<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perayaan Nyepi, Jalan Utama di Buleleng dan Jembrana Sangat Sunyi</title><description>Perayaan Nyepi pada hari ini membuat sejumlah jalan utama di Bali sangat sunyi. Tidak ada aktivitas apa pun di sana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi"/><item><title>Perayaan Nyepi, Jalan Utama di Buleleng dan Jembrana Sangat Sunyi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2017 09:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Hikmah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi-wFYlszxlMQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Di hari raya Nyepi ini, jalan utama di Buleleng dan Jembrana sangat sunyi. (Foto: Nurul Hikmah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/28/340/1652756/perayaan-nyepi-jalan-utama-di-buleleng-dan-jembrana-sangat-sunyi-wFYlszxlMQ.jpg</image><title>Di hari raya Nyepi ini, jalan utama di Buleleng dan Jembrana sangat sunyi. (Foto: Nurul Hikmah/Okezone)</title></images><description>BULELENG - Pelaksanaan hari raya Nyepi sudah dimulai sejak pukul 06.00 Wita, Selasa (28/3/2017). Seperti terlihat saat ini semua lampu sudah dimatikan, tidak ada satu pun warga yang keluar rumah. Bahkan, pintu rumah mereka ditutup rapat-rapat.&amp;nbsp;

Saat ini di jalan raya dari Buleleng menuju Jembrana tidak ada satu pun kendaraan yang lewat, benar-benar sepi. Padahal biasanya jalanan tersebut 24 jam selalu ramai dipenuhi kendaraan besar.&amp;nbsp;

Di jalanan besar ini juga terlihat semua toko tutup. Hal tersebut tidak beda jauh dengan kondisi di Tuban, Badung. Di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai itu juga sangat sunyi.&amp;nbsp;

Anak Agung Rai Susila, ketua pecalang Desa Banyu Poh, Grogak, Buleleng, mengatakan saat ini semua umat Hindu di Bali sedang merayakan catur brata penyepian.&amp;nbsp;

&quot;Kami saat Nyepi itu ada empat pantangan, di antaranya tidak boleh menyalakan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh bepergian, dan tidak boleh bersenang-senang,&quot; pungkasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>BULELENG - Pelaksanaan hari raya Nyepi sudah dimulai sejak pukul 06.00 Wita, Selasa (28/3/2017). Seperti terlihat saat ini semua lampu sudah dimatikan, tidak ada satu pun warga yang keluar rumah. Bahkan, pintu rumah mereka ditutup rapat-rapat.&amp;nbsp;

Saat ini di jalan raya dari Buleleng menuju Jembrana tidak ada satu pun kendaraan yang lewat, benar-benar sepi. Padahal biasanya jalanan tersebut 24 jam selalu ramai dipenuhi kendaraan besar.&amp;nbsp;

Di jalanan besar ini juga terlihat semua toko tutup. Hal tersebut tidak beda jauh dengan kondisi di Tuban, Badung. Di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai itu juga sangat sunyi.&amp;nbsp;

Anak Agung Rai Susila, ketua pecalang Desa Banyu Poh, Grogak, Buleleng, mengatakan saat ini semua umat Hindu di Bali sedang merayakan catur brata penyepian.&amp;nbsp;

&quot;Kami saat Nyepi itu ada empat pantangan, di antaranya tidak boleh menyalakan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh bepergian, dan tidak boleh bersenang-senang,&quot; pungkasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
