<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Rangkaian Kegiatan Kunjungan Bersejarah Presiden Prancis Francois Hollande </title><description>Presiden Prancis Francois Hollande akan memulai rangkaian kegiatan dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande"/><item><title>Begini Rangkaian Kegiatan Kunjungan Bersejarah Presiden Prancis Francois Hollande </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2017 10:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande-cmXsZaqzKc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prancis Francois Hollande (Foto: Alain Jocard/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/29/18/1653403/begini-rangkaian-kegiatan-kunjungan-bersejarah-presiden-prancis-francois-hollande-cmXsZaqzKc.jpg</image><title>Presiden Prancis Francois Hollande (Foto: Alain Jocard/Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prancis Francois Hollande mengakhiri rangkaian tur Asia dengan melakukan kunjungan kenegaraan bersejarah ke Indonesia pada Rabu (29/3/2017). Politikus Partai Sosialis itu merupakan Kepala Negara Pertama Prancis yang berkunjung ke Tanah Air dalam 31 tahun terakhir.
Rangkaian kegiatan Presiden Francois Hollande dimulai dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan. Pria berusia 62 tahun itu akan memberikan penghormatan khidmat bagi para pahlawan nasional Indonesia.
Usai berziarah, Presiden Francois Hollande menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ia akan disambut dengan upacara penyambutan kenegaraan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), sekira pukul 11.00 waktu Indonesia Barat (WIB). Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan berbincang hangat di teras Istana Merdeka.
Presiden Jokowi dan Presiden Hollande dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata sebelum melakukan pertemuan bilateral. Kedua pemimpin kemudian akan menandatangani sejumlah nota kesepahaman kerjasama Indonesia-Prancis dalam berbagai sektor dan bidang, yang kemudian dilanjutkan dengan pernyataan pers bersama sekira pukul 12.00 WIB.
Sebagaimana lazimnya penyambutan tamu negara, Presiden Jokowi akan mengadakan jamuan makan siang kenegaraan untuk Presiden Prancis Francois Hollande di Istana Merdeka sekira pukul 12.45 WIB.
Agenda kunjungan Presiden Francois Hollande berlanjut dengan mengikuti acara kolaborasi Prancis-Indonesia di bidang ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan industri budaya dalam dunia digital.
Berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, kemitraan maritim, ekonomi kreatif, pembangunan perkotaan berkelanjutan, serta pembiayaan proyek-proyek infrastruktur bagi Indonesia, menunjukkan betapa kaya dan beragamnya lingkup kerja sama antara Indonesia dan Prancis, termasuk sebagai anggota G20.
Di saat yang bersamaan, sebanyak 10 kesepakatan kemitraan di berbagai sektor strategis antara perusahaan Prancis dan Indonesia akan ditandatangani. Total investasi yang terkait dengan kemitraan tersebut mencapai lebih dari USD2,6 miliar atau setara dengan Rp34.634 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prancis Francois Hollande mengakhiri rangkaian tur Asia dengan melakukan kunjungan kenegaraan bersejarah ke Indonesia pada Rabu (29/3/2017). Politikus Partai Sosialis itu merupakan Kepala Negara Pertama Prancis yang berkunjung ke Tanah Air dalam 31 tahun terakhir.
Rangkaian kegiatan Presiden Francois Hollande dimulai dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan. Pria berusia 62 tahun itu akan memberikan penghormatan khidmat bagi para pahlawan nasional Indonesia.
Usai berziarah, Presiden Francois Hollande menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ia akan disambut dengan upacara penyambutan kenegaraan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), sekira pukul 11.00 waktu Indonesia Barat (WIB). Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan berbincang hangat di teras Istana Merdeka.
Presiden Jokowi dan Presiden Hollande dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata sebelum melakukan pertemuan bilateral. Kedua pemimpin kemudian akan menandatangani sejumlah nota kesepahaman kerjasama Indonesia-Prancis dalam berbagai sektor dan bidang, yang kemudian dilanjutkan dengan pernyataan pers bersama sekira pukul 12.00 WIB.
Sebagaimana lazimnya penyambutan tamu negara, Presiden Jokowi akan mengadakan jamuan makan siang kenegaraan untuk Presiden Prancis Francois Hollande di Istana Merdeka sekira pukul 12.45 WIB.
Agenda kunjungan Presiden Francois Hollande berlanjut dengan mengikuti acara kolaborasi Prancis-Indonesia di bidang ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan industri budaya dalam dunia digital.
Berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, kemitraan maritim, ekonomi kreatif, pembangunan perkotaan berkelanjutan, serta pembiayaan proyek-proyek infrastruktur bagi Indonesia, menunjukkan betapa kaya dan beragamnya lingkup kerja sama antara Indonesia dan Prancis, termasuk sebagai anggota G20.
Di saat yang bersamaan, sebanyak 10 kesepakatan kemitraan di berbagai sektor strategis antara perusahaan Prancis dan Indonesia akan ditandatangani. Total investasi yang terkait dengan kemitraan tersebut mencapai lebih dari USD2,6 miliar atau setara dengan Rp34.634 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
