<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Australia Dihantam Topan Debbie, Ribuan Warga Diminta Mengungsi</title><description>Wilayah timur laut Australia dihantam Topan Debbie akibatnya pihak berwenang telah mendesak ribuan warga untuk mengungsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi"/><item><title>Australia Dihantam Topan Debbie, Ribuan Warga Diminta Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2017 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi-8MmEQB38Xp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Topan Debbie menghantam Australia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/28/18/1653131/australia-dihantam-topan-debbie-ribuan-warga-diminta-mengungsi-8MmEQB38Xp.jpg</image><title>Topan Debbie menghantam Australia. (Foto: Reuters)</title></images><description>QUEENSLAND - Wilayah timur laut Australia dihantam Topan Debbie. Angin kencang dan hujan lebat merusak beberapa rumah warga dan dermaga di sekitar Queensland Utara, Australia. Topan yang terjadi sejak Selasa 27 Maret tersebut membuat pemerintah setempat mengintruksikan warganya untuk segera mengungsi.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Selasa (28/3/2017), kecepatan embusan angin mencapai 260 kilometer per jam. Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa. Namun, topan diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini waktu setempat.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Winds picking up again in &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/AirlieBeach?src=hash&quot;&amp;gt;#AirlieBeach&amp;lt;/a&amp;gt; after the eye of &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/CycloneDebbie?src=hash&quot;&amp;gt;#CycloneDebbie&amp;lt;/a&amp;gt; passed over the area. LIVE BLOG: &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/PSTGGqYuyV&quot;&amp;gt;https://t.co/PSTGGqYuyV&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/0e2gb3Font&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/0e2gb3Font&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; ABC News (@abcnews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/abcnews/status/846578068172922880&quot;&amp;gt;March 28, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Pihak berwenang telah mendesak ribuan warga yang khususnya tinggal di daratan rendah untuk segera mengungsi. Sebelumnya, Topan Debbie sempat menghantam kepulauan Whitsunday dan merusak beberapa resor mewah. Topan Debbie juga merupakan salah satu badai paling kuat yang memukul Queensland sejak Topan Yasi yang terjadi pada 2011.

Pemerintah telah mengeluarkan perintah untuk mengungsi. Namun, polisi mengaku banyak yang bersikeras untuk tetap tinggal di dalam rumah. Hanya sekira 400 orang yang bersedia untuk pergi ke tempat penampungan. Topan Debbie sendiri diketahui pernah menghancurkan Kota Darwin bagian Utara tepat pada hari Natal 1974. (rav)
</description><content:encoded>QUEENSLAND - Wilayah timur laut Australia dihantam Topan Debbie. Angin kencang dan hujan lebat merusak beberapa rumah warga dan dermaga di sekitar Queensland Utara, Australia. Topan yang terjadi sejak Selasa 27 Maret tersebut membuat pemerintah setempat mengintruksikan warganya untuk segera mengungsi.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Selasa (28/3/2017), kecepatan embusan angin mencapai 260 kilometer per jam. Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa. Namun, topan diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini waktu setempat.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Winds picking up again in &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/AirlieBeach?src=hash&quot;&amp;gt;#AirlieBeach&amp;lt;/a&amp;gt; after the eye of &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/CycloneDebbie?src=hash&quot;&amp;gt;#CycloneDebbie&amp;lt;/a&amp;gt; passed over the area. LIVE BLOG: &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/PSTGGqYuyV&quot;&amp;gt;https://t.co/PSTGGqYuyV&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/0e2gb3Font&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/0e2gb3Font&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; ABC News (@abcnews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/abcnews/status/846578068172922880&quot;&amp;gt;March 28, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Pihak berwenang telah mendesak ribuan warga yang khususnya tinggal di daratan rendah untuk segera mengungsi. Sebelumnya, Topan Debbie sempat menghantam kepulauan Whitsunday dan merusak beberapa resor mewah. Topan Debbie juga merupakan salah satu badai paling kuat yang memukul Queensland sejak Topan Yasi yang terjadi pada 2011.

Pemerintah telah mengeluarkan perintah untuk mengungsi. Namun, polisi mengaku banyak yang bersikeras untuk tetap tinggal di dalam rumah. Hanya sekira 400 orang yang bersedia untuk pergi ke tempat penampungan. Topan Debbie sendiri diketahui pernah menghancurkan Kota Darwin bagian Utara tepat pada hari Natal 1974. (rav)
</content:encoded></item></channel></rss>
