu saja kecuali dirinya. Frane Selak hanya mengalami luka ringan.
Setahun berikutnya, ia kembali lolos dari maut setelah pintu pesawat yang ditumpanginya meledak. Frane Selak terlempar ke luar pesawat, tetapi berhasil selamat dan hanya menderita luka ringan karena mendarat di atas tumpukan jerami. Insiden tersebut menewaskan 19 orang.
Tiga tahun kemudian, ia kembali selamat dari kecelakaan bus. Pada 1970, Frane Selak berhasil keluar dari mobilnya yang sudah diselimuti api karena kerusakan pada tangki bahan bakar. Pada 1973, mobilnya yang lain kembali terbakar dan lagi-lagi ia selamat.
Ia sempat ditabrak sebuah bus kota pada 1995, tetapi tetap belum dijemput oleh ajal. Setahun kemudian, mobil yang dikendarainya terjerumus ke jurang karena menghindari sebuah truk dari arah berlawanan. Frane Selak mendarat di atas sebuah batang pohon, sementara mobilnya terjatuh ke dasar jurang dan meledak.
 Roy Sullivan 
Tujuh kali disambar petir, tujuh kali pula berhasil selamat. Anda  tidak sedang membaca mitos. Faktanya, seorang pria bernama Roy Sullivan  tetap hidup meski disambar petir sebanyak tujuh kali pada rentang  1942-1977. Namanya bahkan tercatat dalam buku rekor dunia Guinness  sebagai orang yang paling sering disambar petir.
Namun, Roy tampaknya tidak bersyukur kepada Sang Pencipta yang telah  menyelamatkan hidupnya tujuh kali. Ajal menjemputnya di ujung senapan  pada 1983. Roy Sullivan bunuh diri dengan menembak kepalanya pada usia  71 tahun.
Jeanne Rogers 
Perempuan ini mungkin hampir tidak pernah lepas dari kemalangan di  sepanjang hidupnya. Ia pernah terjatuh dari kapal hingga tercebur,  disambar petir dua kali, diserang oleh seekor kelelawar, dipukuli oleh  suaminya hingga sekarat, dan diserang oleh sekawanan perampok.
Setelah mengalami kemalangan tersebut, Jeanne dengan santai menjawab  tidak takut pada kematian. &amp;ldquo;Kematian tidak membuatku takut, tetapi  kehidupan yang membuatku ketakutan,&amp;rdquo; ujarnya.
John Lyne 
Dari semua orang yang ada dalam daftar, pria asal Inggris mungkin  yang paling sial sepanjang hidupnya. John Lyne mengalami 16 insiden atau  kecelakaan yang bagi orang normal akan berakhir di dalam kubur.
Ia berhasil selamat setelah disambar petir, digilas oleh mobil van  milik jasa antarbarang, ditabrak sebuah bus, tenggelam hingga sekarat,  terkena lemparan ketapel hingga menghancurkan delapan buah giginya,  beberapa kali kecelakaan mobil, dan tertimpa batu di pertambangan.
John Lyne berhasil selamat dari semua kecelakaan tersebut layaknya seorang jagoan dalam film action.</content:encoded></item></channel></rss>
